<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Pemotor Lawan Arah, Polisi Disiagakan di 31 Titik Jaksel</title><description>Cegah Pemotor Lawan Arah, Polisi Disiagakan di 31 Titik Jaksel
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872303/cegah-pemotor-lawan-arah-polisi-disiagakan-di-31-titik-jaksel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872303/cegah-pemotor-lawan-arah-polisi-disiagakan-di-31-titik-jaksel"/><item><title>Cegah Pemotor Lawan Arah, Polisi Disiagakan di 31 Titik Jaksel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872303/cegah-pemotor-lawan-arah-polisi-disiagakan-di-31-titik-jaksel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872303/cegah-pemotor-lawan-arah-polisi-disiagakan-di-31-titik-jaksel</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/338/2872303/cegah-pemotor-lawan-arah-polisi-disiagakan-di-31-titik-jaksel-D0FpkyQeSo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cegah pengendara lawan arah, polisi disiagakan di 31 titik di Jaksel. (Ilustrasi/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/338/2872303/cegah-pemotor-lawan-arah-polisi-disiagakan-di-31-titik-jaksel-D0FpkyQeSo.jpg</image><title>Cegah pengendara lawan arah, polisi disiagakan di 31 titik di Jaksel. (Ilustrasi/Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Polisi mencatat setidaknya terdapat 31 lokasi di wilayah Jakarta Selatan yang menjadi titik kerawanan pelanggaran lalu lintas pengendara motor yang melawan arah.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya akan mengatensi titik yang rawan pemotor melawan arah.
&amp;ldquo;Dari pemetaan daerah rawan melawan arus di wilayah Jakarta Selatan terpantau ada 31 titik yang menjadi atensi dari anggota di lapangan,&amp;rdquo; ujar Ade Ary dalam keterangannya, dikutip Senin (28/8/2023).
Sebagai bentuk tindak pencegahan pemotor melawan arah, Ade Ary menyampaikan bahwa pihaknya akan menempatkan anggota di titik rawan untuk menegur.
&amp;ldquo;Plotting (penempatan) anggota di titik rawan pada waktu-waktu tertentu diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Upaya ini merupakan pendekatan persuasif untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam tertib berkendara di jalan,&amp;rdquo; kata Ade Ary.
&amp;ldquo;Upaya pencegahan tetap dikedepankan dalam beberapa waktu ke depan, yang apabila tetap terjadi pelanggaran maka penegakan hukum merupakan upaya terakhir,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Jasa Raharja Tolak Santuni 7 Pemotor yang Lawan Arah Ditabrak Truk, Ini Alasannya

Ade Ary juga meminta  masyarakat untuk tidak nekat melawan arah di jalanan. Sehingga kepatuhan yang dimiliki masyarakat tidak berdampak seperti kejadian kecelakaan di Jalan Lenteng Agung di mana sejumlah pemotor yang melawan arah menabrak truk pengangkut hebel.

BACA JUGA:
Warga Sebut Pemotor Lawan Arah di Lenteng Agung Arah Depok untuk Hindari Kemacetan

&amp;ldquo;Keselamatan lebih penting daripada menempuh jalan pintas yang berbahaya dengan melawan arus. Laju kendaraan di jalan-jalan di Jakarta sangat padat dan kencang sehingga sulit dicegah potensi terjadinya tabrakan, jika ada kendaraan yang tidak sesuai jalurnya. Tertib berlalu lintas di jalan raya selain menjaga keselamatan diri juga mencegah kecelakaan yang dapat merugikan pengguna jalan lainnya,&amp;rdquo; tuturnya.Ke-31 titik yang menjadi titik rawan pengendara melawan arah di Jakarta Selatan yakni:

BACA JUGA:
Imbas Truk Tabrak Pemotor Lawan Arah, Jalan Lenteng Agung Dipasangkan CCTV dan ETLE Mobile

