<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Bunuh Imam, Oknum Paspampres Buang Korban Penculikan di Tol Cikeas Usai Dianiaya</title><description>Korban pun sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan Imam Masykur hingga tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873407/sebelum-bunuh-imam-oknum-paspampres-buang-korban-penculikan-di-tol-cikeas-usai-dianiaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873407/sebelum-bunuh-imam-oknum-paspampres-buang-korban-penculikan-di-tol-cikeas-usai-dianiaya"/><item><title>Sebelum Bunuh Imam, Oknum Paspampres Buang Korban Penculikan di Tol Cikeas Usai Dianiaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873407/sebelum-bunuh-imam-oknum-paspampres-buang-korban-penculikan-di-tol-cikeas-usai-dianiaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873407/sebelum-bunuh-imam-oknum-paspampres-buang-korban-penculikan-di-tol-cikeas-usai-dianiaya</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873407/sebelum-bunuh-imam-oknum-paspampres-buang-korban-penculikan-di-tol-cikeas-usai-dianiaya-LToCCjml6r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873407/sebelum-bunuh-imam-oknum-paspampres-buang-korban-penculikan-di-tol-cikeas-usai-dianiaya-LToCCjml6r.jpg</image><title>Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MS81L3g4bmp1ZjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tiga oknum anggota TNI diketahui sempat menculik dua korban yang hendak dianiaya. Namun, satu korban dilepaskan di Tol Cikeas karena sempat mengalami kesulitan bernapas usai dianiaya.

BACA JUGA:
Sempat Kabur, Kakak Ipar Praka Riswandi Manik Jadi Tersangka Pembunuhan Imam Masykur

Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar menjelaskan salah satu korban, Imam Masykur (25) diculik dan dianiaya hingga tewas karena dimintai uang tebusan senila Rp50 juta yang ditolaknya. Selain Imam, Irsyad mengatakan ada satu korban lagi yang sempat diculik.
&quot;Sebenarnya yang diculik itu dua orang tapi yang satu dilepas di sekitar tol Cikeas. Itu korban dilepas karena mendapati korban kondisinya sudah agak nafas juga susah karena ketakutannya. Nah itu kita periksa sebagai saksi,&quot; ujar Hamdie di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2023).

BACA JUGA:
Paspampres Bunuh Warga Aceh, 6 Pelaku Berhasil Ditangkap Aparat Gabungan

Irsyad menjelaskan, korban pun sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan Imam Masykur hingga tewas.
Irsyad melanjutkan, selain oknum Paspampres Praka Riswandi Manik, dua lainnya yakni berasal dari kesatuan Direktorat Topografi dan satuan Kodam Iskandar Muda.Ketiganya ditahan di Pomdam Jaya, sedangkan tersangka sipil yang merupakan kakak ipar Praka RM diproses dan ditahan di Polda Metro Jaya.



&quot;Selain dari tiga oknum tersebut, ada juga tersangka dari sipil yang sekarang sudah dalam proses ditahan di Polda Metro Jaya,&quot; kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MS81L3g4bmp1ZjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tiga oknum anggota TNI diketahui sempat menculik dua korban yang hendak dianiaya. Namun, satu korban dilepaskan di Tol Cikeas karena sempat mengalami kesulitan bernapas usai dianiaya.

BACA JUGA:
Sempat Kabur, Kakak Ipar Praka Riswandi Manik Jadi Tersangka Pembunuhan Imam Masykur

Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar menjelaskan salah satu korban, Imam Masykur (25) diculik dan dianiaya hingga tewas karena dimintai uang tebusan senila Rp50 juta yang ditolaknya. Selain Imam, Irsyad mengatakan ada satu korban lagi yang sempat diculik.
&quot;Sebenarnya yang diculik itu dua orang tapi yang satu dilepas di sekitar tol Cikeas. Itu korban dilepas karena mendapati korban kondisinya sudah agak nafas juga susah karena ketakutannya. Nah itu kita periksa sebagai saksi,&quot; ujar Hamdie di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2023).

BACA JUGA:
Paspampres Bunuh Warga Aceh, 6 Pelaku Berhasil Ditangkap Aparat Gabungan

Irsyad menjelaskan, korban pun sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan Imam Masykur hingga tewas.
Irsyad melanjutkan, selain oknum Paspampres Praka Riswandi Manik, dua lainnya yakni berasal dari kesatuan Direktorat Topografi dan satuan Kodam Iskandar Muda.Ketiganya ditahan di Pomdam Jaya, sedangkan tersangka sipil yang merupakan kakak ipar Praka RM diproses dan ditahan di Polda Metro Jaya.



&quot;Selain dari tiga oknum tersebut, ada juga tersangka dari sipil yang sekarang sudah dalam proses ditahan di Polda Metro Jaya,&quot; kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari.

</content:encoded></item></channel></rss>
