<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran TPA Sarimukti Sulit Dipadamkan, Ini Penyebabnya Kata Polisi</title><description>Pemadaman masih terus berlanjut menyusul kobaran api yang terus menyala di tempat pembuangan akhir sampah itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/525/2874057/kebakaran-tpa-sarimukti-sulit-dipadamkan-ini-penyebabnya-kata-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/30/525/2874057/kebakaran-tpa-sarimukti-sulit-dipadamkan-ini-penyebabnya-kata-polisi"/><item><title>Kebakaran TPA Sarimukti Sulit Dipadamkan, Ini Penyebabnya Kata Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/30/525/2874057/kebakaran-tpa-sarimukti-sulit-dipadamkan-ini-penyebabnya-kata-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/30/525/2874057/kebakaran-tpa-sarimukti-sulit-dipadamkan-ini-penyebabnya-kata-polisi</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/525/2874057/kebakaran-tpa-sarimukti-sulit-dipadamkan-ini-penyebabnya-kata-polisi-dvT96iKuuI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran TPA Sarimukti (Foto: Agung Bakti Sarasa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/525/2874057/kebakaran-tpa-sarimukti-sulit-dipadamkan-ini-penyebabnya-kata-polisi-dvT96iKuuI.jpg</image><title>Kebakaran TPA Sarimukti (Foto: Agung Bakti Sarasa)</title></images><description>BANDUNG - Tanggap bencana kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat masih terus berlanjut menyusul kobaran api yang terus menyala di tempat pembuangan akhir sampah itu.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, petugas yang diterjunkan dalam tanggap bencana kebakaran TPA Sarimukti sebanyak 30 personel Sat Brimob Polda Jabar, 4 personel Urkes Polres dan 30 personel Polres Cimahi.

BACA JUGA:
11 Hari Sudah Kebakaran TPA Sarimukti, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api

Sedangkan dari stakeholder lain sebanyak 10 personel dari PMI, 10 personel dari Puskesmas Cipatat,  60 personel TNI, 15 personel dari BPBD, 15 personel dari TAGANA dan 15 personel dari Basarnas Jabar.
&quot;Sejak pukul 09.30 hingga 15.30 WIB sebanyak 189 anggota kepolisian berjibaku bekerjasama dengan semua stakeholder melakukan upaya water bombing sebanyak 54 kali (42 x 4.000 liter = 216.000 liter air),&quot; kata Ibrahim dalam keterangannya, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:
Ratusan Warga Terserang ISPA Imbas Kebakaran TPA Sarimukti

Ibrahim menjelaskan, Tim Damkar di zona 2, 3 dan 4 mulai pukul 09.00 WIB hingga saat ini telah berhasil memadamkan titik api di antaranya zona 1, 100 persen dengan luas  3,75 hektare, zona 4, 50 persen dari total luas 5 hektare.
&quot;Kesulitan pemadaman yaitu karena tebalnya tumpukan sampah yang terbakar antara 50 sampai dengan 70 meter dan jauhnya sumber air. Oleh karenanya dilakukan upaya penyekatan api dengan alat berat jenis exsavator, dozer dan loader,&quot; tuturnya.Menurutnya, berbagai kegiatan bakti kesehatan dan pengobatan gratis saat ini terus dilakukan di sekitar area terdampak. Bahkan, pemberian masker kepada masyarakat dan layanan kesehatan secara door to door berlanjut ke daerah pemukiman warga daerah sekitar.
Hingga saat ini, lanjutnya, sebanyak 3 posko kesehatan telah didirikan di antaranya, posko kesehatan Polres Cimahi, posko kesehatan Kesdam III/Siliwangi dan posko kesehatan Puskesmas Desa Sarimukti.

BACA JUGA:
Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemda Padamkam 90 Persen Kebakaran TPA Sarimukti&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Adapun jumlah total masyarakat terdampak yang telah berobat tercatat sebanyak 126 orang, dan pada hari ini sebanyak 28 orang telah berobat ke posko kesehatan puskesmas, 57 orang berobat di posko kesehatan Polres Cimahi dan 11 orang berobat di posko kesehatan Kesdam III/Siliwangi.
&quot;Sampai dengan saat ini, api telah berhasil dipadamkan berada di zona 1 dengan luas lahan 3,75 hektare (baik api yang ada di permukaan maupun bara api yang ada ditumpukan sampah),&quot; ujar Ibrahim.
Sementara itu, zona 2, 3, dan 4 dengan luas terdampak 12,7 hektare dan api sudah mulai padam. Namun, tumpukan sampah yang berada di bawah masih menimbulkan bara api yang sehingga menyebabkan kepulan asap tebal ke atas permukaan.

