<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oknum Paspampres Bunuh Warga, Danpaspampres Bilang Anggotanya Hanya Satu Orang</title><description>Danpaspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay memastikan, hanya satu anggotanya yang terlibat dalam pembunuhan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872280/oknum-paspampres-bunuh-warga-danpaspampres-bilang-anggotanya-hanya-satu-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872280/oknum-paspampres-bunuh-warga-danpaspampres-bilang-anggotanya-hanya-satu-orang"/><item><title>Oknum Paspampres Bunuh Warga, Danpaspampres Bilang Anggotanya Hanya Satu Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872280/oknum-paspampres-bunuh-warga-danpaspampres-bilang-anggotanya-hanya-satu-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872280/oknum-paspampres-bunuh-warga-danpaspampres-bilang-anggotanya-hanya-satu-orang</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872280/oknum-paspampres-bunuh-warga-danpaspampres-bilang-anggotanya-hanya-satu-orang-npKHWwpbz9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danpaspampres mengatakan anggotanya yang terlibat penganiayaan warga hingga tewas hasnya satu orang (Foto Ilustrasi : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872280/oknum-paspampres-bunuh-warga-danpaspampres-bilang-anggotanya-hanya-satu-orang-npKHWwpbz9.jpg</image><title>Danpaspampres mengatakan anggotanya yang terlibat penganiayaan warga hingga tewas hasnya satu orang (Foto Ilustrasi : Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rafael Granada Baay memastikan, hanya satu anggotanya yang terlibat dalam pembunuhan disertai penganiayaan terhadap seorang warga Aceh, Imam Masykur (25).
&quot;Hanya satu orang,&quot; kata Mayjen TNI Rafael Granada Baay saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Senin (28/8/2023).

BACA JUGA:
Korban Pembunuhan Sadis Oknum Paspampres Nafkahi 2 Adiknya di Kampung

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Masykur tewas setelah diculik dan dianiaya oleh lima orang. Tiga di antara pelaku penganiayaan tersebut sudah ditangkap. Satu dari tiga pelaku yang berhasil ditangkap yakni Anggota Paspampres Praka RM.
&quot;Pomdam Jaya yang proses, Saya tidak tahu motifnya,&quot; kata Rafael.

BACA JUGA:
Panglima TNI Kawal Kasus Oknum Paspampres Diduga Aniaya Warga hingga Tewas

Rafael memastikan oknum anggota paspampres yang diduga melakukan penganiayaan tersebut telah ditahan di Rutan Pomdam Jaya. Ia berjanji akan menindak tegas dan memproses hukum anak buahnya yang terlibat pembunuhan tersebut.
&quot;Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan. Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan diatas pasti akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,&quot; sambungnya.Sekadar informasi, seorang Warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, Imam Masykur (25), tewas setelah mengalami penganiayaan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di daerah Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Dugaan penganiayaan tersebut diketahui lewat sebuah video, foto surat laporan kepolisian, hingga berita acara penyerahan mayat yang beredar di WhatsApp. Dalam video yang beredar tersebut, terlihat seorang pemuda sedang dipecut menggunakan selang di dalam mobil.

BACA JUGA:
Oknum Paspampres Bunuh Warga Aceh, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Maksimal

Potongan video yang lain juga menampilkan adanya luka parah di tubuh seorang pemuda akibat pecutan. Sementara itu, beredar juga foto berita acara penyerahan mayat dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta tanggal 24 Agustus 2023.
Dalam surat yang beredar disebutkan bahwa penyerahan jenazah Imam Masykur berdasarkan laporan Polisi Pomdam Jaya nomor LP-63/A-56/VIII/2023Idik tanggal 22 Agustus 2023.
Berdasarkan laporan polisi tersebut disebutkan bahwa telah terjadi tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang, pemerasan, dan penganiayaan yang mengakibatkan mati yang diduga dilakukan salah satunya oleh oknum anggota paspampres.</description><content:encoded>JAKARTA - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rafael Granada Baay memastikan, hanya satu anggotanya yang terlibat dalam pembunuhan disertai penganiayaan terhadap seorang warga Aceh, Imam Masykur (25).
&quot;Hanya satu orang,&quot; kata Mayjen TNI Rafael Granada Baay saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Senin (28/8/2023).

BACA JUGA:
Korban Pembunuhan Sadis Oknum Paspampres Nafkahi 2 Adiknya di Kampung

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Masykur tewas setelah diculik dan dianiaya oleh lima orang. Tiga di antara pelaku penganiayaan tersebut sudah ditangkap. Satu dari tiga pelaku yang berhasil ditangkap yakni Anggota Paspampres Praka RM.
&quot;Pomdam Jaya yang proses, Saya tidak tahu motifnya,&quot; kata Rafael.

BACA JUGA:
Panglima TNI Kawal Kasus Oknum Paspampres Diduga Aniaya Warga hingga Tewas

Rafael memastikan oknum anggota paspampres yang diduga melakukan penganiayaan tersebut telah ditahan di Rutan Pomdam Jaya. Ia berjanji akan menindak tegas dan memproses hukum anak buahnya yang terlibat pembunuhan tersebut.
&quot;Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan. Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan diatas pasti akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,&quot; sambungnya.Sekadar informasi, seorang Warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, Imam Masykur (25), tewas setelah mengalami penganiayaan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di daerah Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Dugaan penganiayaan tersebut diketahui lewat sebuah video, foto surat laporan kepolisian, hingga berita acara penyerahan mayat yang beredar di WhatsApp. Dalam video yang beredar tersebut, terlihat seorang pemuda sedang dipecut menggunakan selang di dalam mobil.

BACA JUGA:
Oknum Paspampres Bunuh Warga Aceh, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Maksimal

Potongan video yang lain juga menampilkan adanya luka parah di tubuh seorang pemuda akibat pecutan. Sementara itu, beredar juga foto berita acara penyerahan mayat dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta tanggal 24 Agustus 2023.
Dalam surat yang beredar disebutkan bahwa penyerahan jenazah Imam Masykur berdasarkan laporan Polisi Pomdam Jaya nomor LP-63/A-56/VIII/2023Idik tanggal 22 Agustus 2023.
Berdasarkan laporan polisi tersebut disebutkan bahwa telah terjadi tindak pidana merampas kemerdekaan seseorang, pemerasan, dan penganiayaan yang mengakibatkan mati yang diduga dilakukan salah satunya oleh oknum anggota paspampres.</content:encoded></item></channel></rss>
