<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tidak Ada Awan, Modifikasi Cuaca di DKI Jakarta Gagal</title><description>Setya Utama mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya sudah melakukan modifikasi cuaca pada 19 sampai 21 Agustus 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2871196/tidak-ada-awan-modifikasi-cuaca-di-dki-jakarta-gagal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2871196/tidak-ada-awan-modifikasi-cuaca-di-dki-jakarta-gagal"/><item><title>Tidak Ada Awan, Modifikasi Cuaca di DKI Jakarta Gagal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2871196/tidak-ada-awan-modifikasi-cuaca-di-dki-jakarta-gagal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/25/337/2871196/tidak-ada-awan-modifikasi-cuaca-di-dki-jakarta-gagal</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/337/2871196/tidak-ada-awan-modifikasi-cuaca-di-dki-jakarta-gagal-kloGnybJul.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Modifikasi cuaca (Foto: BRIN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/337/2871196/tidak-ada-awan-modifikasi-cuaca-di-dki-jakarta-gagal-kloGnybJul.jpg</image><title>Modifikasi cuaca (Foto: BRIN)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNS83LzE2OTY5Mi81L3g4bmgzMWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Modifikasi cuaca yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menurunkan hujan di DKI Jakarta tidak membuahkan hasil. Hal itu dikarenakan tidak adanya awan hujan.
Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara, Setya Utama mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya sudah melakukan modifikasi cuaca pada 19 sampai 21 Agustus 2023.
&quot;Kita sebetulnya sudah lakukan modifikasi cuaca tanggal 19-21 tapi karena menurut BMKG awan hujannya tidak ada sehingga tidak memungkinkan turun hujan saat itu,&quot; ujarnya dalam akun YouTube FMB9ID_IKP yang dikutip Jumat, (25/8/2023).

BACA JUGA:
4 Fakta Elon Musk yang Jarang Diketahui, Super Cerdas dengan Skor IQ 150

Modifikasi cuaca tersebut dilakukan menyusul tingkat polusi udara di Jakarta memprihatinkan. Ditambah, untuk mempersiapkan gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke 43 di DKI Jakarta pada 5 sampai 7 September 2023.

BACA JUGA:
Dicuekin Honda, Marc Marquez Berpotensi Gabung Gresini Racing

&quot;Dan menurut perkiraan sampai dengan tanggal penyelenggaraan 5-7 memang tidak ada awan hujan, sehingga kita mau tak mau harus lakukan WFH (Work From Home), bekerja dari rumah untuk mengurangi polusi di Jakarta,&quot; jelas Setya.Oleh sebab itu, upaya untuk membuat hujan buatan pun diberhentikan. &quot;Bibit hujannya tidak ada,&quot; kata Setya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Menteri ATR Antar Sertifikat Tanah Milik Gen Z, Ada yang Luasnya 1 Hektare

Namun, untuk memaksimalkan gelaran KTT ASEAN ke-43 dan mengurangi polusi udara ASN di DKI Jakarta dan Banten akan WFH. Pemerintah juga akan memaksimalkan mobil listrik untuk gelaran KTT ASEAN tersebut.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNS83LzE2OTY5Mi81L3g4bmgzMWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Modifikasi cuaca yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menurunkan hujan di DKI Jakarta tidak membuahkan hasil. Hal itu dikarenakan tidak adanya awan hujan.
Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara, Setya Utama mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya sudah melakukan modifikasi cuaca pada 19 sampai 21 Agustus 2023.
&quot;Kita sebetulnya sudah lakukan modifikasi cuaca tanggal 19-21 tapi karena menurut BMKG awan hujannya tidak ada sehingga tidak memungkinkan turun hujan saat itu,&quot; ujarnya dalam akun YouTube FMB9ID_IKP yang dikutip Jumat, (25/8/2023).

BACA JUGA:
4 Fakta Elon Musk yang Jarang Diketahui, Super Cerdas dengan Skor IQ 150

Modifikasi cuaca tersebut dilakukan menyusul tingkat polusi udara di Jakarta memprihatinkan. Ditambah, untuk mempersiapkan gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke 43 di DKI Jakarta pada 5 sampai 7 September 2023.

BACA JUGA:
Dicuekin Honda, Marc Marquez Berpotensi Gabung Gresini Racing

&quot;Dan menurut perkiraan sampai dengan tanggal penyelenggaraan 5-7 memang tidak ada awan hujan, sehingga kita mau tak mau harus lakukan WFH (Work From Home), bekerja dari rumah untuk mengurangi polusi di Jakarta,&quot; jelas Setya.Oleh sebab itu, upaya untuk membuat hujan buatan pun diberhentikan. &quot;Bibit hujannya tidak ada,&quot; kata Setya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Menteri ATR Antar Sertifikat Tanah Milik Gen Z, Ada yang Luasnya 1 Hektare

Namun, untuk memaksimalkan gelaran KTT ASEAN ke-43 dan mengurangi polusi udara ASN di DKI Jakarta dan Banten akan WFH. Pemerintah juga akan memaksimalkan mobil listrik untuk gelaran KTT ASEAN tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
