<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Belasan Siswi Dicukur Guru Gara-Gara Tak Pakai Dalaman Jilbab</title><description>Viral Belasan Siswi Dibotaki Guru Gara-Gara Tak Pakai Dalaman Jilbab
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/519/2873744/viral-belasan-siswi-dicukur-guru-gara-gara-tak-pakai-dalaman-jilbab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/30/519/2873744/viral-belasan-siswi-dicukur-guru-gara-gara-tak-pakai-dalaman-jilbab"/><item><title>Viral Belasan Siswi Dicukur Guru Gara-Gara Tak Pakai Dalaman Jilbab</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/519/2873744/viral-belasan-siswi-dicukur-guru-gara-gara-tak-pakai-dalaman-jilbab</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/30/519/2873744/viral-belasan-siswi-dicukur-guru-gara-gara-tak-pakai-dalaman-jilbab</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Wakhid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/519/2873744/viral-belasan-siswi-dicukur-guru-gara-gara-tak-pakai-dalaman-jilbab-SI6RCnqgNH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral guru cukur rambut siswi gara-gara tak pakai dalam jilbab. (iNews/Abdul Wakhid)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/519/2873744/viral-belasan-siswi-dicukur-guru-gara-gara-tak-pakai-dalaman-jilbab-SI6RCnqgNH.jpg</image><title>Viral guru cukur rambut siswi gara-gara tak pakai dalam jilbab. (iNews/Abdul Wakhid)</title></images><description>


LAMONGAN - Viral guru mencuri rambut 14 siswi gara-gara mereka tidak memakai dalaman jilbab (ciput). Peristiwa ini terjadi di SMPN 1 Kecamatan Sukodadi Lamongan, Jawa Timur.


Orangtua siswa memprotes tindakan guru Bahasa Inggris berinisial EN yang mencukur rambut para siswi. Namun, mereka akhirnya berdamai. Orangtua siswa tidak melaporkan guru tersebut ke jalur hukum.







BACA JUGA:
Viral Perempuan Digilas Pakai Sepeda Motor di Sukabumi, 5 Pelaku Ditangkap&amp;nbsp; &amp;nbsp;








Meski begitu, pihak sekolah mengambil tindakan tegas.


Guru yang bersangkutan mendapatkan sanksi dari Dinas Pendidikan berupa pencabutan jam mengajar. Guru tersebut ditarik ke Dinas Pendidikan untuk dievaluasi.





BACA JUGA:
Viral Muslimah Cilik Suapi Temannya yang Disabilitas saat Istirahat Sekolah, Netizen: Malaikat Kecil










Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Munif Syarif menegaskan, hukuman itu sudah diberikan kepada sang guru. Ia mengatakan, peristiwa cukur petal tersebut tidak mengganggu proses belajar mengajar.



Para siswa yang menjadi korban pencukuran rambut tetap berangkat ke sekolah seperti biasa. Mereka juga akan diberikan pendampingan psikologi.






BACA JUGA:
Viral Aksi Sekelompok Remaja Geber Motor Sambil Tenteng Sajam di Depok, Polisi Turun Tangan










Sebagian sudah menjalani upacara bendera seperti biasa. Para siswa tersebut kini mengenakan ciput atau dalaman hijab seragam sekolah.





</description><content:encoded>


LAMONGAN - Viral guru mencuri rambut 14 siswi gara-gara mereka tidak memakai dalaman jilbab (ciput). Peristiwa ini terjadi di SMPN 1 Kecamatan Sukodadi Lamongan, Jawa Timur.


Orangtua siswa memprotes tindakan guru Bahasa Inggris berinisial EN yang mencukur rambut para siswi. Namun, mereka akhirnya berdamai. Orangtua siswa tidak melaporkan guru tersebut ke jalur hukum.







BACA JUGA:
Viral Perempuan Digilas Pakai Sepeda Motor di Sukabumi, 5 Pelaku Ditangkap&amp;nbsp; &amp;nbsp;








Meski begitu, pihak sekolah mengambil tindakan tegas.


Guru yang bersangkutan mendapatkan sanksi dari Dinas Pendidikan berupa pencabutan jam mengajar. Guru tersebut ditarik ke Dinas Pendidikan untuk dievaluasi.





BACA JUGA:
Viral Muslimah Cilik Suapi Temannya yang Disabilitas saat Istirahat Sekolah, Netizen: Malaikat Kecil










Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Munif Syarif menegaskan, hukuman itu sudah diberikan kepada sang guru. Ia mengatakan, peristiwa cukur petal tersebut tidak mengganggu proses belajar mengajar.



Para siswa yang menjadi korban pencukuran rambut tetap berangkat ke sekolah seperti biasa. Mereka juga akan diberikan pendampingan psikologi.






BACA JUGA:
Viral Aksi Sekelompok Remaja Geber Motor Sambil Tenteng Sajam di Depok, Polisi Turun Tangan










Sebagian sudah menjalani upacara bendera seperti biasa. Para siswa tersebut kini mengenakan ciput atau dalaman hijab seragam sekolah.





</content:encoded></item></channel></rss>
