<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemprov DKI Jakarta Sebut Water Mist Lebih Efektif Tekan Polusi Udara</title><description>Hasilnya pun, kata Asep, dinilai efektif untuk menurunkan polusi udara
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872555/pemprov-dki-jakarta-sebut-water-mist-lebih-efektif-tekan-polusi-udara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872555/pemprov-dki-jakarta-sebut-water-mist-lebih-efektif-tekan-polusi-udara"/><item><title>Pemprov DKI Jakarta Sebut Water Mist Lebih Efektif Tekan Polusi Udara</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872555/pemprov-dki-jakarta-sebut-water-mist-lebih-efektif-tekan-polusi-udara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/28/338/2872555/pemprov-dki-jakarta-sebut-water-mist-lebih-efektif-tekan-polusi-udara</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/338/2872555/pemprov-dki-jakarta-sebut-water-mist-lebih-efektif-tekan-polusi-udara-aNq4FXVxEw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/338/2872555/pemprov-dki-jakarta-sebut-water-mist-lebih-efektif-tekan-polusi-udara-aNq4FXVxEw.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Freepik</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgyMC81L3g4bml4c20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menerapkan water mist atau proses penyemprotan air dari atas gedung untuk menekan polusi udara.



Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto menuturkan, uji coba penyemprotan air dari puncak gedung menggunakan water mist generator telah diuji coba di atas Gedung Pertamina. Hasilnya pun, kata Asep, dinilai efektif untuk menurunkan polusi udara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Polusi Udara, Heru Budi Minta Gedung Tinggi di Jakarta Pasang Watermist


&amp;ldquo;Jadi kita melakukan penyemprotan dari atas Gedung Pertamina dan di bawahnya langsung diukur dengan alat PM 2,5. Itu ternyata bisa menurunkan kadar PM 2,5 yang ada di sekitaran gedung tersebut,&amp;rdquo; kata Asep kepada wartawan di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2023).


Asep menyebut bahwa penyemprotan air dari atas gedung dengan menggunakan water mist generator dinilai lebih efektif ketimbang melakukan penyiraman air di jalanan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polusi di Malam Hari Lebih Buruk, Ini Penjelasan BMKG


Sehingga, kata Asep, nantinya gedung-gedung yang berada di kawasan Ibu Kota bakal disarankan memasang water mist generator.



&amp;ldquo;Jadi disampaikan oleh Pak Gubernur juga bahwa  kemungkinan water mist itu akan kita coba terapkan di Jakarta,&amp;rdquo; ujarnya.








Kemudian, Asep menuturkan untuk harga dari water mist itu generator itu juga terjangkau. Dia mengungkap, bahwa air yang dibutuhkan untuk penyemprotan menggunakan water mist juga tidak banyak.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Buntut Kasus Bayi Tertukar, 5 Nakes Dinonaktifkan RS Sentosa Bogor


&amp;ldquo;Kemarin itu dari BRIN menyampaikan kisaran Rp50 juta 1 unit dan itu sangat mudah dibuat ya, kemarin baru uji coba. Jadi hari ini BRIN akan menyampaikan speknya kepada kami Pemprov DKI Jakarta; kemudian juga nanti kita koordinasikan untuk penerapannya,&amp;rdquo; jelas dia.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgyMC81L3g4bml4c20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menerapkan water mist atau proses penyemprotan air dari atas gedung untuk menekan polusi udara.



Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto menuturkan, uji coba penyemprotan air dari puncak gedung menggunakan water mist generator telah diuji coba di atas Gedung Pertamina. Hasilnya pun, kata Asep, dinilai efektif untuk menurunkan polusi udara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekan Polusi Udara, Heru Budi Minta Gedung Tinggi di Jakarta Pasang Watermist


&amp;ldquo;Jadi kita melakukan penyemprotan dari atas Gedung Pertamina dan di bawahnya langsung diukur dengan alat PM 2,5. Itu ternyata bisa menurunkan kadar PM 2,5 yang ada di sekitaran gedung tersebut,&amp;rdquo; kata Asep kepada wartawan di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2023).


Asep menyebut bahwa penyemprotan air dari atas gedung dengan menggunakan water mist generator dinilai lebih efektif ketimbang melakukan penyiraman air di jalanan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polusi di Malam Hari Lebih Buruk, Ini Penjelasan BMKG


Sehingga, kata Asep, nantinya gedung-gedung yang berada di kawasan Ibu Kota bakal disarankan memasang water mist generator.



&amp;ldquo;Jadi disampaikan oleh Pak Gubernur juga bahwa  kemungkinan water mist itu akan kita coba terapkan di Jakarta,&amp;rdquo; ujarnya.








Kemudian, Asep menuturkan untuk harga dari water mist itu generator itu juga terjangkau. Dia mengungkap, bahwa air yang dibutuhkan untuk penyemprotan menggunakan water mist juga tidak banyak.



&amp;nbsp;BACA JUGA:

Buntut Kasus Bayi Tertukar, 5 Nakes Dinonaktifkan RS Sentosa Bogor


&amp;ldquo;Kemarin itu dari BRIN menyampaikan kisaran Rp50 juta 1 unit dan itu sangat mudah dibuat ya, kemarin baru uji coba. Jadi hari ini BRIN akan menyampaikan speknya kepada kami Pemprov DKI Jakarta; kemudian juga nanti kita koordinasikan untuk penerapannya,&amp;rdquo; jelas dia.





</content:encoded></item></channel></rss>
