<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Papua Nugini Akan Buka Kedutaan di Yerusalem </title><description>Saat ini hanya empat negara yang memilki kedutaan besar di Yerusalem.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/18/2872729/papua-nugini-akan-buka-kedutaan-di-yerusalem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/18/2872729/papua-nugini-akan-buka-kedutaan-di-yerusalem"/><item><title>Papua Nugini Akan Buka Kedutaan di Yerusalem </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/18/2872729/papua-nugini-akan-buka-kedutaan-di-yerusalem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/18/2872729/papua-nugini-akan-buka-kedutaan-di-yerusalem</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/18/2872729/papua-nugini-akan-buka-kedutaan-israel-di-yerusalem-yG8YUh3n2L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perdana Menteri Papua Nugini James Marape. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/18/2872729/papua-nugini-akan-buka-kedutaan-israel-di-yerusalem-yG8YUh3n2L.jpg</image><title>Perdana Menteri Papua Nugini James Marape. (Foto: Reuters)</title></images><description>SYDNEY - Papua Nugini akan membuka kedutaan besar di Yerusalem minggu depan selama kunjungan Perdana Menteri James Marape, kata juru bicara kantornya pada Senin, (28/8/2023).
&amp;ldquo;Ya, itu benar,&amp;rdquo; kata juru bicara kantor Marape, ketika ditanya apakah negaranya akan membuka kedutaan dan Marape akan mengunjungi Israel minggu depan.

BACA JUGA:
PM Papua Nugini Lepas Kepergian Jokowi dari Port Moresby&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada Februari kementerian luar negeri Israel mengatakan bahwa Papua Nugini akan membuka kedutaan pertamanya di negara itu pada 2023, demikian diwartakan Reuters.
Media Israel termasuk Channel 14 dan Times of Israel melaporkan peresmian kedutaan akan dilakukan pada 5 September.
Sebagian besar negara yang memiliki kehadiran diplomatik resmi di Israel mempunyai kedutaan besar di Tel Aviv, dan hanya Amerika Serikat (AS), Kosovo, Guatemala, dan Honduras yang saat ini bermarkas di Yerusalem.

BACA JUGA:
Sepakati Pakta Keamanan, Militer AS Akan Dapat Akses Tanpa Hambatan ke Pangkalan Papua Nugini

Israel mencaplok bagian timur Yerusalem setelah merebutnya dalam perang Timur Tengah tahun 1967 dan menganggap kota itu sebagai ibu kotanya yang &amp;ldquo;abadi dan tak terpisahkan&amp;rdquo;, namun hal itu tidak diakui secara internasional.
Warga Palestina ingin memiliki ibu kota negara Palestina di sana.</description><content:encoded>SYDNEY - Papua Nugini akan membuka kedutaan besar di Yerusalem minggu depan selama kunjungan Perdana Menteri James Marape, kata juru bicara kantornya pada Senin, (28/8/2023).
&amp;ldquo;Ya, itu benar,&amp;rdquo; kata juru bicara kantor Marape, ketika ditanya apakah negaranya akan membuka kedutaan dan Marape akan mengunjungi Israel minggu depan.

BACA JUGA:
PM Papua Nugini Lepas Kepergian Jokowi dari Port Moresby&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pada Februari kementerian luar negeri Israel mengatakan bahwa Papua Nugini akan membuka kedutaan pertamanya di negara itu pada 2023, demikian diwartakan Reuters.
Media Israel termasuk Channel 14 dan Times of Israel melaporkan peresmian kedutaan akan dilakukan pada 5 September.
Sebagian besar negara yang memiliki kehadiran diplomatik resmi di Israel mempunyai kedutaan besar di Tel Aviv, dan hanya Amerika Serikat (AS), Kosovo, Guatemala, dan Honduras yang saat ini bermarkas di Yerusalem.

BACA JUGA:
Sepakati Pakta Keamanan, Militer AS Akan Dapat Akses Tanpa Hambatan ke Pangkalan Papua Nugini

Israel mencaplok bagian timur Yerusalem setelah merebutnya dalam perang Timur Tengah tahun 1967 dan menganggap kota itu sebagai ibu kotanya yang &amp;ldquo;abadi dan tak terpisahkan&amp;rdquo;, namun hal itu tidak diakui secara internasional.
Warga Palestina ingin memiliki ibu kota negara Palestina di sana.</content:encoded></item></channel></rss>
