<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain Oknum Paspampres, Ini Dua Prajurit Pelaku Penculik dan Penganiayaan Warga Aceh hingga Tewas</title><description>Satu merupakan oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Praka RM</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872784/selain-oknum-paspampres-ini-dua-prajurit-pelaku-penculik-dan-penganiayaan-warga-aceh-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872784/selain-oknum-paspampres-ini-dua-prajurit-pelaku-penculik-dan-penganiayaan-warga-aceh-hingga-tewas"/><item><title>Selain Oknum Paspampres, Ini Dua Prajurit Pelaku Penculik dan Penganiayaan Warga Aceh hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872784/selain-oknum-paspampres-ini-dua-prajurit-pelaku-penculik-dan-penganiayaan-warga-aceh-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/337/2872784/selain-oknum-paspampres-ini-dua-prajurit-pelaku-penculik-dan-penganiayaan-warga-aceh-hingga-tewas</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 20:37 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872784/selain-oknum-paspampres-ini-dua-prajurit-pelaku-penculik-dan-penganiayaan-warga-aceh-hingga-tewas-kAxhJNpJ25.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/337/2872784/selain-oknum-paspampres-ini-dua-prajurit-pelaku-penculik-dan-penganiayaan-warga-aceh-hingga-tewas-kAxhJNpJ25.JPG</image><title>Ilustrasi/Foto: Freepik</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNy8xLzE2OTc2NS81L3g4bmk4eXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pomdam Jaya telah menahan tiga orang anggota TNI, buntut dari penculikan dan penganiayaan seorang warga asal Aceh hingga tewas. Satu merupakan oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Praka RM.

Sementara, dua lainnya ialah Praka HS dari kesatuan Direktorat Topografi dan Praka J dari Satuan Kodam Iskandar Muda. Hal tersebut diungkap Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Anggota Paspampres Praka Riswandi Ngaku Polisi saat Culik dan Habisi Nyawa Imam Masykur

&quot;Sementara yang kami amankan tiga orang, (anggota) TNI semua,&quot; kata Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar kepada wartawan, Senin (28/8/2023).

&quot;HS dari topografi, J dari Kodam Iskandar Muda yang sedang (di bawah perintah) BP di Jakarta,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tuntut Pelaku Dihukum Secara Adil, Ibu Kandung Imam Masykur Minta Bantuan Hotman Paris

Sebagai informasi, Praka RM bersama dua anggota TNI lain diduga melakukan penculikan dan penganiayaan warga Aceh bernama Imam Masykur (25) hingga tewas. Bahkan Praka RM sempat mengaku sebagai anggota polisi untuk melakukan pemerasan.

Irsyad Hamdie mengatakan, Imam Syukur ternyata sengaja diculik oleh oknum Paspampres tersebut karena diduga menjual obat secara ilegal.

&quot;Karena mereka (Imam Masykur) kan pedagang obat ilegal. Jadi kalau misalnya dilakukan penculikan dilakukan pemerasan itu mereka enggak mau lapor polisi. Akhirnya mereka menculik orang-orang itu,&quot; ujar Irsyad Hamdie Bey Anwar, saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).

Irsyad menjelaskan, oknum Paspampres bersama dua rekannya itu juga sempat meminta uang tebusan senilai Rp50 juta. Namun, tidak diindahkan Imam dan berujung penyiksaan.



&quot;Mereka minta Rp50 juta tadi enggak dipenuhin kan akhirnya siksa terus. Pada saat disiksa mungkin penyiksaan itu berat, akhirnya meninggal,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terungkap! Ini Motif Oknum Paspampres Tega Culik dan Siksa Warga Aceh hingga Tewas


Saat ini, kata Irsyad, ketiga terduga pelaku telah ditahan di Pomdam Jaya dan ditetapkan sebagai tersangka.



&quot;Sementara yang kami amankan tiga orang, (anggota) TNI semua,&quot; kata Irsyad.



&quot;Ya betul (tersangka),&quot; sambungnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNy8xLzE2OTc2NS81L3g4bmk4eXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pomdam Jaya telah menahan tiga orang anggota TNI, buntut dari penculikan dan penganiayaan seorang warga asal Aceh hingga tewas. Satu merupakan oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial Praka RM.

Sementara, dua lainnya ialah Praka HS dari kesatuan Direktorat Topografi dan Praka J dari Satuan Kodam Iskandar Muda. Hal tersebut diungkap Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Anggota Paspampres Praka Riswandi Ngaku Polisi saat Culik dan Habisi Nyawa Imam Masykur

&quot;Sementara yang kami amankan tiga orang, (anggota) TNI semua,&quot; kata Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar kepada wartawan, Senin (28/8/2023).

&quot;HS dari topografi, J dari Kodam Iskandar Muda yang sedang (di bawah perintah) BP di Jakarta,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tuntut Pelaku Dihukum Secara Adil, Ibu Kandung Imam Masykur Minta Bantuan Hotman Paris

Sebagai informasi, Praka RM bersama dua anggota TNI lain diduga melakukan penculikan dan penganiayaan warga Aceh bernama Imam Masykur (25) hingga tewas. Bahkan Praka RM sempat mengaku sebagai anggota polisi untuk melakukan pemerasan.

Irsyad Hamdie mengatakan, Imam Syukur ternyata sengaja diculik oleh oknum Paspampres tersebut karena diduga menjual obat secara ilegal.

&quot;Karena mereka (Imam Masykur) kan pedagang obat ilegal. Jadi kalau misalnya dilakukan penculikan dilakukan pemerasan itu mereka enggak mau lapor polisi. Akhirnya mereka menculik orang-orang itu,&quot; ujar Irsyad Hamdie Bey Anwar, saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).

Irsyad menjelaskan, oknum Paspampres bersama dua rekannya itu juga sempat meminta uang tebusan senilai Rp50 juta. Namun, tidak diindahkan Imam dan berujung penyiksaan.



&quot;Mereka minta Rp50 juta tadi enggak dipenuhin kan akhirnya siksa terus. Pada saat disiksa mungkin penyiksaan itu berat, akhirnya meninggal,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terungkap! Ini Motif Oknum Paspampres Tega Culik dan Siksa Warga Aceh hingga Tewas


Saat ini, kata Irsyad, ketiga terduga pelaku telah ditahan di Pomdam Jaya dan ditetapkan sebagai tersangka.



&quot;Sementara yang kami amankan tiga orang, (anggota) TNI semua,&quot; kata Irsyad.



&quot;Ya betul (tersangka),&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
