<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Musuh Donald Trump, dari Ketua DPR AS hingga PM Israel</title><description>Ini musuh-musuh Donald Trump.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/18/2873489/deretan-musuh-donald-trump-dari-ketua-dpr-as-hingga-pm-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/18/2873489/deretan-musuh-donald-trump-dari-ketua-dpr-as-hingga-pm-israel"/><item><title>Deretan Musuh Donald Trump, dari Ketua DPR AS hingga PM Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/18/2873489/deretan-musuh-donald-trump-dari-ketua-dpr-as-hingga-pm-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/18/2873489/deretan-musuh-donald-trump-dari-ketua-dpr-as-hingga-pm-israel</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Serli Utari Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/18/2873489/deretan-musuh-donald-trump-dari-ketua-dpr-as-hingga-pm-israel-X4t98KWvB2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/18/2873489/deretan-musuh-donald-trump-dari-ketua-dpr-as-hingga-pm-israel-X4t98KWvB2.jpg</image><title>Mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Donald Trump adalah tokoh yang kontroversial baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Mantan presiden Amerika Serikat (AS) berusia 77 tahun itu memiliki gaya bicara yang blak-blakan dan kerap mengejek lawan-lawannya, bahkan sekutunya sendiri. Dia juga mengambil sebuah langkah dan tindakan yang memicu berbagai reaksi dari kalangan politik dan warga Amerika.

BACA JUGA:
Marah di Medsos, Donald Trump Tuduh Penasihat Khusus Lakukan Pertemuan dengan Gedung Putih Minta Persetujuan Biden

Di bawah ini terdapat 7 nama yang bertentangan dengan keyakinan Trump dan tindakannya, dikutip dari The Hill.

1. Sen. Mitt Romney
Romney merupakan calon presiden Partai Republik 2012, terdapat dua alasan Romney menjadi musuh Trump. Pertama, Romney melambangkan Partai Republik yang oleh banyak orang diyakini telah dibajak Trump dan dibentuk ke dalam citranya pada 2016.
Pada 5 Oktober 2019 Trump pernah mengatakan &amp;ldquo;Dia (Romney) adalah keledai sombong yang telah melawan saya sejak awal,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Usulkan Persidangan Dimulai pada 2026, Trump Diduga Berusaha Ampuni Diri Sendiri Jika Menang Pilpres

Kedua, Romney adalah satu-satunya senator Partai Republik yang memberikan dukungan suara atas dakwaan terhadap Trump yang gagal pada 5 Februari 2020. Setahun kemudian, pada 13 Februari 2021, Romney bergabung dengan sembilan senator Partai Republik lainnya untuk menghukum Trump dalam sidang pelengseran keduanya yang gagal.
2. Ketua DPR AS Nancy Pelosi&amp;nbsp;
Nancy Pelosi adalah salah satu tokoh yang juga bergabung dalam Pelengseran Trump di DPR pada 18 Desember 2019 dan 13 Januari 2021.
Pada saat konferensi pers mingguannya pada 8 Desember, The Hill melaporkan Nancy. Ia mengatakan bahwa tidak akan pernah memaafkan mantan presiden Trump dan bawahannya atas trauma yang dialami staf Capitol Hill saat kerusuhan 6 Januari.

3. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu&amp;nbsp;
Alasan Benjamin menjadi musuh Trump karena Benjamin memberi selamat kepada presiden terpilih yaitu Joe Biden setelah AS mengatakan ia sebagai pemenang, pada saat itu juga Trump merasa tersinggung.

BACA JUGA:
Foto Foto Ikonik Donald Trump Selain Mugshot yang Viral

Pada 10 Desember 2021, The Hill menulis laporan bahwa Benjamin langsung membalas pernyataan Trump tersebut &amp;ldquo;penting untuk memberi selamat kepada Joe Biden.&amp;rdquo;
The Washington Post juga merilis laporan bahwa para pemimpin evangelis memperingatkan Trump untuk mengasingkan basis kristennya dengan menjauhkan diri dari pemimpin Israel. Hal ini menjadi pukulan balik bagi Trump, karena 81 persen protestan evangelis yang berkulit putih memilih Trump pada pemilihan presiden 2020.


4. Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnel
Sudah diketahui bahwa Trump dan McConnel saling membenci. Trump mengatakan McConnel tidak cukup setia kepadanya setelah pemilihan November 2020. Diketahui keduanya belum berbicara sejak 25 Desember 2020.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Ketua DPR AS Nancy Pelosi Mundur Usai Partai Republik Berkuasa&amp;nbsp;

5. Presiden Joe Biden&amp;nbsp;
Trump menganggap Joe Biden musuh sejak Presiden Demokrat itu memenangkan posisi jabatannya sekarang yaitu Presiden AS. Trump meyakini bahwa bagaimana seseorang yang kuat, berkuasa, dan tahu segalanya seperti dirinya bisa dikalahkan dalam pemilihan ulang dari orang tua, yang rendah, lemah dan cacat mental kalau bukan karena pemilihan tersebut dicurangi, dikutip dari The Hill.

6. Gubernur Georgia Brian Kemp dan Sekretaris Negara Bagian Brad Raffensperger&amp;nbsp;
Kemp dan Raffensperger membuat Trump marah pada saat menolak permintaan presiden untuk membatalkan hasil pemilu Georgia tahun 2020. Trump memastikan akan melakukan apapun untuk kekalahan Kemp dan Raffensperger.
7. Anggota DPR Liz Cheney
Bagi sebagian orang Amerika, Liz Cheney adalah pahlawan karena ia mampu mengatakan kebenaran tentang Trump dari tempat asalnya di House Select Committee pada 6 Januari. karena hal itu, Trump ingin Cheney keluar dari kongres atas memilih pelengserannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNS8xLzE2NDk1NC81L3g4anM1ZWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
The Hill melaporkan bahwa Trump mengatakan: &amp;ldquo;Cheney adalah orang bodoh yang sombong, dan Negara Bagian Wyoming yang hebat, bersama dengan Partai Republik, sepenuhnya memahami tindakannya, melihat berarti membencinya,&amp;rdquo; tambahnya &amp;ldquo;Semoga dia akan melanjutkan jalan yang tidak berkelanjutan ini dan dia akan segera pergi!.&amp;rdquo;



</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Donald Trump adalah tokoh yang kontroversial baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Mantan presiden Amerika Serikat (AS) berusia 77 tahun itu memiliki gaya bicara yang blak-blakan dan kerap mengejek lawan-lawannya, bahkan sekutunya sendiri. Dia juga mengambil sebuah langkah dan tindakan yang memicu berbagai reaksi dari kalangan politik dan warga Amerika.

BACA JUGA:
Marah di Medsos, Donald Trump Tuduh Penasihat Khusus Lakukan Pertemuan dengan Gedung Putih Minta Persetujuan Biden

Di bawah ini terdapat 7 nama yang bertentangan dengan keyakinan Trump dan tindakannya, dikutip dari The Hill.

1. Sen. Mitt Romney
Romney merupakan calon presiden Partai Republik 2012, terdapat dua alasan Romney menjadi musuh Trump. Pertama, Romney melambangkan Partai Republik yang oleh banyak orang diyakini telah dibajak Trump dan dibentuk ke dalam citranya pada 2016.
Pada 5 Oktober 2019 Trump pernah mengatakan &amp;ldquo;Dia (Romney) adalah keledai sombong yang telah melawan saya sejak awal,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Usulkan Persidangan Dimulai pada 2026, Trump Diduga Berusaha Ampuni Diri Sendiri Jika Menang Pilpres

