<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria yang Bacok Warga di Cengkareng Ternyata Bukan ODGJ, Polisi Ungkap Motifnya   </title><description>Sehingga, ia kerap memalak orang-orang termasuk R</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/338/2873311/pria-yang-bacok-warga-di-cengkareng-ternyata-bukan-odgj-polisi-ungkap-motifnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/338/2873311/pria-yang-bacok-warga-di-cengkareng-ternyata-bukan-odgj-polisi-ungkap-motifnya"/><item><title>Pria yang Bacok Warga di Cengkareng Ternyata Bukan ODGJ, Polisi Ungkap Motifnya   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/338/2873311/pria-yang-bacok-warga-di-cengkareng-ternyata-bukan-odgj-polisi-ungkap-motifnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/338/2873311/pria-yang-bacok-warga-di-cengkareng-ternyata-bukan-odgj-polisi-ungkap-motifnya</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/338/2873311/pria-yang-bacok-warga-di-cengkareng-ternyata-bukan-odgj-polisi-ungkap-motifnya-FavgEVWbdA.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/338/2873311/pria-yang-bacok-warga-di-cengkareng-ternyata-bukan-odgj-polisi-ungkap-motifnya-FavgEVWbdA.JPG</image><title>Ilustrasi/Foto: Freepik</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNi8xLzE2NzI0OS81L3g4bHRleDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. M. Syahduddi mengungkap alasan J (43) pria yang sempat diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) membacok R (53) warga Jalan Melati, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (27/8/2023) lalu.

Syahduddi Mengatakan, J merupakan orang yang tengah kecanduan narkoba. Sehingga, ia kerap memalak orang-orang termasuk R. Namun, karena R tidak memberi, akhirnya munculah pembacokan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Remaja Nekat Bacok Adik Kelas di Dalam Sekolah Lantaran Dendam

&quot;Karena dia aktivitasnya sering melakukan narkoba jadi suka melakukan upaya pemerasan, pemalakan terhadap warga. Terus diingatkan, karena dia tak terima ditegor akhirnya menganiaya korban,&quot; ujar Syahduddi di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (29/8/2023).

Adapun, kata Syahduddi, korban kini tengah berada di rumah sakit guna menjalani pengobatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sadis! Pria Diduga ODGJ Bacok Warga di Cengkareng Jakbar

&quot;Ada sayatan di beberapa bagian tubuh. Sabetan lengan kiri, sabetan di kaki kanan dan di bagian punggung,&quot; imbuhnya.

Diketahui, Seorang pria berinisial J (43) membacok pria berinisial R (53) di Jalan Melati, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (27/8/2023) kemarin. J, sempat disebut Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) oleh warga sekitar.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, meski sempat dikira ODGJ karena perawakannya. Namun, J ternyata tidak terindikasi memiliki gangguan jiwa.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menag Larang Atribut Parpol Masuk Lembaga Pendidikan Islam saat Kampanye Politik

&quot;Informasi yang kita dapatkan ada awal informasi itu diduga pelaku ini adalah ODGJ, tapi setelah dilakukan interogasi penyelidikan observasi oleh penyidik, tidak ada indikasi bahwa yang bersangkutan adalah ODGJ,&quot; ujar Syahduddi di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (29/8/2023).



Usut punya usut, lanjut Syahduddi, J ternyata orang normal yang tengah mengkonsumsi narkoba. Hal ini, terungkap usai polisi memberlakukan tes urine kepada korban.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNi8xLzE2NzI0OS81L3g4bHRleDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. M. Syahduddi mengungkap alasan J (43) pria yang sempat diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) membacok R (53) warga Jalan Melati, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (27/8/2023) lalu.

Syahduddi Mengatakan, J merupakan orang yang tengah kecanduan narkoba. Sehingga, ia kerap memalak orang-orang termasuk R. Namun, karena R tidak memberi, akhirnya munculah pembacokan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Remaja Nekat Bacok Adik Kelas di Dalam Sekolah Lantaran Dendam

&quot;Karena dia aktivitasnya sering melakukan narkoba jadi suka melakukan upaya pemerasan, pemalakan terhadap warga. Terus diingatkan, karena dia tak terima ditegor akhirnya menganiaya korban,&quot; ujar Syahduddi di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (29/8/2023).

Adapun, kata Syahduddi, korban kini tengah berada di rumah sakit guna menjalani pengobatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sadis! Pria Diduga ODGJ Bacok Warga di Cengkareng Jakbar

&quot;Ada sayatan di beberapa bagian tubuh. Sabetan lengan kiri, sabetan di kaki kanan dan di bagian punggung,&quot; imbuhnya.

Diketahui, Seorang pria berinisial J (43) membacok pria berinisial R (53) di Jalan Melati, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (27/8/2023) kemarin. J, sempat disebut Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) oleh warga sekitar.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, meski sempat dikira ODGJ karena perawakannya. Namun, J ternyata tidak terindikasi memiliki gangguan jiwa.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menag Larang Atribut Parpol Masuk Lembaga Pendidikan Islam saat Kampanye Politik

&quot;Informasi yang kita dapatkan ada awal informasi itu diduga pelaku ini adalah ODGJ, tapi setelah dilakukan interogasi penyelidikan observasi oleh penyidik, tidak ada indikasi bahwa yang bersangkutan adalah ODGJ,&quot; ujar Syahduddi di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (29/8/2023).



Usut punya usut, lanjut Syahduddi, J ternyata orang normal yang tengah mengkonsumsi narkoba. Hal ini, terungkap usai polisi memberlakukan tes urine kepada korban.</content:encoded></item></channel></rss>
