<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Angin Tornado di Candi Arjuna Dieng Jadi Tontonan Wisatawan</title><description>Peristiwa langka itu direkam oleh kamera amatir milik wisatawan dan tak menjadi tontonan wisatawan di lokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/25/512/2871218/viral-angin-tornado-di-candi-arjuna-dieng-jadi-tontonan-wisatawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/25/512/2871218/viral-angin-tornado-di-candi-arjuna-dieng-jadi-tontonan-wisatawan"/><item><title>Viral Angin Tornado di Candi Arjuna Dieng Jadi Tontonan Wisatawan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/25/512/2871218/viral-angin-tornado-di-candi-arjuna-dieng-jadi-tontonan-wisatawan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/25/512/2871218/viral-angin-tornado-di-candi-arjuna-dieng-jadi-tontonan-wisatawan</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Elis Novit</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/512/2871218/viral-angin-tornado-di-candi-arjuna-dieng-jadi-tontonan-wisatawan-l3eS6xMNWy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angin tornado di Candi Arjuna Dieng (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/512/2871218/viral-angin-tornado-di-candi-arjuna-dieng-jadi-tontonan-wisatawan-l3eS6xMNWy.jpg</image><title>Angin tornado di Candi Arjuna Dieng (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNS82LzE2OTY5Ny81L3g4bmgzeXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Viral di media sosial (medsos) pusaran angin mirip tornado di Kompleks Candi Arjuna Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Peristiwa langka itu direkam oleh kamera amatir milik wisatawan dan tak menjadi tontonan wisatawan di lokasi.
Saat pusaran angin semakin membesar, namun para wisatawan pun terlihat tampak tak takut dan panik dengan fenomena alam tersebut.

BACA JUGA:
Final Piala AFF U-23 2023: STY Nilai Vietnam U-23 Tetap Kuat Meski Tanpa Sosok Pak Hang-seo

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Banjarnegara menyebutkan bahwa fenomena angin mirip tornado yang terjadi di lokasi akibat perbedaan pemanasan permukaan tanah dibandingkan dengan area disekitarnya.

Fenomena tersebut sering disebut sebagai dust devil. &quot;Angin tersebut berbeda dengan angin lesus atau angin puting beliung,&quot; kata pengamat meteorologi dan geofisika BMKG Banjarnegara, Ekalia Ardenti, Jumat (25/8/2023).Ia menambahkan bahwa fenomena angin tersebut pun diketahui tidak menimbulkan kerusakan atau dampak buruk. Namun warga diimbau jika muncul angin mirip tornado atau dust devil tersebut untuk segera menghindar atau berlindung di lokasi yang lebih aman.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Polusi Udara, 70% ASN Depok WFH Mulai September 2023

&quot;Karena membawa material yang berbahaya bagi tubuh manusia,&quot; kata dia.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNS82LzE2OTY5Ny81L3g4bmgzeXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Viral di media sosial (medsos) pusaran angin mirip tornado di Kompleks Candi Arjuna Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Peristiwa langka itu direkam oleh kamera amatir milik wisatawan dan tak menjadi tontonan wisatawan di lokasi.
Saat pusaran angin semakin membesar, namun para wisatawan pun terlihat tampak tak takut dan panik dengan fenomena alam tersebut.

BACA JUGA:
Final Piala AFF U-23 2023: STY Nilai Vietnam U-23 Tetap Kuat Meski Tanpa Sosok Pak Hang-seo

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Banjarnegara menyebutkan bahwa fenomena angin mirip tornado yang terjadi di lokasi akibat perbedaan pemanasan permukaan tanah dibandingkan dengan area disekitarnya.

Fenomena tersebut sering disebut sebagai dust devil. &quot;Angin tersebut berbeda dengan angin lesus atau angin puting beliung,&quot; kata pengamat meteorologi dan geofisika BMKG Banjarnegara, Ekalia Ardenti, Jumat (25/8/2023).Ia menambahkan bahwa fenomena angin tersebut pun diketahui tidak menimbulkan kerusakan atau dampak buruk. Namun warga diimbau jika muncul angin mirip tornado atau dust devil tersebut untuk segera menghindar atau berlindung di lokasi yang lebih aman.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Polusi Udara, 70% ASN Depok WFH Mulai September 2023

&quot;Karena membawa material yang berbahaya bagi tubuh manusia,&quot; kata dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