1.	Jalan KH. Abdullah Syafi&amp;rsquo;ie ,Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan (Dari Arah Stasiun Tebet)
2.	Jalan KH. Abdullah Syafi&amp;rsquo;ie, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan (Perempatan Selmis)
3.	Jalan Dr. Saharjo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Terminal Bus Manggarai)
4.	Jalan Casablanca, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan (dari Jalan Dr. Saharjo Ke Arah Jalan Casalanca)
5.	TL Ende 31 Jalan Mampang Raya Kelurahan Mampang
6.	Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok (pintu Kereta Gardu Sr. Sawah)
7.	Jalan Raya Sr. Sawah arah Pasar Minggu (Pintu Kereta Gardu Sr. Sawah
8.	Jalan Bungur Arteri Pondok Indah &amp;ndash; Kebayoran Lama
9.	Jalan Ciputat Raya Samping Kecamatan Kebayoran Lama
10.	Jalan Ciledug Raya depan kompleks Sangrila Petukangan Selatan Sampai Kolong Tol Ciledug Raya
11.	Jalan Raya Pasar Minggu Kelurahan Pejaten Timur TL Robinson Arah Ke Stasiun Pasar Minggu
12.	Jalan Fatmawati Samping MRT Blok M
13.	Jalan Gandaria depan RS Roslani
14.	Jalan Kerinci depan Kecamatan Kebayoran Baru
15.	Jalan Lauser depan Gudang Dubes AS
16.	Jalan Melawai depan Gereja Santo Johanes
17.	Jalan Darmawangsa Raya Kelurahan Pulo Perempatan MRT Blok A Kebayoran Baru Jakarta Selatan
18.	Jalan TMPN Kalibata Raya RW 1 dan RW 11 Kel Kalibata di bawah jembatan layang Kalibata Mall (fly over Rawajati)
19.	Depan Plaza Kalibata Jalan Rawati Timur ke arah depan Hotel Sweef Belt
20.	Jalan Buncit Raya Dobrak TL 38 depan kantor Kramayudha
21.	Jalan Satrio, belakang Kedutaan Malaysia melalui depan H Manhattan masuk ke kolong Casablanca
22.	Simpang Minangkabau atau depan STIE Muhammadiyah, Jalan Minangkabau Setiabudi Jaksel
23.	Jalan HR Rasuna Said R2 lawan arus dari depan Kantor Jasa Raharja lanjut belok kiri Kantor KPK Lama
24.	TL Fatmawati Raya
25.	Puteran Golf Mension Pondok Labu
26.	Puteran Pom Bensin Shell, Fatmawati Raya
27.	TL Pdk Lebak Bulus
28.	TL Antasari Raya, Cilandak
29.	Jalan H Kamang Pondok Labu
30.	Jalan Lebak Bulus I Bona Indah
31.	TL Adyaksa Ujung Lebak Bulus</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi mencatat setidaknya terdapat 31 lokasi di wilayah Jakarta Selatan yang menjadi titik kerawanan pelanggaran lalu lintas pengendara motor yang melawan arah.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya akan mengatensi titik yang rawan pemotor melawan arah.
&amp;ldquo;Dari pemetaan daerah rawan melawan arus di wilayah Jakarta Selatan terpantau ada 31 titik yang menjadi atensi dari anggota di lapangan,&amp;rdquo; ujar Ade Ary dalam keterangannya, dikutip Senin (28/8/2023).
Sebagai bentuk tindak pencegahan pemotor melawan arah, Ade Ary menyampaikan bahwa pihaknya akan menempatkan anggota di titik rawan untuk menegur.
&amp;ldquo;Plotting (penempatan) anggota di titik rawan pada waktu-waktu tertentu diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Upaya ini merupakan pendekatan persuasif untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam tertib berkendara di jalan,&amp;rdquo; kata Ade Ary.
&amp;ldquo;Upaya pencegahan tetap dikedepankan dalam beberapa waktu ke depan, yang apabila tetap terjadi pelanggaran maka penegakan hukum merupakan upaya terakhir,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Jasa Raharja Tolak Santuni 7 Pemotor yang Lawan Arah Ditabrak Truk, Ini Alasannya

Ade Ary juga meminta  masyarakat untuk tidak nekat melawan arah di jalanan. Sehingga kepatuhan yang dimiliki masyarakat tidak berdampak seperti kejadian kecelakaan di Jalan Lenteng Agung di mana sejumlah pemotor yang melawan arah menabrak truk pengangkut hebel.

