<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biang Kerok Polusi, Wapres Maruf Minta Transportasi dan Industri Harus Cepat Diatasi   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan, biang kerok polusi udara yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/26/337/2871731/biang-kerok-polusi-wapres-maruf-minta-transportasi-dan-industri-harus-cepat-diatasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/26/337/2871731/biang-kerok-polusi-wapres-maruf-minta-transportasi-dan-industri-harus-cepat-diatasi"/><item><title>Biang Kerok Polusi, Wapres Maruf Minta Transportasi dan Industri Harus Cepat Diatasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/26/337/2871731/biang-kerok-polusi-wapres-maruf-minta-transportasi-dan-industri-harus-cepat-diatasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/26/337/2871731/biang-kerok-polusi-wapres-maruf-minta-transportasi-dan-industri-harus-cepat-diatasi</guid><pubDate>Sabtu 26 Agustus 2023 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/26/337/2871731/biang-kerok-polusi-wapres-maruf-minta-transportasi-dan-industri-harus-cepat-diatasi-1gLe9gd96g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/26/337/2871731/biang-kerok-polusi-wapres-maruf-minta-transportasi-dan-industri-harus-cepat-diatasi-1gLe9gd96g.jpg</image><title>Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan, biang kerok polusi udara yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Dia pun meminta agar transportasi dan industri harus segera diatasi karena mengeluarkan gas emisi penyebab polusi.

&amp;ldquo;Yang pokok itu transportasi dan industri. Itu harus cepat diatasi,&amp;rdquo; ungkap Wapres usai menghadiri acara di Cirebon, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (26/08/2023).

BACA JUGA:
Polusi Udara Meningkat, Wali Kota Depok : Belum Ada Wajib Masker

Lebih lanjut, Wapres juga meminta agar uji emisi kendaraan ini dapat terus dilakukan, karena hingga saat ini belum seluruh kendaraan melakukan uji emisi kendaraan

Diketahui, uji emisi kendaraan bermotor digiatkan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai upaya untuk mengendalikan polusi dan pencemaran udara di DKI Jakarta dan sekitarnya.

BACA JUGA:
Tekan Polusi Udara, 70% ASN Depok WFH Mulai September 2023

Adanya uji emisi kendaraan bermotor ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya membangun kesadaran masyarakat dalam memelihara kendaraan sekaligus menjaga lingkungan.

&amp;ldquo;Saya minta terus uji emisi ini,&amp;rdquo; tegasnya.

Wapres menuturkan bahwa kendaraan yang sudah melakukan uji emisi, yaitu sebesar 5%. Oleh sebab itu, Wapres menekankan kembali agar uji emisi kendaraan dapat terus digencarkan.



&amp;ldquo;Sekarang ini baru 5 persen, tentu belum berdampak,&amp;rdquo; kata Wapres mengingatkan.



Dengan banyaknya jumlah kendaraan dan transportasi umum yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta, menurut Wapres diperlukan upaya penyesuaian dan solusi yang tepat untuk mengurangi sumber polusi tersebut.



&amp;ldquo;Yang harus kita hilangkan itu sumber-sumber polusi, yang pasti itu kan kendaraan bermotor, transportasi, nah itu kan sekarang uji emisi (solusi mengurangi sumbet polusi tersebut),&amp;rdquo; sebut Wapres.



Di sisi lain, Wapres menekankan pentingnya menambah ruang terbuka hijau bagi masyarakat, serta pemberlakuan work from home (WFH) bagi para pekerja di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.



&amp;ldquo;Tambahannya itu membuka ruang terbuka hijau, taman-taman, kemudian WFH ya,&amp;rdquo; pungkasnya.



</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan, biang kerok polusi udara yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Dia pun meminta agar transportasi dan industri harus segera diatasi karena mengeluarkan gas emisi penyebab polusi.

&amp;ldquo;Yang pokok itu transportasi dan industri. Itu harus cepat diatasi,&amp;rdquo; ungkap Wapres usai menghadiri acara di Cirebon, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (26/08/2023).

BACA JUGA:
Polusi Udara Meningkat, Wali Kota Depok : Belum Ada Wajib Masker

Lebih lanjut, Wapres juga meminta agar uji emisi kendaraan ini dapat terus dilakukan, karena hingga saat ini belum seluruh kendaraan melakukan uji emisi kendaraan

Diketahui, uji emisi kendaraan bermotor digiatkan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai upaya untuk mengendalikan polusi dan pencemaran udara di DKI Jakarta dan sekitarnya.

BACA JUGA:
Tekan Polusi Udara, 70% ASN Depok WFH Mulai September 2023

Adanya uji emisi kendaraan bermotor ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya membangun kesadaran masyarakat dalam memelihara kendaraan sekaligus menjaga lingkungan.

&amp;ldquo;Saya minta terus uji emisi ini,&amp;rdquo; tegasnya.

Wapres menuturkan bahwa kendaraan yang sudah melakukan uji emisi, yaitu sebesar 5%. Oleh sebab itu, Wapres menekankan kembali agar uji emisi kendaraan dapat terus digencarkan.



&amp;ldquo;Sekarang ini baru 5 persen, tentu belum berdampak,&amp;rdquo; kata Wapres mengingatkan.



Dengan banyaknya jumlah kendaraan dan transportasi umum yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta, menurut Wapres diperlukan upaya penyesuaian dan solusi yang tepat untuk mengurangi sumber polusi tersebut.



&amp;ldquo;Yang harus kita hilangkan itu sumber-sumber polusi, yang pasti itu kan kendaraan bermotor, transportasi, nah itu kan sekarang uji emisi (solusi mengurangi sumbet polusi tersebut),&amp;rdquo; sebut Wapres.



Di sisi lain, Wapres menekankan pentingnya menambah ruang terbuka hijau bagi masyarakat, serta pemberlakuan work from home (WFH) bagi para pekerja di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.



&amp;ldquo;Tambahannya itu membuka ruang terbuka hijau, taman-taman, kemudian WFH ya,&amp;rdquo; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
