<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Kirim Personel Tambahan ke Papua, Amankan Pemilu 2024</title><description>Polri bakal mengirimkan personel tambahan ke wilayah hukum Polda Papua dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pemilu serentak 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872425/polri-kirim-personel-tambahan-ke-papua-amankan-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872425/polri-kirim-personel-tambahan-ke-papua-amankan-pemilu-2024"/><item><title>Polri Kirim Personel Tambahan ke Papua, Amankan Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872425/polri-kirim-personel-tambahan-ke-papua-amankan-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872425/polri-kirim-personel-tambahan-ke-papua-amankan-pemilu-2024</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872425/polri-kirim-personel-tambahan-ke-papua-amankan-pemilu-2024-EXMFQ3HeN3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polri kirim personel tambahan ke Papua amankan Pemilu 2024 (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872425/polri-kirim-personel-tambahan-ke-papua-amankan-pemilu-2024-EXMFQ3HeN3.jpg</image><title>Polri kirim personel tambahan ke Papua amankan Pemilu 2024 (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNi8xLzE2OTc0Ni81L3g4bmh4OTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Polri bakal mengirimkan personel tambahan ke wilayah hukum Polda Papua dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pemilu serentak 2024.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo menyebut bahwa, permohonan penambahan personel tersebut juga telah disetujui oleh Mabes Polri.


BACA JUGA:
Wapres Berkantor di Papua Mulai 4 September, Bakal Garuk yang Gatal


Kendati demikian, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah personel yang akan menjadi Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua tersebut.

&quot;Iya benar ada penambahan personel dari Mabes Polri dalam rangka pengamanan pemilu. Untuk jumlah masih dalam pengusulan. Belum bisa saya sampaikan,&quot; kata Ignatius Benny saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (28/8/2023).

Benny menjelaskan, nantinya bantuan personel itu akan dikerahkan ke sejumlah daerah yang dinilai rawan terjadi konflik saat Pemilu. Selain itu, daerah yang menjadi basis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga bakal menjadi fokus penebalan pasukan agar tidak terjadi gangguan daat pemilu.

&quot;Ada daerah yang menjadi catatan Polda Papua rawan terjadinya konflik Pemilu. Di situ akan ada penebalan pasukan. Yang jelas anggota dari Mabes akan ditempatkan di daerah rawan untuk membantu penebalan personel yang ada,&quot; ujar Ignatius Benny.


BACA JUGA:
5 Suku Unik di Papua, Ada yang Hidup Nomaden dan Kuat Ritual Mistis


Lebih lanjut, Benny menyebut saat ini pihaknya juga terus menyosialisaikan kepada masyarakat setempat agar dapat mendukung pelaksanaan upaya pemilu damai.

&quot;Sosialisasi dan ajakan Pemilu Damai sudah dilakukan. Semoga Pemilu mendatang berjalan lancar tanpa ada gangguan,&quot; ucapnya.Sebelumnya Polda Papua menyebut terdapat 12 daerah kabupaten yang masuk dalan kategori rawan konflik selama pelaksanaan Pemilu 2024.

&quot;Kabupaten yang masuk dalam daftar rawan konflik antara lain Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Tolikara, dan Yalimo,&quot; ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri dalam keterangannya, Selasa 11 Juli 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNi8xLzE2OTc0Ni81L3g4bmh4OTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Polri bakal mengirimkan personel tambahan ke wilayah hukum Polda Papua dalam rangka pengamanan pelaksanaan Pemilu serentak 2024.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo menyebut bahwa, permohonan penambahan personel tersebut juga telah disetujui oleh Mabes Polri.


BACA JUGA:
Wapres Berkantor di Papua Mulai 4 September, Bakal Garuk yang Gatal


Kendati demikian, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah personel yang akan menjadi Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua tersebut.

&quot;Iya benar ada penambahan personel dari Mabes Polri dalam rangka pengamanan pemilu. Untuk jumlah masih dalam pengusulan. Belum bisa saya sampaikan,&quot; kata Ignatius Benny saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (28/8/2023).

Benny menjelaskan, nantinya bantuan personel itu akan dikerahkan ke sejumlah daerah yang dinilai rawan terjadi konflik saat Pemilu. Selain itu, daerah yang menjadi basis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga bakal menjadi fokus penebalan pasukan agar tidak terjadi gangguan daat pemilu.

&quot;Ada daerah yang menjadi catatan Polda Papua rawan terjadinya konflik Pemilu. Di situ akan ada penebalan pasukan. Yang jelas anggota dari Mabes akan ditempatkan di daerah rawan untuk membantu penebalan personel yang ada,&quot; ujar Ignatius Benny.


BACA JUGA:
5 Suku Unik di Papua, Ada yang Hidup Nomaden dan Kuat Ritual Mistis


Lebih lanjut, Benny menyebut saat ini pihaknya juga terus menyosialisaikan kepada masyarakat setempat agar dapat mendukung pelaksanaan upaya pemilu damai.

&quot;Sosialisasi dan ajakan Pemilu Damai sudah dilakukan. Semoga Pemilu mendatang berjalan lancar tanpa ada gangguan,&quot; ucapnya.Sebelumnya Polda Papua menyebut terdapat 12 daerah kabupaten yang masuk dalan kategori rawan konflik selama pelaksanaan Pemilu 2024.

&quot;Kabupaten yang masuk dalam daftar rawan konflik antara lain Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Tolikara, dan Yalimo,&quot; ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri dalam keterangannya, Selasa 11 Juli 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