Kedua, Romney adalah satu-satunya senator Partai Republik yang memberikan dukungan suara atas dakwaan terhadap Trump yang gagal pada 5 Februari 2020. Setahun kemudian, pada 13 Februari 2021, Romney bergabung dengan sembilan senator Partai Republik lainnya untuk menghukum Trump dalam sidang pelengseran keduanya yang gagal.
2. Ketua DPR AS Nancy Pelosi&amp;nbsp;
Nancy Pelosi adalah salah satu tokoh yang juga bergabung dalam Pelengseran Trump di DPR pada 18 Desember 2019 dan 13 Januari 2021.
Pada saat konferensi pers mingguannya pada 8 Desember, The Hill melaporkan Nancy. Ia mengatakan bahwa tidak akan pernah memaafkan mantan presiden Trump dan bawahannya atas trauma yang dialami staf Capitol Hill saat kerusuhan 6 Januari.

3. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu&amp;nbsp;
Alasan Benjamin menjadi musuh Trump karena Benjamin memberi selamat kepada presiden terpilih yaitu Joe Biden setelah AS mengatakan ia sebagai pemenang, pada saat itu juga Trump merasa tersinggung.

BACA JUGA:
Foto Foto Ikonik Donald Trump Selain Mugshot yang Viral

Pada 10 Desember 2021, The Hill menulis laporan bahwa Benjamin langsung membalas pernyataan Trump tersebut &amp;ldquo;penting untuk memberi selamat kepada Joe Biden.&amp;rdquo;
The Washington Post juga merilis laporan bahwa para pemimpin evangelis memperingatkan Trump untuk mengasingkan basis kristennya dengan menjauhkan diri dari pemimpin Israel. Hal ini menjadi pukulan balik bagi Trump, karena 81 persen protestan evangelis yang berkulit putih memilih Trump pada pemilihan presiden 2020.


4. Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnel
Sudah diketahui bahwa Trump dan McConnel saling membenci. Trump mengatakan McConnel tidak cukup setia kepadanya setelah pemilihan November 2020. Diketahui keduanya belum berbicara sejak 25 Desember 2020.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Ketua DPR AS Nancy Pelosi Mundur Usai Partai Republik Berkuasa&amp;nbsp;

5. Presiden Joe Biden&amp;nbsp;
Trump menganggap Joe Biden musuh sejak Presiden Demokrat itu memenangkan posisi jabatannya sekarang yaitu Presiden AS. Trump meyakini bahwa bagaimana seseorang yang kuat, berkuasa, dan tahu segalanya seperti dirinya bisa dikalahkan dalam pemilihan ulang dari orang tua, yang rendah, lemah dan cacat mental kalau bukan karena pemilihan tersebut dicurangi, dikutip dari The Hill.

6. Gubernur Georgia Brian Kemp dan Sekretaris Negara Bagian Brad Raffensperger&amp;nbsp;
Kemp dan Raffensperger membuat Trump marah pada saat menolak permintaan presiden untuk membatalkan hasil pemilu Georgia tahun 2020. Trump memastikan akan melakukan apapun untuk kekalahan Kemp dan Raffensperger.
7. Anggota DPR Liz Cheney
Bagi sebagian orang Amerika, Liz Cheney adalah pahlawan karena ia mampu mengatakan kebenaran tentang Trump dari tempat asalnya di House Select Committee pada 6 Januari. karena hal itu, Trump ingin Cheney keluar dari kongres atas memilih pelengserannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNS8xLzE2NDk1NC81L3g4anM1ZWY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
The Hill melaporkan bahwa Trump mengatakan: &amp;ldquo;Cheney adalah orang bodoh yang sombong, dan Negara Bagian Wyoming yang hebat, bersama dengan Partai Republik, sepenuhnya memahami tindakannya, melihat berarti membencinya,&amp;rdquo; tambahnya &amp;ldquo;Semoga dia akan melanjutkan jalan yang tidak berkelanjutan ini dan dia akan segera pergi!.&amp;rdquo;



</content:encoded></item></channel></rss>
