<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Geng Motor Bacok Pasutri di Tanjung Priok, Polisi Gali Motif Pelaku   </title><description>Kelompok gang motor tersebut tega membacok korban dengan celurit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/26/338/2871748/kronologi-geng-motor-bacok-pasutri-di-tanjung-priok-polisi-gali-motif-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/26/338/2871748/kronologi-geng-motor-bacok-pasutri-di-tanjung-priok-polisi-gali-motif-pelaku"/><item><title>Kronologi Geng Motor Bacok Pasutri di Tanjung Priok, Polisi Gali Motif Pelaku   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/26/338/2871748/kronologi-geng-motor-bacok-pasutri-di-tanjung-priok-polisi-gali-motif-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/26/338/2871748/kronologi-geng-motor-bacok-pasutri-di-tanjung-priok-polisi-gali-motif-pelaku</guid><pubDate>Sabtu 26 Agustus 2023 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/26/338/2871748/kronologi-geng-motor-bacok-pasutri-di-tanjung-priok-polisi-gali-motif-pelaku-7WhdnDT8GS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral rekaman pasutri dibacok geng motor. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/26/338/2871748/kronologi-geng-motor-bacok-pasutri-di-tanjung-priok-polisi-gali-motif-pelaku-7WhdnDT8GS.jpg</image><title>Viral rekaman pasutri dibacok geng motor. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNi8xLzE2NzI0OS81L3g4bHRleDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sepasang suami istri (pasutri) menjadi korban aksi keji geng motor di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (28/8/2023) malam. Kelompok gang motor tersebut tega membacok korban dengan celurit.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Alex Chandra mengungkapkan kronologi kejadian. Rombongan geng motor langsung tiba-tiba menyerang secara mendadak, sambil menabrakkan motor korban hingga terjatuh. Para pelaku berjumlah 10 motor dengan.

&quot;Ya rombongan ini naik motor nih, ketemulah dengn korban. Motor korban ditabrak, korban jatuh. Dibacok pake celurit gitu,&quot; kata AKP Alex saat dihubungi, Sabtu (26/8/2023).

BACA JUGA:


Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembacokan Montir Bengkel di Tambun Bekasi&amp;nbsp;
Alex melanjutkan, akibatnya satu orang korban langsung dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka bacok. Kata Alex, motif dari para pelaku ini masih terus didalami.

&quot;Korban baru satu. Iya masih ditelusuri karena rombongan ini kan make motor ini, kurang lebihnya 10 motor. Dan motif juga lagi kita dalamin,&quot; ujar Alex.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelaku Pembacokan Siswa SMK di Bogor Jalani Sidang Perdana, Didakwa Dua Pasal

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan aksi keji gang motor di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (28/8/2023) malam. Pasalnya sekumpulan gang motor tersebut tega membacok pesepeda motor dengan celurit.

Dalam keterangan video Instagram Jakut.info, korban tersebut merupakan pasangan suami istri (pasturi) yang tengah mengendarai motor pada tengah malam.&amp;nbsp;
Menanggapi hal itu, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Nazirwan mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait aksi keji tersebut.



&quot;Kita sudah melakukan cek TKP dan penyelidikan korban maupun para pelaku,&quot; ujar Nazirwan saat dikonfirmasi, Sabtu (26/8/2023).



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNi8xLzE2NzI0OS81L3g4bHRleDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sepasang suami istri (pasutri) menjadi korban aksi keji geng motor di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (28/8/2023) malam. Kelompok gang motor tersebut tega membacok korban dengan celurit.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Alex Chandra mengungkapkan kronologi kejadian. Rombongan geng motor langsung tiba-tiba menyerang secara mendadak, sambil menabrakkan motor korban hingga terjatuh. Para pelaku berjumlah 10 motor dengan.

&quot;Ya rombongan ini naik motor nih, ketemulah dengn korban. Motor korban ditabrak, korban jatuh. Dibacok pake celurit gitu,&quot; kata AKP Alex saat dihubungi, Sabtu (26/8/2023).

BACA JUGA:


Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembacokan Montir Bengkel di Tambun Bekasi&amp;nbsp;
Alex melanjutkan, akibatnya satu orang korban langsung dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka bacok. Kata Alex, motif dari para pelaku ini masih terus didalami.

&quot;Korban baru satu. Iya masih ditelusuri karena rombongan ini kan make motor ini, kurang lebihnya 10 motor. Dan motif juga lagi kita dalamin,&quot; ujar Alex.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelaku Pembacokan Siswa SMK di Bogor Jalani Sidang Perdana, Didakwa Dua Pasal

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan aksi keji gang motor di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (28/8/2023) malam. Pasalnya sekumpulan gang motor tersebut tega membacok pesepeda motor dengan celurit.

Dalam keterangan video Instagram Jakut.info, korban tersebut merupakan pasangan suami istri (pasturi) yang tengah mengendarai motor pada tengah malam.&amp;nbsp;
Menanggapi hal itu, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Nazirwan mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait aksi keji tersebut.



&quot;Kita sudah melakukan cek TKP dan penyelidikan korban maupun para pelaku,&quot; ujar Nazirwan saat dikonfirmasi, Sabtu (26/8/2023).



</content:encoded></item></channel></rss>