BACA JUGA:
BNPB Siram 200 Ton Air Gunakan Helikopter Water Bombing Padamkan Api di TPA Sarimukti

Antisipasi lainnya, di zona 1 telah dilakukan penyekatan dan penimbunan sampah dengan media tanah. Selanjutnya, membuat parit pembatas antara TPA dengan hutan untuk mencegah api tidak meluas ke area Perhutani.
&quot;Sampai hari ini, jumlah total masyarakat yang berobat sebanyak 580 orang dengan diagnosa gejala ISPA dan konjungtivitas (iritasi mata). Kita terus melakukan imbauan kepada masyarakat akan bahaya dampak dari asap kebakaran sampah di TPK/TPA Sarimukti,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Tanggap bencana kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat masih terus berlanjut menyusul kobaran api yang terus menyala di tempat pembuangan akhir sampah itu.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, petugas yang diterjunkan dalam tanggap bencana kebakaran TPA Sarimukti sebanyak 30 personel Sat Brimob Polda Jabar, 4 personel Urkes Polres dan 30 personel Polres Cimahi.

BACA JUGA:
11 Hari Sudah Kebakaran TPA Sarimukti, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api

Sedangkan dari stakeholder lain sebanyak 10 personel dari PMI, 10 personel dari Puskesmas Cipatat,  60 personel TNI, 15 personel dari BPBD, 15 personel dari TAGANA dan 15 personel dari Basarnas Jabar.
&quot;Sejak pukul 09.30 hingga 15.30 WIB sebanyak 189 anggota kepolisian berjibaku bekerjasama dengan semua stakeholder melakukan upaya water bombing sebanyak 54 kali (42 x 4.000 liter = 216.000 liter air),&quot; kata Ibrahim dalam keterangannya, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:
Ratusan Warga Terserang ISPA Imbas Kebakaran TPA Sarimukti

Ibrahim menjelaskan, Tim Damkar di zona 2, 3 dan 4 mulai pukul 09.00 WIB hingga saat ini telah berhasil memadamkan titik api di antaranya zona 1, 100 persen dengan luas  3,75 hektare, zona 4, 50 persen dari total luas 5 hektare.
&quot;Kesulitan pemadaman yaitu karena tebalnya tumpukan sampah yang terbakar antara 50 sampai dengan 70 meter dan jauhnya sumber air. Oleh karenanya dilakukan upaya penyekatan api dengan alat berat jenis exsavator, dozer dan loader,&quot; tuturnya.Menurutnya, berbagai kegiatan bakti kesehatan dan pengobatan gratis saat ini terus dilakukan di sekitar area terdampak. Bahkan, pemberian masker kepada masyarakat dan layanan kesehatan secara door to door berlanjut ke daerah pemukiman warga daerah sekitar.
Hingga saat ini, lanjutnya, sebanyak 3 posko kesehatan telah didirikan di antaranya, posko kesehatan Polres Cimahi, posko kesehatan Kesdam III/Siliwangi dan posko kesehatan Puskesmas Desa Sarimukti.

BACA JUGA:
Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemda Padamkam 90 Persen Kebakaran TPA Sarimukti&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Adapun jumlah total masyarakat terdampak yang telah berobat tercatat sebanyak 126 orang, dan pada hari ini sebanyak 28 orang telah berobat ke posko kesehatan puskesmas, 57 orang berobat di posko kesehatan Polres Cimahi dan 11 orang berobat di posko kesehatan Kesdam III/Siliwangi.
&quot;Sampai dengan saat ini, api telah berhasil dipadamkan berada di zona 1 dengan luas lahan 3,75 hektare (baik api yang ada di permukaan maupun bara api yang ada ditumpukan sampah),&quot; ujar Ibrahim.
Sementara itu, zona 2, 3, dan 4 dengan luas terdampak 12,7 hektare dan api sudah mulai padam. Namun, tumpukan sampah yang berada di bawah masih menimbulkan bara api yang sehingga menyebabkan kepulan asap tebal ke atas permukaan.

BACA JUGA:
BNPB Siram 200 Ton Air Gunakan Helikopter Water Bombing Padamkan Api di TPA Sarimukti

Antisipasi lainnya, di zona 1 telah dilakukan penyekatan dan penimbunan sampah dengan media tanah. Selanjutnya, membuat parit pembatas antara TPA dengan hutan untuk mencegah api tidak meluas ke area Perhutani.
&quot;Sampai hari ini, jumlah total masyarakat yang berobat sebanyak 580 orang dengan diagnosa gejala ISPA dan konjungtivitas (iritasi mata). Kita terus melakukan imbauan kepada masyarakat akan bahaya dampak dari asap kebakaran sampah di TPK/TPA Sarimukti,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
