<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Oknum TNI Penganiaya Pemuda Aceh Ternyata Satu Angkatan, Aksi Pelaku Terencana</title><description>Selain hal tersebut, Irsyad juga menjelaskan karena satu angkatan, ketiga oknum tersangka TNI ini mudah berkomunikasi</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873447/tiga-oknum-tni-penganiaya-pemuda-aceh-ternyata-satu-angkatan-aksi-pelaku-terencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873447/tiga-oknum-tni-penganiaya-pemuda-aceh-ternyata-satu-angkatan-aksi-pelaku-terencana"/><item><title>Tiga Oknum TNI Penganiaya Pemuda Aceh Ternyata Satu Angkatan, Aksi Pelaku Terencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873447/tiga-oknum-tni-penganiaya-pemuda-aceh-ternyata-satu-angkatan-aksi-pelaku-terencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873447/tiga-oknum-tni-penganiaya-pemuda-aceh-ternyata-satu-angkatan-aksi-pelaku-terencana</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 19:09 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873447/tiga-oknum-tni-penganiaya-pemuda-aceh-ternyata-satu-angkatan-aksi-pelaku-terencana-GhdKk4QXWM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tiga oknum TNI penyiksa Imam Masykur ternyata satu angkatan/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873447/tiga-oknum-tni-penganiaya-pemuda-aceh-ternyata-satu-angkatan-aksi-pelaku-terencana-GhdKk4QXWM.jpg</image><title>Tiga oknum TNI penyiksa Imam Masykur ternyata satu angkatan/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MS81L3g4bmp1ZjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengungkapkan, tiga oknum TNI pelaku penculikan dan penganiayaan pemuda Aceh, Imam Masykur (25), merupakan satu angkatan.

Ketiganya, ungkap Irsyad, yakni Praka RM dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka HS dari kesatuan Direktorat Topografi, dan Praka J dari Satuan Kodam Iskandar Muda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sebelum Bunuh Imam, Oknum Paspampres Buang Korban Penculikan di Tol Cikeas Usai Dianiaya

&quot;3 tersangka TNI ini satu angkatan yang mereka juga latar belakangnya juga adalah orang-orang dari Aceh. Yang sama-sama berdinas dan berada di Jakarta,&quot; ujar Irsyad di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2023).

Selain hal tersebut, Irsyad juga menjelaskan karena satu angkatan, ketiga oknum tersangka TNI ini mudah berkomunikasi dan merencanakan upaya penculikan dan penganiayaan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata Segini Gaji dan Tunjangan Paspampres yang Aniaya Pemuda hingga Tewas, Bisa Dihukum Mati!

&quot;Sehingga mereka melakukan itu secara bersamaan terencana untuk penculikan dan pemerasannya, mereka itu memang dari kelompok orang yang sama,&quot; ujarnya.

Lebih lanjut, selain Imam, Irsyad mengatakan ada satu korban lagi yang sempat diculik.

&quot;Sebenarnya yang diculik itu dua orang tapi yang satu dilepas di sekitar tol Cikeas. Itu korban dilepas karena mendapati korban kondisinya nafas juga susah karena ketakutannya. Nah itu kita periksa sebagai saksi,&quot; ujarnya.





Irsyad menjelaskan, korban pun sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan Imam Masykur hingga tewas. Irsyad menambahkan, selain seorang Paspampres, dua lainnya yakni berasal dari kesatuan direktorat topografi dan satuan kodam iskandar muda.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aksi Pencurian Besi Penutup Saluran Air Terekam CCTV, Pelaku Tak Ditahan Polisi


Ketiganya ditahan di Pomdam Jaya, sedangkan tersangka sipil yang merupakan kakak ipar Praka RM diproses dan ditahan di Polda Metro Jaya.



&quot;Selain dari tiga oknum tersebut, ada juga tersangka dari sipil yang sekarang sudah dalam proses ditahan di Polda Metro Jaya,&quot; kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MS81L3g4bmp1ZjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengungkapkan, tiga oknum TNI pelaku penculikan dan penganiayaan pemuda Aceh, Imam Masykur (25), merupakan satu angkatan.

Ketiganya, ungkap Irsyad, yakni Praka RM dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka HS dari kesatuan Direktorat Topografi, dan Praka J dari Satuan Kodam Iskandar Muda.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sebelum Bunuh Imam, Oknum Paspampres Buang Korban Penculikan di Tol Cikeas Usai Dianiaya

&quot;3 tersangka TNI ini satu angkatan yang mereka juga latar belakangnya juga adalah orang-orang dari Aceh. Yang sama-sama berdinas dan berada di Jakarta,&quot; ujar Irsyad di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2023).

Selain hal tersebut, Irsyad juga menjelaskan karena satu angkatan, ketiga oknum tersangka TNI ini mudah berkomunikasi dan merencanakan upaya penculikan dan penganiayaan tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ternyata Segini Gaji dan Tunjangan Paspampres yang Aniaya Pemuda hingga Tewas, Bisa Dihukum Mati!

&quot;Sehingga mereka melakukan itu secara bersamaan terencana untuk penculikan dan pemerasannya, mereka itu memang dari kelompok orang yang sama,&quot; ujarnya.

Lebih lanjut, selain Imam, Irsyad mengatakan ada satu korban lagi yang sempat diculik.

&quot;Sebenarnya yang diculik itu dua orang tapi yang satu dilepas di sekitar tol Cikeas. Itu korban dilepas karena mendapati korban kondisinya nafas juga susah karena ketakutannya. Nah itu kita periksa sebagai saksi,&quot; ujarnya.





Irsyad menjelaskan, korban pun sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus penculikan dan penganiayaan Imam Masykur hingga tewas. Irsyad menambahkan, selain seorang Paspampres, dua lainnya yakni berasal dari kesatuan direktorat topografi dan satuan kodam iskandar muda.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aksi Pencurian Besi Penutup Saluran Air Terekam CCTV, Pelaku Tak Ditahan Polisi


Ketiganya ditahan di Pomdam Jaya, sedangkan tersangka sipil yang merupakan kakak ipar Praka RM diproses dan ditahan di Polda Metro Jaya.



&quot;Selain dari tiga oknum tersebut, ada juga tersangka dari sipil yang sekarang sudah dalam proses ditahan di Polda Metro Jaya,&quot; kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari.





</content:encoded></item></channel></rss>
