<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenazah Pemuda Aceh Tewas Dibunuh Oknum Paspampres Sempat 8 Hari di Kamar Mayat</title><description>Korban dibawa ke RSUD Karawang dan menginap selama 8 hari karena tidak ada pihak keluarga yang mengambil.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/525/2873192/jenazah-pemuda-aceh-tewas-dibunuh-oknum-paspampres-sempat-8-hari-di-kamar-mayat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/29/525/2873192/jenazah-pemuda-aceh-tewas-dibunuh-oknum-paspampres-sempat-8-hari-di-kamar-mayat"/><item><title>Jenazah Pemuda Aceh Tewas Dibunuh Oknum Paspampres Sempat 8 Hari di Kamar Mayat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/29/525/2873192/jenazah-pemuda-aceh-tewas-dibunuh-oknum-paspampres-sempat-8-hari-di-kamar-mayat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/29/525/2873192/jenazah-pemuda-aceh-tewas-dibunuh-oknum-paspampres-sempat-8-hari-di-kamar-mayat</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/525/2873192/jenazah-pemuda-aceh-tewas-dibunuh-oknum-paspampres-sempat-8-hari-di-kamar-mayat-jIUJBbcGbf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP penemuan mayat pemuda Aceh yang tewas dianiaya oknum Paspampres. (Foto: Nilakusuma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/525/2873192/jenazah-pemuda-aceh-tewas-dibunuh-oknum-paspampres-sempat-8-hari-di-kamar-mayat-jIUJBbcGbf.jpg</image><title>TKP penemuan mayat pemuda Aceh yang tewas dianiaya oknum Paspampres. (Foto: Nilakusuma)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi8xLzE2OTU1NS81L3g4bmVqNWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KARAWANG &amp;ndash; Jenazah korban penculikan dan penganiayaan oknum Paspampres hingga tewas, Imam Masykur ditemukan di Bendungan Curuk Karawang. Korban ditemukan dalam keadaan tewas tersangkut di tengah ilalang sungai. Korban dibawa ke RSUD Karawang dan menginap selama 8 hari karena tidak ada pihak keluarga yang mengambil.

Humas RSUD Karawang, Andi Senjayani mengatakan pihak rumah sakit tidak mengetahui jika mayat yang dititipkan merupakan korban pembunuhan. RSUD Karawang hanya bertugas melayani soal medis dan tidak mencampuri lebih jauh soal penemuan mayat tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sempat Kabur, Kakak Ipar Praka Riswandi Manik Jadi Tersangka Pembunuhan Imam Masykur

&quot;Kami mendapat kiriman jenazah atas nama Imam, Selasa 15 Agustus sore dari Polres Karawang. Jenazah sempat menginap 8 hari karena tidak ada pihak keluarga yang mengambil.  Tapi kemudian ada petugas Polda Metro Jaya dari Pomdam Jaya mengambil jenazah itu, &quot; kata

Menurut Andi, petugas dari Polres Karawang membawa jenazah dan meminta visum luar saja. Pasalnya, identitas jenazah belum diketahui sehingga belum ada pemeriksaan lanjutan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Fakta Pembunuhan Pemuda Aceh, Pernah Diculik Sebelumnya

&amp;ldquo;Hasil pemeriksaan luar sudah kami berikan ke polisi. Kami tidak boleh menjelaskan hasil pemeriksaan kecuali kepada polisi yang membawa jenazah tersebut, &quot; katanya.Kemudian pihak RSUD melakukan pemeriksaan lanjutan setelah kedatangan Polda Metro Jaya dan Pomdam Jaya. Hasil pemeriksaan lanjutan diketahui jenazah tersebut bernama Imam Maksyur (25).



&quot;Pomdam Jaya dan Polda Metro Jaya bersama Polres Karawang langsung membawa jenazah ke RS Subroto pada 23 Agustus,&quot; katanya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMi8xLzE2OTU1NS81L3g4bmVqNWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KARAWANG &amp;ndash; Jenazah korban penculikan dan penganiayaan oknum Paspampres hingga tewas, Imam Masykur ditemukan di Bendungan Curuk Karawang. Korban ditemukan dalam keadaan tewas tersangkut di tengah ilalang sungai. Korban dibawa ke RSUD Karawang dan menginap selama 8 hari karena tidak ada pihak keluarga yang mengambil.

Humas RSUD Karawang, Andi Senjayani mengatakan pihak rumah sakit tidak mengetahui jika mayat yang dititipkan merupakan korban pembunuhan. RSUD Karawang hanya bertugas melayani soal medis dan tidak mencampuri lebih jauh soal penemuan mayat tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sempat Kabur, Kakak Ipar Praka Riswandi Manik Jadi Tersangka Pembunuhan Imam Masykur

&quot;Kami mendapat kiriman jenazah atas nama Imam, Selasa 15 Agustus sore dari Polres Karawang. Jenazah sempat menginap 8 hari karena tidak ada pihak keluarga yang mengambil.  Tapi kemudian ada petugas Polda Metro Jaya dari Pomdam Jaya mengambil jenazah itu, &quot; kata

Menurut Andi, petugas dari Polres Karawang membawa jenazah dan meminta visum luar saja. Pasalnya, identitas jenazah belum diketahui sehingga belum ada pemeriksaan lanjutan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Fakta Pembunuhan Pemuda Aceh, Pernah Diculik Sebelumnya

&amp;ldquo;Hasil pemeriksaan luar sudah kami berikan ke polisi. Kami tidak boleh menjelaskan hasil pemeriksaan kecuali kepada polisi yang membawa jenazah tersebut, &quot; katanya.Kemudian pihak RSUD melakukan pemeriksaan lanjutan setelah kedatangan Polda Metro Jaya dan Pomdam Jaya. Hasil pemeriksaan lanjutan diketahui jenazah tersebut bernama Imam Maksyur (25).



&quot;Pomdam Jaya dan Polda Metro Jaya bersama Polres Karawang langsung membawa jenazah ke RS Subroto pada 23 Agustus,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