BACA JUGA:
Warga Sebut Pemotor Lawan Arah di Lenteng Agung Arah Depok untuk Hindari Kemacetan

&amp;ldquo;Keselamatan lebih penting daripada menempuh jalan pintas yang berbahaya dengan melawan arus. Laju kendaraan di jalan-jalan di Jakarta sangat padat dan kencang sehingga sulit dicegah potensi terjadinya tabrakan, jika ada kendaraan yang tidak sesuai jalurnya. Tertib berlalu lintas di jalan raya selain menjaga keselamatan diri juga mencegah kecelakaan yang dapat merugikan pengguna jalan lainnya,&amp;rdquo; tuturnya.Ke-31 titik yang menjadi titik rawan pengendara melawan arah di Jakarta Selatan yakni:

BACA JUGA:
Imbas Truk Tabrak Pemotor Lawan Arah, Jalan Lenteng Agung Dipasangkan CCTV dan ETLE Mobile

1.	Jalan KH. Abdullah Syafi&amp;rsquo;ie ,Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan (Dari Arah Stasiun Tebet)
2.	Jalan KH. Abdullah Syafi&amp;rsquo;ie, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan (Perempatan Selmis)
3.	Jalan Dr. Saharjo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Terminal Bus Manggarai)
4.	Jalan Casablanca, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan (dari Jalan Dr. Saharjo Ke Arah Jalan Casalanca)
5.	TL Ende 31 Jalan Mampang Raya Kelurahan Mampang
6.	Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok (pintu Kereta Gardu Sr. Sawah)
7.	Jalan Raya Sr. Sawah arah Pasar Minggu (Pintu Kereta Gardu Sr. Sawah
8.	Jalan Bungur Arteri Pondok Indah &amp;ndash; Kebayoran Lama
9.	Jalan Ciputat Raya Samping Kecamatan Kebayoran Lama
10.	Jalan Ciledug Raya depan kompleks Sangrila Petukangan Selatan Sampai Kolong Tol Ciledug Raya
11.	Jalan Raya Pasar Minggu Kelurahan Pejaten Timur TL Robinson Arah Ke Stasiun Pasar Minggu
12.	Jalan Fatmawati Samping MRT Blok M
13.	Jalan Gandaria depan RS Roslani
14.	Jalan Kerinci depan Kecamatan Kebayoran Baru
15.	Jalan Lauser depan Gudang Dubes AS
16.	Jalan Melawai depan Gereja Santo Johanes
17.	Jalan Darmawangsa Raya Kelurahan Pulo Perempatan MRT Blok A Kebayoran Baru Jakarta Selatan
18.	Jalan TMPN Kalibata Raya RW 1 dan RW 11 Kel Kalibata di bawah jembatan layang Kalibata Mall (fly over Rawajati)
19.	Depan Plaza Kalibata Jalan Rawati Timur ke arah depan Hotel Sweef Belt
20.	Jalan Buncit Raya Dobrak TL 38 depan kantor Kramayudha
21.	Jalan Satrio, belakang Kedutaan Malaysia melalui depan H Manhattan masuk ke kolong Casablanca
22.	Simpang Minangkabau atau depan STIE Muhammadiyah, Jalan Minangkabau Setiabudi Jaksel
23.	Jalan HR Rasuna Said R2 lawan arus dari depan Kantor Jasa Raharja lanjut belok kiri Kantor KPK Lama
24.	TL Fatmawati Raya
25.	Puteran Golf Mension Pondok Labu
26.	Puteran Pom Bensin Shell, Fatmawati Raya
27.	TL Pdk Lebak Bulus
28.	TL Antasari Raya, Cilandak
29.	Jalan H Kamang Pondok Labu
30.	Jalan Lebak Bulus I Bona Indah
31.	TL Adyaksa Ujung Lebak Bulus</content:encoded></item></channel></rss>
