<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Diprotes, Heru Budi Tetap Lanjutkan Penyemprotan Air ke Jalanan Demi Atasi Polusi</title><description>Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu tidak mau berkomentar terkait adanya kritikan atas penyemprotan jalanan di Ibu Kota</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874320/sempat-diprotes-heru-budi-tetap-lanjutkan-penyemprotan-air-ke-jalanan-demi-atasi-polusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874320/sempat-diprotes-heru-budi-tetap-lanjutkan-penyemprotan-air-ke-jalanan-demi-atasi-polusi"/><item><title>Sempat Diprotes, Heru Budi Tetap Lanjutkan Penyemprotan Air ke Jalanan Demi Atasi Polusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874320/sempat-diprotes-heru-budi-tetap-lanjutkan-penyemprotan-air-ke-jalanan-demi-atasi-polusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874320/sempat-diprotes-heru-budi-tetap-lanjutkan-penyemprotan-air-ke-jalanan-demi-atasi-polusi</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2023 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/31/338/2874320/sempat-diprotes-heru-budi-tetap-lanjutkan-penyemprotan-air-ke-jalanan-demi-atasi-polusi-3Sh7c7dDvC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyemprotan Jalanan di Jakarta (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/31/338/2874320/sempat-diprotes-heru-budi-tetap-lanjutkan-penyemprotan-air-ke-jalanan-demi-atasi-polusi-3Sh7c7dDvC.jpg</image><title>Penyemprotan Jalanan di Jakarta (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyebutkan pihaknya bakal tetap melanjutkan penyemprotan di jalanan Ibu Kota menggunakan water canon untuk mengurangi polusi udara.

&amp;ldquo;Tidak (dihentikan). Lanjut, tetap jalan (penyemprotan air pakai water cannon),&amp;rdquo; kata Heru Budi kepada wartawan dikutip Kamis (31/8/2023).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMC8xLzE2OTkzMy81L3g4bmt5bnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu tidak mau berkomentar terkait adanya kritikan atas penyemprotan jalanan di Ibu Kota menggunakan water cannon. Ia memastikan penyemprotan itu tetap dilakukan demi mengurangi polusi udara.


BACA JUGA:
Penyemprotan Air Redakan atau Malah Memperburuk Polusi Udara? Begini Penjelasan Pakar


Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyemprotkan jalan protokol Ibu Kota dengan air penyulingan dari Instalasi Penyulingan Air Limbah (IPAL).Penyemprotan jalan ini untuk menekan suhu panas dan kualitas udara yang memburuk.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, penyemprotan terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi I pukul 10.00 WIB dan sesi II pukul 14.00 WIB.



&quot;Medan Merdeka Barat (Silang Monas Barat Laut ) s.d. Patung Pemuda; Patung Pemuda s.d. Medan Merdeka Barat (Silang Monas Barat Laut); Slipi (Peninsula) s.d. Cawang (UKI); dan Cawang (UKI) s.d. Slipi (Peninsula),&quot; kata Satriadi dalam keterangannya, Sabtu (26/8/2023).</description><content:encoded>JAKARTA - Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyebutkan pihaknya bakal tetap melanjutkan penyemprotan di jalanan Ibu Kota menggunakan water canon untuk mengurangi polusi udara.

&amp;ldquo;Tidak (dihentikan). Lanjut, tetap jalan (penyemprotan air pakai water cannon),&amp;rdquo; kata Heru Budi kepada wartawan dikutip Kamis (31/8/2023).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMC8xLzE2OTkzMy81L3g4bmt5bnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu tidak mau berkomentar terkait adanya kritikan atas penyemprotan jalanan di Ibu Kota menggunakan water cannon. Ia memastikan penyemprotan itu tetap dilakukan demi mengurangi polusi udara.


BACA JUGA:
Penyemprotan Air Redakan atau Malah Memperburuk Polusi Udara? Begini Penjelasan Pakar


Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyemprotkan jalan protokol Ibu Kota dengan air penyulingan dari Instalasi Penyulingan Air Limbah (IPAL).Penyemprotan jalan ini untuk menekan suhu panas dan kualitas udara yang memburuk.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, penyemprotan terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi I pukul 10.00 WIB dan sesi II pukul 14.00 WIB.



&quot;Medan Merdeka Barat (Silang Monas Barat Laut ) s.d. Patung Pemuda; Patung Pemuda s.d. Medan Merdeka Barat (Silang Monas Barat Laut); Slipi (Peninsula) s.d. Cawang (UKI); dan Cawang (UKI) s.d. Slipi (Peninsula),&quot; kata Satriadi dalam keterangannya, Sabtu (26/8/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
