<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Nama Orang Madura dan Madrasah</title><description>Seorang bapak bersama anaknya sowan menghadap Gus Dur. Begini ceritanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873405/humor-gus-dur-nama-orang-madura-dan-madrasah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873405/humor-gus-dur-nama-orang-madura-dan-madrasah"/><item><title>Humor Gus Dur: Nama Orang Madura dan Madrasah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873405/humor-gus-dur-nama-orang-madura-dan-madrasah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873405/humor-gus-dur-nama-orang-madura-dan-madrasah</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873405/humor-gus-dur-nama-orang-madura-dan-madrasah-JLFy4f5K4F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Humor Gus Dur. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/337/2873405/humor-gus-dur-nama-orang-madura-dan-madrasah-JLFy4f5K4F.jpg</image><title>Humor Gus Dur. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>GUS DUR lekat dengan cerita-cerita humor nan cerdas semasa hidupnya. Salah satunya cerita lucu tentang pemberian nama. Cerita ini diceritakan Gus Humam PP Al-Kahfi Sumolangu, yang didengarnya dari Bu Nyai Hj. Lily Wahid, sebagaimana dikutip dari Laduni.
Seorang bapak bersama anaknya sowan menghadap Gus Dur. Orang itu pun ditanya oleh Gus Dur. &quot;Nama Bapak siapa?&quot;

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Tiga Jenis Setan, Satunya Suka Rebutan Kursi

&quot;Mad Ruslan, Gus,&quot; jawab si tamu.
&quot;Orang Madura itu biasanya dalam mengucapkan kalimat Arab merasa berat/kesulitan. Nanti nama Bapak dirubah menjadi Muhammad Ruslan ya,&quot; saran Gus Dur.
&amp;ldquo;Karena Mad itu aslinya Muhammad!&quot; kata Gus Dur menambahkan.
&quot;Baik, Gus,&quot; jawab Ruslan.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kapal TNI Tenggelam karena Keberatan Dempul

Gus Dur kembali bertanya, &quot;Kalau nama anak Bapak?&quot;
&quot;Mad Yunus, Gus,&amp;rdquo; jawab Ruslan lagi.&quot;Itu juga nanti diganti menjadi Muhammad Yunus!&quot; saran Gus Dur disambut anggukan si tamu.

Lalu Gus Dur bertanya lagi, &quot;Rumah Bapak di mana?&quot;

&quot;Dekat dari sini kok, Gus. Dari sini jalan lurus, lalu di pertigaan ada Muhammad Rasah. Nah di sampingnya Muhammad Rasah itulah rumah saya, Gus.&quot; Jawab orang tersebut.

Gus Dur pun diam sejenak, menghela napas sembari berpikir karena merasa kebingungan. Sejenak kemudian Gus Dur pun berkata sambil terkekeh, &quot;Oalaaah, Madrasah toooh...&amp;rdquo;

</description><content:encoded>GUS DUR lekat dengan cerita-cerita humor nan cerdas semasa hidupnya. Salah satunya cerita lucu tentang pemberian nama. Cerita ini diceritakan Gus Humam PP Al-Kahfi Sumolangu, yang didengarnya dari Bu Nyai Hj. Lily Wahid, sebagaimana dikutip dari Laduni.
Seorang bapak bersama anaknya sowan menghadap Gus Dur. Orang itu pun ditanya oleh Gus Dur. &quot;Nama Bapak siapa?&quot;

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Tiga Jenis Setan, Satunya Suka Rebutan Kursi

&quot;Mad Ruslan, Gus,&quot; jawab si tamu.
&quot;Orang Madura itu biasanya dalam mengucapkan kalimat Arab merasa berat/kesulitan. Nanti nama Bapak dirubah menjadi Muhammad Ruslan ya,&quot; saran Gus Dur.
&amp;ldquo;Karena Mad itu aslinya Muhammad!&quot; kata Gus Dur menambahkan.
&quot;Baik, Gus,&quot; jawab Ruslan.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kapal TNI Tenggelam karena Keberatan Dempul

Gus Dur kembali bertanya, &quot;Kalau nama anak Bapak?&quot;
&quot;Mad Yunus, Gus,&amp;rdquo; jawab Ruslan lagi.&quot;Itu juga nanti diganti menjadi Muhammad Yunus!&quot; saran Gus Dur disambut anggukan si tamu.

Lalu Gus Dur bertanya lagi, &quot;Rumah Bapak di mana?&quot;

&quot;Dekat dari sini kok, Gus. Dari sini jalan lurus, lalu di pertigaan ada Muhammad Rasah. Nah di sampingnya Muhammad Rasah itulah rumah saya, Gus.&quot; Jawab orang tersebut.

Gus Dur pun diam sejenak, menghela napas sembari berpikir karena merasa kebingungan. Sejenak kemudian Gus Dur pun berkata sambil terkekeh, &quot;Oalaaah, Madrasah toooh...&amp;rdquo;

</content:encoded></item></channel></rss>
