<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bacaleg Perindo Rangkul Anak Muda Tekan Angka Kriminalitas di Bekasi   </title><description>Pergaulan pemuda yang sudah kebablasan juga jadi penyebab tingginya angka kriminalitas di Bekasi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/1/2873059/bacaleg-perindo-rangkul-anak-muda-tekan-angka-kriminalitas-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/1/2873059/bacaleg-perindo-rangkul-anak-muda-tekan-angka-kriminalitas-di-bekasi"/><item><title>Bacaleg Perindo Rangkul Anak Muda Tekan Angka Kriminalitas di Bekasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/1/2873059/bacaleg-perindo-rangkul-anak-muda-tekan-angka-kriminalitas-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/1/2873059/bacaleg-perindo-rangkul-anak-muda-tekan-angka-kriminalitas-di-bekasi</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/1/2873059/bacaleg-perindo-rangkul-anak-muda-tekan-angka-kriminalitas-di-bekasi-lBblIrUMoG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bacaleg Perindo, Asmawi. (Foto: Podcast Perindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/1/2873059/bacaleg-perindo-rangkul-anak-muda-tekan-angka-kriminalitas-di-bekasi-lBblIrUMoG.jpg</image><title>Bacaleg Perindo, Asmawi. (Foto: Podcast Perindo)</title></images><description>


JAKARTA - Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Perindo, Asmawi  mengatakan, selain faktor ekonomi, pergaulan pemuda yang sudah kebablasan juga jadi penyebab tingginya angka kriminalitas di Bekasi.
Tingkat kriminalitas di Bekasi mengalami peningkatan. Dari 2021 angka kriminalitas di Bekasi sebanyak 1.179 kasus. Namun, mengalami peningkatan di 2022 menjadi 1.532 kasus.
Menurut Asmawi, pergaulan anak muda tanpa pengawasan orang tua juga menjadi faktor meningkatnya angka kriminalitas di Bekasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tingkat Kriminalitas di Bekasi Meningkat, Bacaleg Perindo Sebut Faktor Ekonomi Jadi Penyebab

&quot;Pergaulan bebas, anak-anak muda yang terkena minuman keras dia bisa saja melakukan kejahatan-kejahatan yaitulah jadi menambah tingkat kriminal di kabupaten Bekasi,&quot; ujarnya dalam Podcast Aksi Nyata bertema Kasus Kriminalitas di Bekasi Meningkat, Apa Penyebabnya yang tayang di YouTube Partai Perindo, Jumat (25/8/2023).
Kata Asmawi, tindak kriminal yang sering terjadi di Bekasi yakni pencurian sepeda motor (curanmor) dan tawuran. Untuk mencegah hal itu, Asmawi mengaku merangkul para anak muda. Terutama yang berada di wilayahnya yakni di desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi.
Bagi dia, merangkul anak muda tidaklah susah. Apalagi, Asmawi juga menjabat sebagai ketua RW di wilayahnya, hal ini menjadi satu kewajiban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gelar Rapat Konsolidasi, DPW Perindo Sultra Ajak Kader Solid dan Saling Dukung

&quot;Kemarin juga kita merekrut anak muda, karena disamping itu saya mensupport anak muda agar anak muda ini melakukan hal-hal positif yang membuat anak muda kreatif,&quot; katanya.
Lanjut Asmawi, hal yang kerab dilakukan bersama anak muda di wilayahnya yakni dengan kerja bakti, nongkrong bersama dan berolahraga. Seperti bermain bola, Futsal dan Badminton.Di satu sisi, kata Asmawi polisi juga harus meningkatkan patroli di malam hari untuk mencegah aksi kriminalitas. Kemudian juga peran orang tua dalam mendidik anaknya.
&quot;Yang harus dilakukan dari pihak kepolisian Patroli rutin, terutama di wilayah yang rawan dan kedua masyarakat selalu menjaga. Terutama orang tua menjaga anaknya agar tidak keluar malam, kalau tidak ada kepentingan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Perindo, Asmawi  mengatakan, selain faktor ekonomi, pergaulan pemuda yang sudah kebablasan juga jadi penyebab tingginya angka kriminalitas di Bekasi.
Tingkat kriminalitas di Bekasi mengalami peningkatan. Dari 2021 angka kriminalitas di Bekasi sebanyak 1.179 kasus. Namun, mengalami peningkatan di 2022 menjadi 1.532 kasus.
Menurut Asmawi, pergaulan anak muda tanpa pengawasan orang tua juga menjadi faktor meningkatnya angka kriminalitas di Bekasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tingkat Kriminalitas di Bekasi Meningkat, Bacaleg Perindo Sebut Faktor Ekonomi Jadi Penyebab

&quot;Pergaulan bebas, anak-anak muda yang terkena minuman keras dia bisa saja melakukan kejahatan-kejahatan yaitulah jadi menambah tingkat kriminal di kabupaten Bekasi,&quot; ujarnya dalam Podcast Aksi Nyata bertema Kasus Kriminalitas di Bekasi Meningkat, Apa Penyebabnya yang tayang di YouTube Partai Perindo, Jumat (25/8/2023).
Kata Asmawi, tindak kriminal yang sering terjadi di Bekasi yakni pencurian sepeda motor (curanmor) dan tawuran. Untuk mencegah hal itu, Asmawi mengaku merangkul para anak muda. Terutama yang berada di wilayahnya yakni di desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi.
Bagi dia, merangkul anak muda tidaklah susah. Apalagi, Asmawi juga menjabat sebagai ketua RW di wilayahnya, hal ini menjadi satu kewajiban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gelar Rapat Konsolidasi, DPW Perindo Sultra Ajak Kader Solid dan Saling Dukung

&quot;Kemarin juga kita merekrut anak muda, karena disamping itu saya mensupport anak muda agar anak muda ini melakukan hal-hal positif yang membuat anak muda kreatif,&quot; katanya.
Lanjut Asmawi, hal yang kerab dilakukan bersama anak muda di wilayahnya yakni dengan kerja bakti, nongkrong bersama dan berolahraga. Seperti bermain bola, Futsal dan Badminton.Di satu sisi, kata Asmawi polisi juga harus meningkatkan patroli di malam hari untuk mencegah aksi kriminalitas. Kemudian juga peran orang tua dalam mendidik anaknya.
&quot;Yang harus dilakukan dari pihak kepolisian Patroli rutin, terutama di wilayah yang rawan dan kedua masyarakat selalu menjaga. Terutama orang tua menjaga anaknya agar tidak keluar malam, kalau tidak ada kepentingan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
