<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dugaan Penjualan Obat Ilegal di Balik Oknum Paspampres Culik dan Aniaya Warga Aceh</title><description>Dugaan Penjualan Obat Ilegal di Balik Oknum Paspampres Culik dan Aniaya Warga Aceh</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872607/dugaan-penjualan-obat-ilegal-di-balik-oknum-paspampres-culik-dan-aniaya-warga-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872607/dugaan-penjualan-obat-ilegal-di-balik-oknum-paspampres-culik-dan-aniaya-warga-aceh"/><item><title>Dugaan Penjualan Obat Ilegal di Balik Oknum Paspampres Culik dan Aniaya Warga Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872607/dugaan-penjualan-obat-ilegal-di-balik-oknum-paspampres-culik-dan-aniaya-warga-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872607/dugaan-penjualan-obat-ilegal-di-balik-oknum-paspampres-culik-dan-aniaya-warga-aceh</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 05:23 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872607/dugaan-penjualan-obat-ilegal-di-balik-oknum-paspampres-culik-dan-aniaya-warga-aceh-hQyQpyxl03.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen korban dianiaya Paspampres di dalam mobil. (tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872607/dugaan-penjualan-obat-ilegal-di-balik-oknum-paspampres-culik-dan-aniaya-warga-aceh-hQyQpyxl03.jpg</image><title>Momen korban dianiaya Paspampres di dalam mobil. (tangkapan layar)</title></images><description>

JAKARTA - Oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menculik dan menganiaya seorang pemuda bernama Imam Masykur (25), warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh.


Dalam kejadian ini, korban meregang nyawa.


Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar menyebutkan, oknum Paspampres menculik dan memeras korban lantaran Imam Masykur menjual obat ilegal.


&quot;Karena mereka (Imam Masykur) kan pedagang obat ilegal. Jadi kalau misalnya dilakukan penculikan dilakukan pemerasan itu mereka enggak mau lapor polisi. Akhirnya mereka menculik orang-orang itu,&quot; ujar Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie, saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).

Ia menambahkan, oknum Paspampres bersama 2 temannya sempat meminta uang tebusan Rp50 juta. Namun, permintaan itu tidak diindahkan Imam hingga akhirnya berujung penyiksaan.







BACA JUGA:
4 Fakta Kasus Pembunuhan Oknum Paspampres, Culik dan Minta Tebusan Rp50 Juta










Pada saat penyiksaan itu korban mengembuskan napas terakhirnya.

&quot;Mereka minta Rp50 juta tadi enggak dipenuhin kan akhirnya siksa terus. Pada saat disiksa mungkin penyiksaan itu berat, akhirnya meninggal,&quot; tuturnya.






BACA JUGA:
Terungkap! Ini Motif Oknum Paspampres Tega Culik dan Siksa Warga Aceh hingga Tewas











Irsyad menambahkan, selain seorang Paspampres, dua lainnya berasal dari Kesatuan Direktorat topografi dan Satuan Kodam Iskandar Muda.


Sebagaimana diketahui, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku prihatin dan bakal mengawal kasus oknum Paspampres, yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap warga asal Aceh hingga tewas. Hal tersebut diungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono.





BACA JUGA:
5 Kasus Paspampres Paling Viral, Terbaru Paling Sadis!










&quot;Penganiayaan oleh anggota Paspampres yang mengakibatkan korban meninggal, Panglima TNI prihatin dan akan mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat,&quot; kata Julius kepada wartawan, Senin (28/8/2023).



</description><content:encoded>

JAKARTA - Oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menculik dan menganiaya seorang pemuda bernama Imam Masykur (25), warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh.


Dalam kejadian ini, korban meregang nyawa.


Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar menyebutkan, oknum Paspampres menculik dan memeras korban lantaran Imam Masykur menjual obat ilegal.


&quot;Karena mereka (Imam Masykur) kan pedagang obat ilegal. Jadi kalau misalnya dilakukan penculikan dilakukan pemerasan itu mereka enggak mau lapor polisi. Akhirnya mereka menculik orang-orang itu,&quot; ujar Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie, saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).

Ia menambahkan, oknum Paspampres bersama 2 temannya sempat meminta uang tebusan Rp50 juta. Namun, permintaan itu tidak diindahkan Imam hingga akhirnya berujung penyiksaan.







BACA JUGA:
4 Fakta Kasus Pembunuhan Oknum Paspampres, Culik dan Minta Tebusan Rp50 Juta










Pada saat penyiksaan itu korban mengembuskan napas terakhirnya.

&quot;Mereka minta Rp50 juta tadi enggak dipenuhin kan akhirnya siksa terus. Pada saat disiksa mungkin penyiksaan itu berat, akhirnya meninggal,&quot; tuturnya.






BACA JUGA:
Terungkap! Ini Motif Oknum Paspampres Tega Culik dan Siksa Warga Aceh hingga Tewas











Irsyad menambahkan, selain seorang Paspampres, dua lainnya berasal dari Kesatuan Direktorat topografi dan Satuan Kodam Iskandar Muda.


Sebagaimana diketahui, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku prihatin dan bakal mengawal kasus oknum Paspampres, yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap warga asal Aceh hingga tewas. Hal tersebut diungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono.





BACA JUGA:
5 Kasus Paspampres Paling Viral, Terbaru Paling Sadis!










&quot;Penganiayaan oleh anggota Paspampres yang mengakibatkan korban meninggal, Panglima TNI prihatin dan akan mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat,&quot; kata Julius kepada wartawan, Senin (28/8/2023).



</content:encoded></item></channel></rss>
