<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik Oknum Paspampres dan 2 TNI Habisi Nyawa Imam Masykur dan Buang Jasadnya di Waduk Jatiluhur</title><description>Selanjutnya, para pelaku membuang jasad Imam Masykur (25) di Waduk Jatiluhur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873087/detik-detik-oknum-paspampres-dan-2-tni-habisi-nyawa-imam-masykur-dan-buang-jasadnya-di-waduk-jatiluhur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873087/detik-detik-oknum-paspampres-dan-2-tni-habisi-nyawa-imam-masykur-dan-buang-jasadnya-di-waduk-jatiluhur"/><item><title>Detik-Detik Oknum Paspampres dan 2 TNI Habisi Nyawa Imam Masykur dan Buang Jasadnya di Waduk Jatiluhur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873087/detik-detik-oknum-paspampres-dan-2-tni-habisi-nyawa-imam-masykur-dan-buang-jasadnya-di-waduk-jatiluhur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873087/detik-detik-oknum-paspampres-dan-2-tni-habisi-nyawa-imam-masykur-dan-buang-jasadnya-di-waduk-jatiluhur</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873087/detik-detik-oknum-paspampres-dan-2-tni-habisi-nyawa-imam-masykur-dan-buang-jasadnya-di-waduk-jatiluhur-lD8iehEWp3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873087/detik-detik-oknum-paspampres-dan-2-tni-habisi-nyawa-imam-masykur-dan-buang-jasadnya-di-waduk-jatiluhur-lD8iehEWp3.jpg</image><title>Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan,  tiga orang tersangka anggota TNI yang melakukan penculikan dan penganiayaan warga Aceh Imam Masykur ternyata tak saling kenal dengan korban.
Dia pun menceritakan bagaimana awalnya ketiga pelaku yang merupakan anggota TNI AD itu menculik pemuda 25 tahun yang berujung pada pembunuhan tersebut.

BACA JUGA:
Selain Oknum Paspampres, Ini Dua Prajurit Pelaku Penculik dan Penganiayaan Warga Aceh hingga Tewas

&quot;Enggak saling kenal (korban dan pelaku). Enggak kenal,&quot; kata Kolonel CPM Irsyad, dikutip Selasa (29/8/2023).
Irsyad melanjutkan, ketiga oknum TNI sudah mengetahui apabila Imam menjual obat-obatan. RM, J, dan HS akhirnya mengaku menjadi polisi bodong sehingga bisa menculik dan memeras Imam.

BACA JUGA:
Sebelum Tewas di Tangan Paspampres, Imam Masykur Pernah Diculik dan Ditebus Keluarga Rp15 Juta

Salah satu dari tiga tersangka tersebut adalah Praka Riswandi Manik yang merupakan anggota Ta Walis 3/3/11 Ki C Walis Yonwalprotneg Paspampres.
&quot;Ya dia sudah mengetahui kalau kelompok ini penjual obat-obatan itu, dan kalau dia diculik, diperas, dia cenderung tidak lapor dengan kepolisian,&quot; kata dia.
&quot;Jadi pura-pura jadi polisi bodong, tangkap, terus meminta sejumlah uang buat ditebus,&quot; terang Irsyad.Namun Irsyad berspekulasi penculikan itu kelewatan sehingga menyebabkan korban tewas. &quot;Namun pelaksanaannya mungkin kelewatan sehingga menyebabkan meninggal itu aja simpel,&quot; papar dia.
Selanjutnya, para pelaku membuang jasad Imam Masykur (25) di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Pihaknya masih menelusuri alasan para pelaku membuang jasad Imam ke Waduk Jatiluhur hingga hanyut ke Karawang.
&quot;Kemudian hanyut, tanggal 15 Agustus ketemu di sungai di daerah Karawang. Nah pria tidak dikenal ini diamankan kepolisian dibawa ke RSUD,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan,  tiga orang tersangka anggota TNI yang melakukan penculikan dan penganiayaan warga Aceh Imam Masykur ternyata tak saling kenal dengan korban.
Dia pun menceritakan bagaimana awalnya ketiga pelaku yang merupakan anggota TNI AD itu menculik pemuda 25 tahun yang berujung pada pembunuhan tersebut.

BACA JUGA:
Selain Oknum Paspampres, Ini Dua Prajurit Pelaku Penculik dan Penganiayaan Warga Aceh hingga Tewas

&quot;Enggak saling kenal (korban dan pelaku). Enggak kenal,&quot; kata Kolonel CPM Irsyad, dikutip Selasa (29/8/2023).
Irsyad melanjutkan, ketiga oknum TNI sudah mengetahui apabila Imam menjual obat-obatan. RM, J, dan HS akhirnya mengaku menjadi polisi bodong sehingga bisa menculik dan memeras Imam.

BACA JUGA:
Sebelum Tewas di Tangan Paspampres, Imam Masykur Pernah Diculik dan Ditebus Keluarga Rp15 Juta

Salah satu dari tiga tersangka tersebut adalah Praka Riswandi Manik yang merupakan anggota Ta Walis 3/3/11 Ki C Walis Yonwalprotneg Paspampres.
&quot;Ya dia sudah mengetahui kalau kelompok ini penjual obat-obatan itu, dan kalau dia diculik, diperas, dia cenderung tidak lapor dengan kepolisian,&quot; kata dia.
&quot;Jadi pura-pura jadi polisi bodong, tangkap, terus meminta sejumlah uang buat ditebus,&quot; terang Irsyad.Namun Irsyad berspekulasi penculikan itu kelewatan sehingga menyebabkan korban tewas. &quot;Namun pelaksanaannya mungkin kelewatan sehingga menyebabkan meninggal itu aja simpel,&quot; papar dia.
Selanjutnya, para pelaku membuang jasad Imam Masykur (25) di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Pihaknya masih menelusuri alasan para pelaku membuang jasad Imam ke Waduk Jatiluhur hingga hanyut ke Karawang.
&quot;Kemudian hanyut, tanggal 15 Agustus ketemu di sungai di daerah Karawang. Nah pria tidak dikenal ini diamankan kepolisian dibawa ke RSUD,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
