<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menguak Saksi Kunci Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres dan 2 Anggota TNI</title><description>Selain itu, Pomdam juga ikut memeriksa beberapa warga sekitar lokasi penculikan sebagai saksi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873779/menguak-saksi-kunci-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-dan-2-anggota-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873779/menguak-saksi-kunci-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-dan-2-anggota-tni"/><item><title>Menguak Saksi Kunci Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres dan 2 Anggota TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873779/menguak-saksi-kunci-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-dan-2-anggota-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/30/337/2873779/menguak-saksi-kunci-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-dan-2-anggota-tni</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 11:50 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/337/2873779/menguak-saksi-kunci-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-dan-2-anggota-tni-ofzrmumjBS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/337/2873779/menguak-saksi-kunci-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-dan-2-anggota-tni-ofzrmumjBS.jpg</image><title>Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MS81L3g4bmp1ZjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polda Metro Jaya bersama Pomdam Jaya membongkar kasus penculikan dan pembunuhan warga Aceh, Imam Masykur. Petugas  menangkap tiga warga sipil dan tiga oknum TNI.  Ketiga warga sipil itu ialah Zulhadi Satria Saputra, AM dan Heri.
Sementara, tiga oknum TNI yang ditangkap adalah Praka Riswandi Manik anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka HS anggota Direktorat Topografi TNI AD dan Praka J anggota TNI di Kodam Iskandar Muda, Aceh yang sedang berada di Jakarta. Ketiganya kini ditahan di Pomdam Jaya, Jakarta.

BACA JUGA:
Ini Sosok Praka Riswandi Manik, Paspampres yang Aniaya Pemuda Aceh Hingga Tewas

Komandan Polisi Militer Kodam Jayakarta (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey mengatakan ketiga anggota TNI AD itu juga ternyata sempat menculik satu warga lainnya, namun akhirnya dilepaskan.
Diketahui, korban penculikan ternyata pedagang obat seperti Imam Masykur. Korban belakangan dilepas oleh para pelaku karena kondisinya sudah lemas dan mengalami sulit bernapas setelah dianiaya pelaku.

BACA JUGA:
Ini Tampang 3 Oknum TNI Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Sadis Pemuda Aceh

&quot;Sebenarnya yang diculik itu dua orang, tapi yang 1 dilepas di sekitar Tol Cikeas. Korban ini kondisinya sudah agak nafas juga susah, karena ketakutannya korban yang satu lepas,&quot; kata Irsyad saat konferensi pers di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan.
Dia melanjutkan,  korban penculikan yang masih dirahasiakan identitasnya itu kini telah diperiksa sebagai saksi. Selain itu, Pomdam juga ikut memeriksa beberapa warga sekitar lokasi penculikan Imam Masykur sebagai saksi.Irsyad juga mengatakan ketiga tersangka ini memiliki latar belakang yang sama yakni sama-sama berasal dari Aceh dan satu angkatan dalam pendidikan TNI. Atas kedekatan itu ketiganya lalu merencanakan penculikan terhadap korban Imam Masykur.

&quot;(Ketiga tersangka) Ini satu angkatan yang mereka juga latar belakangnya juga adalah orang-orang dari Aceh. Yang sama-sama berdinas dan berada di Jakarta,&quot; tutup Irsyad.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MS81L3g4bmp1ZjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polda Metro Jaya bersama Pomdam Jaya membongkar kasus penculikan dan pembunuhan warga Aceh, Imam Masykur. Petugas  menangkap tiga warga sipil dan tiga oknum TNI.  Ketiga warga sipil itu ialah Zulhadi Satria Saputra, AM dan Heri.
Sementara, tiga oknum TNI yang ditangkap adalah Praka Riswandi Manik anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka HS anggota Direktorat Topografi TNI AD dan Praka J anggota TNI di Kodam Iskandar Muda, Aceh yang sedang berada di Jakarta. Ketiganya kini ditahan di Pomdam Jaya, Jakarta.

BACA JUGA:
Ini Sosok Praka Riswandi Manik, Paspampres yang Aniaya Pemuda Aceh Hingga Tewas

Komandan Polisi Militer Kodam Jayakarta (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey mengatakan ketiga anggota TNI AD itu juga ternyata sempat menculik satu warga lainnya, namun akhirnya dilepaskan.
Diketahui, korban penculikan ternyata pedagang obat seperti Imam Masykur. Korban belakangan dilepas oleh para pelaku karena kondisinya sudah lemas dan mengalami sulit bernapas setelah dianiaya pelaku.

BACA JUGA:
Ini Tampang 3 Oknum TNI Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Sadis Pemuda Aceh

&quot;Sebenarnya yang diculik itu dua orang, tapi yang 1 dilepas di sekitar Tol Cikeas. Korban ini kondisinya sudah agak nafas juga susah, karena ketakutannya korban yang satu lepas,&quot; kata Irsyad saat konferensi pers di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan.
Dia melanjutkan,  korban penculikan yang masih dirahasiakan identitasnya itu kini telah diperiksa sebagai saksi. Selain itu, Pomdam juga ikut memeriksa beberapa warga sekitar lokasi penculikan Imam Masykur sebagai saksi.Irsyad juga mengatakan ketiga tersangka ini memiliki latar belakang yang sama yakni sama-sama berasal dari Aceh dan satu angkatan dalam pendidikan TNI. Atas kedekatan itu ketiganya lalu merencanakan penculikan terhadap korban Imam Masykur.

&quot;(Ketiga tersangka) Ini satu angkatan yang mereka juga latar belakangnya juga adalah orang-orang dari Aceh. Yang sama-sama berdinas dan berada di Jakarta,&quot; tutup Irsyad.

</content:encoded></item></channel></rss>
