<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gandeng Polisi Tiongkok, Polri Tangkap Pelaku Love Scamming di Batam   </title><description>Polri melakukan join operation dengan Ministry of Public Security of RRT, melakukan penangkapan pelaku tindak pidana love scamming</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873520/gandeng-polisi-tiongkok-polri-tangkap-pelaku-love-scamming-di-batam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873520/gandeng-polisi-tiongkok-polri-tangkap-pelaku-love-scamming-di-batam"/><item><title> Gandeng Polisi Tiongkok, Polri Tangkap Pelaku Love Scamming di Batam   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873520/gandeng-polisi-tiongkok-polri-tangkap-pelaku-love-scamming-di-batam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/337/2873520/gandeng-polisi-tiongkok-polri-tangkap-pelaku-love-scamming-di-batam</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873520/gandeng-polisi-tiongkok-polri-tangkap-pelaku-love-scamming-di-batam-0ZAkdKfNwI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873520/gandeng-polisi-tiongkok-polri-tangkap-pelaku-love-scamming-di-batam-0ZAkdKfNwI.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) melakukan join operation dengan Ministry of Public Security of Republik Rakyat Tiongkok (RRT), melakukan penangkapan pelaku tindak pidana love scamming di Komplek Cammo Industrial Park Simpang Kara, Kepulauan Riau.

&quot;Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) melakukan join operation penangkapan pelaku love scamming di Kepulauan Riau pada hari ini,&quot; kata Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho kepada awak media, Jakarta, Selasa (29/8/2023).

Sandi menjelaskan, kegiatan penangkapan ini juga melibatkan personel dari Ministry of Public Security of China sebanyak delapan orang.

BACA JUGA:
41 WNI Terjerat Online Scam di Kamboja Telah Kembali ke Indonesia

Lebih lanjut, Sandi menuturkan, para pelaku love scamming diduga merupakan warga RRT yang berbasis di Kota Batam, Kepulauan Riau.

&quot;Pelaku WNA RRT dengan rincian jenis kelamin 83 orang laki-laki dan 5 orang jenis kelamin perempuan ditangkap di daerah Cammo Industrial Park Simpang Kara,&quot; ujar Sandi.

Sandi menuturkan, sejauh ini dari hasil penyelidikan sementara para korban love scamming berada di China. Namun para pelaku beroperasi di Indonesia. Saat ini sedang didalami oleh Interpol dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) apakah ada korban Warga Negara Indonesia (WNI).

BACA JUGA:
Kemlu RI Pulangkan 9 WNI Korban TPPO Online Scamming dari Myanmar


&quot;Jika tidak ada korban WNI maka mereka akan dideportasi ke China. Jika ada (korban WNI) maka akan dihubungkan antara korban dengan pelakunya siapa dari 88 orang pelaku yang sudah diamankan dan tidak akan dikembalikan (ke China), tetapi diproses hukum di Indonesia,&quot; ucap Sandi.



Sandi menegaskan, join operation antara Polri dan China ini merupakan langkah konkrit dan tindaklanjut hasil ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).



&quot;Kegiatan join operation dengan Negara RRC merupakan langkah konkrit tindak lanjut AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, NTT,&quot; tutup Sandi.



</description><content:encoded>

JAKARTA - Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) melakukan join operation dengan Ministry of Public Security of Republik Rakyat Tiongkok (RRT), melakukan penangkapan pelaku tindak pidana love scamming di Komplek Cammo Industrial Park Simpang Kara, Kepulauan Riau.

&quot;Polri melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) melakukan join operation penangkapan pelaku love scamming di Kepulauan Riau pada hari ini,&quot; kata Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho kepada awak media, Jakarta, Selasa (29/8/2023).

Sandi menjelaskan, kegiatan penangkapan ini juga melibatkan personel dari Ministry of Public Security of China sebanyak delapan orang.

BACA JUGA:
41 WNI Terjerat Online Scam di Kamboja Telah Kembali ke Indonesia

Lebih lanjut, Sandi menuturkan, para pelaku love scamming diduga merupakan warga RRT yang berbasis di Kota Batam, Kepulauan Riau.

&quot;Pelaku WNA RRT dengan rincian jenis kelamin 83 orang laki-laki dan 5 orang jenis kelamin perempuan ditangkap di daerah Cammo Industrial Park Simpang Kara,&quot; ujar Sandi.

Sandi menuturkan, sejauh ini dari hasil penyelidikan sementara para korban love scamming berada di China. Namun para pelaku beroperasi di Indonesia. Saat ini sedang didalami oleh Interpol dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) apakah ada korban Warga Negara Indonesia (WNI).

BACA JUGA:
Kemlu RI Pulangkan 9 WNI Korban TPPO Online Scamming dari Myanmar


&quot;Jika tidak ada korban WNI maka mereka akan dideportasi ke China. Jika ada (korban WNI) maka akan dihubungkan antara korban dengan pelakunya siapa dari 88 orang pelaku yang sudah diamankan dan tidak akan dikembalikan (ke China), tetapi diproses hukum di Indonesia,&quot; ucap Sandi.



Sandi menegaskan, join operation antara Polri dan China ini merupakan langkah konkrit dan tindaklanjut hasil ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).



&quot;Kegiatan join operation dengan Negara RRC merupakan langkah konkrit tindak lanjut AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, NTT,&quot; tutup Sandi.



</content:encoded></item></channel></rss>
