<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin Perintahkan Tentara Bayaran Wagner Bersumpah Setia kepada Rusia</title><description>Dengan surat itu, tentara Wagner akan berada di bawah kontrol yang lebih ketat dari Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/27/18/2872027/putin-perintahkan-tentara-bayaran-wagner-bersumpah-setia-kepada-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/27/18/2872027/putin-perintahkan-tentara-bayaran-wagner-bersumpah-setia-kepada-rusia"/><item><title>Putin Perintahkan Tentara Bayaran Wagner Bersumpah Setia kepada Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/27/18/2872027/putin-perintahkan-tentara-bayaran-wagner-bersumpah-setia-kepada-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/27/18/2872027/putin-perintahkan-tentara-bayaran-wagner-bersumpah-setia-kepada-rusia</guid><pubDate>Minggu 27 Agustus 2023 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/27/18/2872027/putin-perintahkan-tentara-bayaran-wagner-bersumpah-setia-kepada-rusia-4iD4svcB04.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/27/18/2872027/putin-perintahkan-tentara-bayaran-wagner-bersumpah-setia-kepada-rusia-4iD4svcB04.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDgwNC81L3g4ajZtZXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin memerintahkan seluruh anggota tentara bayaran Wagner untuk menandatangani perjanjian sumpah setia kepada Rusia setelah kecelakaan pesawat fatal yang diyakini menewaskan pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kremlin Bantah Tudingan Dalangi Pembunuhan Pimpinan Wagner, Prigozhin

Putin menandatangani surat perintah untuk memberlakukan perubahan tersebut pada Jumat (25/8/2023) setelah Kremlin mengatakan tuduhan Barat bahwa Prigozhin dibunuh atas perintahnya adalah sebuah &quot;kebohongan mutlak.&amp;rdquo; Kremlin menolak mengonfirmasi kematiannya secara pasti, dengan alasan harus menunggu hasil tes.
Pemberlakuan sumpah wajib oleh Putin bagi anggota Wagner dan kontraktor militer swasta lainnya merupakan langkah yang akan membawa kelompok-kelompok tersebut di bawah kendali negara yang lebih ketat, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:


Klip Wawancara Lama Bos Wagner Viral, Prigozhin Seakan Ramalkan Kematiannya Sendiri&amp;nbsp;
Surat perintah yang dipublikasikan di situs Pemerintah Rusia mewajibkan siapa pun yang melakukan pekerjaan atas nama militer atau mendukung apa yang disebut Moskow sebagai &amp;ldquo;operasi militer khusus&amp;rdquo; di Ukraina untuk bersumpah setia kepada Rusia.Surat keputusan itu disebut sebagai langkah untuk membentuk dasar-dasar rohaniah dan moral pertahanan Rusia. Pernyataan dalam sumpah tersebut mencakup baris di mana mereka yang mengucapkannya berjanji untuk dengan tegas mengikuti perintah para komandan dan para pemimpin senior.
Politisi dan komentator Barat menyatakan, tanpa memberikan bukti, bahwa Putin memerintahkan pembunuhan Prigozhin sebagai hukuman atas tuduhan melancarkan pemberontakan pada 23-34 Juni terhadap kepemimpinan militer yang juga merupakan tantangan terbesar terhadap pemerintahan Putin sejak ia berkuasa pada 1999.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNS8xLzE2MDgwNC81L3g4ajZtZXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin memerintahkan seluruh anggota tentara bayaran Wagner untuk menandatangani perjanjian sumpah setia kepada Rusia setelah kecelakaan pesawat fatal yang diyakini menewaskan pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kremlin Bantah Tudingan Dalangi Pembunuhan Pimpinan Wagner, Prigozhin

Putin menandatangani surat perintah untuk memberlakukan perubahan tersebut pada Jumat (25/8/2023) setelah Kremlin mengatakan tuduhan Barat bahwa Prigozhin dibunuh atas perintahnya adalah sebuah &quot;kebohongan mutlak.&amp;rdquo; Kremlin menolak mengonfirmasi kematiannya secara pasti, dengan alasan harus menunggu hasil tes.
Pemberlakuan sumpah wajib oleh Putin bagi anggota Wagner dan kontraktor militer swasta lainnya merupakan langkah yang akan membawa kelompok-kelompok tersebut di bawah kendali negara yang lebih ketat, demikian dilansir dari VOA Indonesia.

BACA JUGA:


Klip Wawancara Lama Bos Wagner Viral, Prigozhin Seakan Ramalkan Kematiannya Sendiri&amp;nbsp;
Surat perintah yang dipublikasikan di situs Pemerintah Rusia mewajibkan siapa pun yang melakukan pekerjaan atas nama militer atau mendukung apa yang disebut Moskow sebagai &amp;ldquo;operasi militer khusus&amp;rdquo; di Ukraina untuk bersumpah setia kepada Rusia.Surat keputusan itu disebut sebagai langkah untuk membentuk dasar-dasar rohaniah dan moral pertahanan Rusia. Pernyataan dalam sumpah tersebut mencakup baris di mana mereka yang mengucapkannya berjanji untuk dengan tegas mengikuti perintah para komandan dan para pemimpin senior.
Politisi dan komentator Barat menyatakan, tanpa memberikan bukti, bahwa Putin memerintahkan pembunuhan Prigozhin sebagai hukuman atas tuduhan melancarkan pemberontakan pada 23-34 Juni terhadap kepemimpinan militer yang juga merupakan tantangan terbesar terhadap pemerintahan Putin sejak ia berkuasa pada 1999.</content:encoded></item></channel></rss>
