<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: Karhutla Seluas 40 Hektar di Flores Timur Akibat Praktik Pembukaan Lahan</title><description>Kebakaran tersebut kemudian merembat hingga merambah hutan dan lahan yang lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872175/bnpb-karhutla-seluas-40-hektar-di-flores-timur-akibat-praktik-pembukaan-lahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872175/bnpb-karhutla-seluas-40-hektar-di-flores-timur-akibat-praktik-pembukaan-lahan"/><item><title>BNPB: Karhutla Seluas 40 Hektar di Flores Timur Akibat Praktik Pembukaan Lahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872175/bnpb-karhutla-seluas-40-hektar-di-flores-timur-akibat-praktik-pembukaan-lahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872175/bnpb-karhutla-seluas-40-hektar-di-flores-timur-akibat-praktik-pembukaan-lahan</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 01:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872175/bnpb-karhutla-seluas-40-hektar-di-flores-timur-akibat-praktik-pembukaan-lahan-sMB4mJB363.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karhutla di Flores Timur (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872175/bnpb-karhutla-seluas-40-hektar-di-flores-timur-akibat-praktik-pembukaan-lahan-sMB4mJB363.jpg</image><title>Karhutla di Flores Timur (Foto: BNPB)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNy8yLzE2OTc5OC81L3g4bmltOXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, dipicu akibat adanya praktik pembersihan lahan dengan cara dibakar.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, kebakaran tersebut kemudian merembat hingga merambah hutan dan lahan yang lainnya.
&quot;Hasil kaji cepat, kebakaran itu telah melahap lahan seluas 40 hektar. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan instansi setempat berhasil memadamkan sebagian besar kebakaran tersebut, kendati demikian titik api masih terpantau di beberapa lokasi,&quot; ujarnya, Minggu (27/8/2023).

BACA JUGA:
1,6 Ton Garam Disemai, DKI Jakarta dan Sekitarnya Diguyur Hujan

Menurutnya, tim gabungan terus menyisir beberapa lokasi untuk asesmen dan pemadaman hingga pendinginan lebih lanjut.

BACA JUGA:
Mahfud MD Berdialog dengan Korban Pelanggaran HAM Berat di Luar Negeri

BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan upaya pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar.
&quot;Sebab, hal itu merupakan praktik ilegal dan melanggar hukum,&quot; tuturnya.
BACA JUGA:
Hasil Juventus vs Bologna di Liga Italia 2023-2024: Dusan Vlahovic Selamatkan Bianconeri dari Kekalahan di Kandang

Dia menerangkan bahwa musim kemarau pada tahun ini diprakirakan lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga dapat menjadi faktor pemicu bencana karhutla. Oleh sebab itu, BNPB juga meminta kepada pemerintah daerah agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bencana kekeringan dan karhutla yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNy8yLzE2OTc5OC81L3g4bmltOXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, dipicu akibat adanya praktik pembersihan lahan dengan cara dibakar.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, kebakaran tersebut kemudian merembat hingga merambah hutan dan lahan yang lainnya.
&quot;Hasil kaji cepat, kebakaran itu telah melahap lahan seluas 40 hektar. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan instansi setempat berhasil memadamkan sebagian besar kebakaran tersebut, kendati demikian titik api masih terpantau di beberapa lokasi,&quot; ujarnya, Minggu (27/8/2023).

BACA JUGA:
1,6 Ton Garam Disemai, DKI Jakarta dan Sekitarnya Diguyur Hujan

Menurutnya, tim gabungan terus menyisir beberapa lokasi untuk asesmen dan pemadaman hingga pendinginan lebih lanjut.

BACA JUGA:
Mahfud MD Berdialog dengan Korban Pelanggaran HAM Berat di Luar Negeri

BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan upaya pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar.
&quot;Sebab, hal itu merupakan praktik ilegal dan melanggar hukum,&quot; tuturnya.
BACA JUGA:
Hasil Juventus vs Bologna di Liga Italia 2023-2024: Dusan Vlahovic Selamatkan Bianconeri dari Kekalahan di Kandang

Dia menerangkan bahwa musim kemarau pada tahun ini diprakirakan lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga dapat menjadi faktor pemicu bencana karhutla. Oleh sebab itu, BNPB juga meminta kepada pemerintah daerah agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bencana kekeringan dan karhutla yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.





</content:encoded></item></channel></rss>
