<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Warga Aceh Tewas Diduga Dianiaya Anggota Pasukan Elite Paspampres</title><description>Potongan video yang lain juga menampilkan adanya luka parah di tubuh seorang pemuda akibat pecutan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/27/338/2872014/tragis-warga-aceh-tewas-diduga-dianiaya-anggota-pasukan-elite-paspampres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/27/338/2872014/tragis-warga-aceh-tewas-diduga-dianiaya-anggota-pasukan-elite-paspampres"/><item><title>Tragis! Warga Aceh Tewas Diduga Dianiaya Anggota Pasukan Elite Paspampres</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/27/338/2872014/tragis-warga-aceh-tewas-diduga-dianiaya-anggota-pasukan-elite-paspampres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/27/338/2872014/tragis-warga-aceh-tewas-diduga-dianiaya-anggota-pasukan-elite-paspampres</guid><pubDate>Minggu 27 Agustus 2023 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/27/338/2872014/tragis-warga-aceh-tewas-diduga-dianiaya-anggota-pasukan-elite-paspampres-cIxMIcvhJG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Aceh Tewas Dianiaya Paspampres/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/27/338/2872014/tragis-warga-aceh-tewas-diduga-dianiaya-anggota-pasukan-elite-paspampres-cIxMIcvhJG.jpg</image><title>Warga Aceh Tewas Dianiaya Paspampres/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNy8xLzE2ODQzMi81L3g4bXQ2dzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, Imam Masykur (25), diduga tewas setelah dianiaya oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di daerah Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Jokowi Mabuk Laut  Naik Kapal Perang TNI AL di Natuna, Reaksi Paspampres Mengejutkan

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsekal Muda, Agung Handoko mengatakan, kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani Polisi Militer Daerah (Pomdam) Jaya.
&quot;Kasus sudah ditangani Pomdam Jaya. Mestinya sudah ditahan silahkan konfirmasi ke Pomdam,&quot; kata Agung saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (27/8/2023).

BACA JUGA:
Terima Pembaretan dan Brevet Setya Waspada, Panglima TNI: Paspampres adalah Tameng Hidup Bagi Presiden, Wapres, dan Tamu Negara

Dugaan penganiayaan tersebut diketahui lewat sebuah video, foto surat laporan kepolisian, hingga berita acara penyerahan mayat yang beredar di WhatsApp.
Dalam video yang beredar tersebut, terlihat seorang pemuda sedang dipecut menggunakan selang di dalam mobil. Diduga pelaku adalah oknum Paspampres.

Potongan video yang lain juga menampilkan adanya luka parah di tubuh seorang pemuda akibat pecutan.

Sementara itu, beredar juga foto berita acara penyerahan mayat dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarya tanggal 24 Agustus 2023.




Dalam surat yang beredar disebutkan bahwa penyerahan jenazah Imam Masykur berdasarkan laporan Polisi Pomdam Jaya nomor LP-63/A-56/VIII/2023Idik tanggal 22 Agustus 2023.


Berdasarkan laporan polisi tersebut disebutkan bahwa telah terjadi tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang, pemerasan, dan penganiayaan yang mengakibatkan mati yang diduga dilakukan oknum Anggota Paspampres.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNy8xLzE2ODQzMi81L3g4bXQ2dzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, Imam Masykur (25), diduga tewas setelah dianiaya oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di daerah Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Jokowi Mabuk Laut  Naik Kapal Perang TNI AL di Natuna, Reaksi Paspampres Mengejutkan

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsekal Muda, Agung Handoko mengatakan, kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani Polisi Militer Daerah (Pomdam) Jaya.
&quot;Kasus sudah ditangani Pomdam Jaya. Mestinya sudah ditahan silahkan konfirmasi ke Pomdam,&quot; kata Agung saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (27/8/2023).

BACA JUGA:
Terima Pembaretan dan Brevet Setya Waspada, Panglima TNI: Paspampres adalah Tameng Hidup Bagi Presiden, Wapres, dan Tamu Negara

Dugaan penganiayaan tersebut diketahui lewat sebuah video, foto surat laporan kepolisian, hingga berita acara penyerahan mayat yang beredar di WhatsApp.
Dalam video yang beredar tersebut, terlihat seorang pemuda sedang dipecut menggunakan selang di dalam mobil. Diduga pelaku adalah oknum Paspampres.

Potongan video yang lain juga menampilkan adanya luka parah di tubuh seorang pemuda akibat pecutan.

Sementara itu, beredar juga foto berita acara penyerahan mayat dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarya tanggal 24 Agustus 2023.




Dalam surat yang beredar disebutkan bahwa penyerahan jenazah Imam Masykur berdasarkan laporan Polisi Pomdam Jaya nomor LP-63/A-56/VIII/2023Idik tanggal 22 Agustus 2023.


Berdasarkan laporan polisi tersebut disebutkan bahwa telah terjadi tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang, pemerasan, dan penganiayaan yang mengakibatkan mati yang diduga dilakukan oknum Anggota Paspampres.

</content:encoded></item></channel></rss>
