<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Jambi Menjerit 3 Minggu Kesulitan Air Bersih, Harus Mengungsi ke Kampung Halaman untuk Mandi</title><description>Puluhan warga Desa Sebapo, Dusun Seroja, RT 03, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi menjerit.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/27/340/2872115/warga-jambi-menjerit-3-minggu-kesulitan-air-bersih-harus-mengungsi-ke-kampung-halaman-untuk-mandi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/27/340/2872115/warga-jambi-menjerit-3-minggu-kesulitan-air-bersih-harus-mengungsi-ke-kampung-halaman-untuk-mandi"/><item><title>Warga Jambi Menjerit 3 Minggu Kesulitan Air Bersih, Harus Mengungsi ke Kampung Halaman untuk Mandi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/27/340/2872115/warga-jambi-menjerit-3-minggu-kesulitan-air-bersih-harus-mengungsi-ke-kampung-halaman-untuk-mandi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/27/340/2872115/warga-jambi-menjerit-3-minggu-kesulitan-air-bersih-harus-mengungsi-ke-kampung-halaman-untuk-mandi</guid><pubDate>Minggu 27 Agustus 2023 21:27 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/27/340/2872115/warga-jambi-menjerit-3-minggu-kesulitan-air-bersih-harus-mengungsi-ke-kampung-halaman-untuk-mandi-Y4cF3ErlcC.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/27/340/2872115/warga-jambi-menjerit-3-minggu-kesulitan-air-bersih-harus-mengungsi-ke-kampung-halaman-untuk-mandi-Y4cF3ErlcC.JPG</image><title></title></images><description>MUAROJAMBI - Puluhan warga Desa Sebapo, Dusun Seroja, RT 03, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi menjerit.

Pasalnya, sudah sekitar 3 minggu kondisi air sumur mereka mengering akibat memasuki musim kemarau. Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi harus mengungsi ke tempat orang tua.

&quot;Sudah tiga mingguan ini, air sumur di pemukiman warga ini mengering,&quot; ujar Kirman salah seorang warga, Minggu (27/8/2023).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNy8xLzE2OTc2Ni81L3g4bmk5NzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dia menambahkan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari warga harus mengungsi ke rumah orang tua.

&quot;Untuk mandi dan mencuci, kami harus ngungsi ke rumah orang tua yang sumurnya tidak mengalami kekeringan,&quot; tuturnya.

Sementara, untuk kebutuhan minum mereka harus beli di depot air terdekat. &quot;Untuk air minum beli air galon. Setiap hari sekitar dua galon,&quot; ujar Kirman.
Ketua RT 03, Desa Sebapo, Dusun Seroja, Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Zubaidah mengatakan ada puluhan sumur warga yang sudah mengering akibat musim kemarau.



&quot;Disini ada 70 KK, sedangkan sumur warga yang kering lebih dari 20. Ada yang sudah kering habis. Jadi warga sudah menjerit kekeringan air sumur,&quot; tegasnya.



Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, warga sudah membeli air dengan menggunakan galon.



&quot;Sudah 3 minggu ini tidak pernah turun hujan hanya gerimis saja. Cuma air bersih sangat sulit,&quot; kata Zubaidah.



Menurutnya, untuk mendapatkan air bersih, warga harus mengungsi ke rumah orang tuanya atau keluarga lainnya.



&quot;Sedangkan untuk minum atau mandi harus membeli air galon,&quot; imbuhnya.



Dirinya berharap, pemerintah daerah bisa memberikan solusi dan bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga setiap hari.</description><content:encoded>MUAROJAMBI - Puluhan warga Desa Sebapo, Dusun Seroja, RT 03, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi menjerit.

Pasalnya, sudah sekitar 3 minggu kondisi air sumur mereka mengering akibat memasuki musim kemarau. Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi harus mengungsi ke tempat orang tua.

&quot;Sudah tiga mingguan ini, air sumur di pemukiman warga ini mengering,&quot; ujar Kirman salah seorang warga, Minggu (27/8/2023).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNy8xLzE2OTc2Ni81L3g4bmk5NzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dia menambahkan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari warga harus mengungsi ke rumah orang tua.

&quot;Untuk mandi dan mencuci, kami harus ngungsi ke rumah orang tua yang sumurnya tidak mengalami kekeringan,&quot; tuturnya.

Sementara, untuk kebutuhan minum mereka harus beli di depot air terdekat. &quot;Untuk air minum beli air galon. Setiap hari sekitar dua galon,&quot; ujar Kirman.
Ketua RT 03, Desa Sebapo, Dusun Seroja, Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Zubaidah mengatakan ada puluhan sumur warga yang sudah mengering akibat musim kemarau.



&quot;Disini ada 70 KK, sedangkan sumur warga yang kering lebih dari 20. Ada yang sudah kering habis. Jadi warga sudah menjerit kekeringan air sumur,&quot; tegasnya.



Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, warga sudah membeli air dengan menggunakan galon.



&quot;Sudah 3 minggu ini tidak pernah turun hujan hanya gerimis saja. Cuma air bersih sangat sulit,&quot; kata Zubaidah.



Menurutnya, untuk mendapatkan air bersih, warga harus mengungsi ke rumah orang tuanya atau keluarga lainnya.



&quot;Sedangkan untuk minum atau mandi harus membeli air galon,&quot; imbuhnya.



Dirinya berharap, pemerintah daerah bisa memberikan solusi dan bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga setiap hari.</content:encoded></item></channel></rss>
