<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda di Garut Tewas Tenggelam di Sungai Cimanuk saat Mengejar Kambing   </title><description>Seorang warga yang hilang di Sungai Cimanuk, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, ditemukan meninggal Sabtu (26/8/2023).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/26/525/2871628/pemuda-di-garut-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk-saat-mengejar-kambing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/26/525/2871628/pemuda-di-garut-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk-saat-mengejar-kambing"/><item><title>Pemuda di Garut Tewas Tenggelam di Sungai Cimanuk saat Mengejar Kambing   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/26/525/2871628/pemuda-di-garut-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk-saat-mengejar-kambing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/26/525/2871628/pemuda-di-garut-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk-saat-mengejar-kambing</guid><pubDate>Sabtu 26 Agustus 2023 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fani Ferdiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/26/525/2871628/pemuda-di-garut-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk-saat-mengejar-kambing-6K8jO4VYCm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR Evakuasi korban tenggelam (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/26/525/2871628/pemuda-di-garut-tewas-tenggelam-di-sungai-cimanuk-saat-mengejar-kambing-6K8jO4VYCm.jpg</image><title>Tim SAR Evakuasi korban tenggelam (foto: dok ist)</title></images><description>
GARUT - Seorang warga yang hilang di Sungai Cimanuk, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, ditemukan meninggal Sabtu (26/8/2023). Korban bernama Sahru Roji (23), warga Kampung Bungur RT02 RW16, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, itu sebelumnya dilaporkan hilang saat mengejar kambing di Sungai Cimanuk, Blok Panaruban, Kecamatan Leuwigoong, Jumat (25/8/2023).

Dari informasi yang dihimpun, sebelum tenggelam di sungai, korban bersama dua orang orang lainnya, yakni Jajang dan Widia, tengah memandikan kambing peliharaan mereka Jumat pagi. Namun kambing tersebut berlari ke arah Sungai Cimanuk.

BACA JUGA:
Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian Proyek di Kuningan, Polisi Selidiki&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban kemudian mengejar kambing tersebut. Tak lama kemudian, seorang warga lainnya bernama Jajang ikut menyusul untuk mengejar.

Korban tak ditemukan saat kambing peliharaan yang sempat kabur itu akhirnya berhasil ditangkap. Jajang pun kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Tim penyelamat gabungan dari berbagai instansi yang dibantu masyarakat pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi mengatakan, pencarian dimulai pada pukul 08.00 WIB pagi tadi.

BACA JUGA:
Nahas, Seorang Pemancing Terpeleset dari Atas Tebing dan Tenggelam di Pantai Teunting-Unting

&quot;Pada Sabtu pagi tadi, dilakukan pencarian yang dilakukan sejumlah instansi terkait seperti unsur kepolisian, Basarnas, BPBD Garut, Damkar Garut, Tagana, dan pihak lain yang terlibat, termasuk masyarakat,&quot; kata Ipda Susilo Adhi.

Tim SAR gabungan itu melakukan penyisiran di sekitar TKP tempat korban dinyatakan hilang. Petugas penyelamat kemudian melemparkan jangkar ke titik sungai yang memiliki kedalaman tertentu pada pukul 09.00 WIB.



&quot;Pada pukul 09.30 WIB korban ditemukan tersangkut jangkar dalam keadaan sudah meninggal dunia,&quot; ucapnya.



Usai ditemukan, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk menjalani proses sebelum dimakamkan. Pihak keluarga, lanjutnya, menyatakan menerima kejadian nahas yang menimpa pemuda tersebut.



&quot;Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi pada korban. Keluarga sudah membuat pernyataan menerima dan ikhlas terhadap kejadian yang dialami anggota keluarga mereka,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
GARUT - Seorang warga yang hilang di Sungai Cimanuk, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, ditemukan meninggal Sabtu (26/8/2023). Korban bernama Sahru Roji (23), warga Kampung Bungur RT02 RW16, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, itu sebelumnya dilaporkan hilang saat mengejar kambing di Sungai Cimanuk, Blok Panaruban, Kecamatan Leuwigoong, Jumat (25/8/2023).

Dari informasi yang dihimpun, sebelum tenggelam di sungai, korban bersama dua orang orang lainnya, yakni Jajang dan Widia, tengah memandikan kambing peliharaan mereka Jumat pagi. Namun kambing tersebut berlari ke arah Sungai Cimanuk.

BACA JUGA:
Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian Proyek di Kuningan, Polisi Selidiki&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Korban kemudian mengejar kambing tersebut. Tak lama kemudian, seorang warga lainnya bernama Jajang ikut menyusul untuk mengejar.

Korban tak ditemukan saat kambing peliharaan yang sempat kabur itu akhirnya berhasil ditangkap. Jajang pun kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Tim penyelamat gabungan dari berbagai instansi yang dibantu masyarakat pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi mengatakan, pencarian dimulai pada pukul 08.00 WIB pagi tadi.

BACA JUGA:
Nahas, Seorang Pemancing Terpeleset dari Atas Tebing dan Tenggelam di Pantai Teunting-Unting

&quot;Pada Sabtu pagi tadi, dilakukan pencarian yang dilakukan sejumlah instansi terkait seperti unsur kepolisian, Basarnas, BPBD Garut, Damkar Garut, Tagana, dan pihak lain yang terlibat, termasuk masyarakat,&quot; kata Ipda Susilo Adhi.

Tim SAR gabungan itu melakukan penyisiran di sekitar TKP tempat korban dinyatakan hilang. Petugas penyelamat kemudian melemparkan jangkar ke titik sungai yang memiliki kedalaman tertentu pada pukul 09.00 WIB.



&quot;Pada pukul 09.30 WIB korban ditemukan tersangkut jangkar dalam keadaan sudah meninggal dunia,&quot; ucapnya.



Usai ditemukan, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk menjalani proses sebelum dimakamkan. Pihak keluarga, lanjutnya, menyatakan menerima kejadian nahas yang menimpa pemuda tersebut.



&quot;Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi pada korban. Keluarga sudah membuat pernyataan menerima dan ikhlas terhadap kejadian yang dialami anggota keluarga mereka,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
