<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Misi Penjaga Perdamaian Uni Afrika Tarik 3.000 Tentara di Somalia</title><description>Pemulangan gelombang pertama 2.000 tentara dari Somalia awal tahun ini merupakan bagian dari Rencana Transisi Somalia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/18/2874147/misi-penjaga-perdamaian-uni-afrika-tarik-3-000-tentara-di-somalia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/30/18/2874147/misi-penjaga-perdamaian-uni-afrika-tarik-3-000-tentara-di-somalia"/><item><title>Misi Penjaga Perdamaian Uni Afrika Tarik 3.000 Tentara di Somalia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/18/2874147/misi-penjaga-perdamaian-uni-afrika-tarik-3-000-tentara-di-somalia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/30/18/2874147/misi-penjaga-perdamaian-uni-afrika-tarik-3-000-tentara-di-somalia</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/18/2874147/misi-penjaga-perdamaian-uni-afrika-tarik-3-000-tentara-di-somalia-rmnIAjETNf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Misi penjaga perdamaian Uni Afrika tarik 3.000 tentara di Somalia (Foto: Wikiemdia Commons)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/18/2874147/misi-penjaga-perdamaian-uni-afrika-tarik-3-000-tentara-di-somalia-rmnIAjETNf.jpg</image><title>Misi penjaga perdamaian Uni Afrika tarik 3.000 tentara di Somalia (Foto: Wikiemdia Commons)</title></images><description>MOGADISHU - Misi penjaga perdamaian Uni Afrika akan menarik 3.000 tentara lainnya dari Somalia.
&quot;Persiapan penarikan tahap dua 3.000 tentara ATMIS (Misi Transisi Uni Afrika di Somalia) pada akhir September sedang berlangsung,&quot; kata Letjen Sam Okiding kepada media di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada Selasa (29/8/2023), dikutip Antara.

Pemulangan gelombang pertama 2.000 tentara dari Somalia awal tahun ini merupakan bagian dari Rencana Transisi Somalia (STP), arahan yang dikembangkan Pemerintah Somalia bersama mitranya untuk mengalihkan tanggung jawab keamanan ke pasukan bersenjata Somalia.


BACA JUGA:
Diplomat dan Delegasi Israel Diusir dari KTT Uni Afrika di Ethiopia


Okiding mengatakan ATMIS akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Somalia, Kantor Pendukung PBB di Somalia (UNSOS) dan mitra lainnya guna memastikan peralihan tersebut berjalan lancar.


BACA JUGA:
Indonesia Jadi Presiden G20 Pertama yang Undang Anggota Uni Afrika

&quot;ATMIS akan menerapkan sejumlah langkah untuk melakukan penjagaan ketika pihaknya meninggalkan Somalia pada akhir Desember 2024,&quot; katanya.
Misi Uni Afrika di Somali, yang dulu dikenal AMISOM, adalah misi multidimensial yang diberi kewenangan oleh Uni Afrika dan mandat oleh Dewan Keamanan PBB untuk beroperasi di negara Tanduk Afrika tersebut sejak 2007.



Misi itu bertujuan untuk membantu Pemerintah Somalia dalam perang melawan kelompok teror al-Shabaab.



Al-Shabaab menggencarkan serangannya sejak Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, yang terpilih untuk kedua kalinya pada tahun lalu, menyatakan &quot;perang habis-habisan&quot; melawan kelompok tersebut.

</description><content:encoded>MOGADISHU - Misi penjaga perdamaian Uni Afrika akan menarik 3.000 tentara lainnya dari Somalia.
&quot;Persiapan penarikan tahap dua 3.000 tentara ATMIS (Misi Transisi Uni Afrika di Somalia) pada akhir September sedang berlangsung,&quot; kata Letjen Sam Okiding kepada media di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada Selasa (29/8/2023), dikutip Antara.

Pemulangan gelombang pertama 2.000 tentara dari Somalia awal tahun ini merupakan bagian dari Rencana Transisi Somalia (STP), arahan yang dikembangkan Pemerintah Somalia bersama mitranya untuk mengalihkan tanggung jawab keamanan ke pasukan bersenjata Somalia.


BACA JUGA:
Diplomat dan Delegasi Israel Diusir dari KTT Uni Afrika di Ethiopia


Okiding mengatakan ATMIS akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Somalia, Kantor Pendukung PBB di Somalia (UNSOS) dan mitra lainnya guna memastikan peralihan tersebut berjalan lancar.


BACA JUGA:
Indonesia Jadi Presiden G20 Pertama yang Undang Anggota Uni Afrika

&quot;ATMIS akan menerapkan sejumlah langkah untuk melakukan penjagaan ketika pihaknya meninggalkan Somalia pada akhir Desember 2024,&quot; katanya.
Misi Uni Afrika di Somali, yang dulu dikenal AMISOM, adalah misi multidimensial yang diberi kewenangan oleh Uni Afrika dan mandat oleh Dewan Keamanan PBB untuk beroperasi di negara Tanduk Afrika tersebut sejak 2007.



Misi itu bertujuan untuk membantu Pemerintah Somalia dalam perang melawan kelompok teror al-Shabaab.



Al-Shabaab menggencarkan serangannya sejak Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, yang terpilih untuk kedua kalinya pada tahun lalu, menyatakan &quot;perang habis-habisan&quot; melawan kelompok tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
