<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>95 Kendaraan Dinas Pemkot Jakpus Tak Lolos Uji Emisi</title><description>Sebanyak 95 Kendaraan Dinas Pemkot Jakpus Tak Lolos Uji Emisi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874456/95-kendaraan-dinas-pemkot-jakpus-tak-lolos-uji-emisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874456/95-kendaraan-dinas-pemkot-jakpus-tak-lolos-uji-emisi"/><item><title>95 Kendaraan Dinas Pemkot Jakpus Tak Lolos Uji Emisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874456/95-kendaraan-dinas-pemkot-jakpus-tak-lolos-uji-emisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/08/31/338/2874456/95-kendaraan-dinas-pemkot-jakpus-tak-lolos-uji-emisi</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2023 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/31/338/2874456/95-kendaraan-dinas-pemkot-jakpus-tak-lolos-uji-emisi-6LDw20tyEx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebanyak 95 kendaraan dinas Pemkot Jakpus tak lolos uji emisi. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/31/338/2874456/95-kendaraan-dinas-pemkot-jakpus-tak-lolos-uji-emisi-6LDw20tyEx.jpg</image><title>Sebanyak 95 kendaraan dinas Pemkot Jakpus tak lolos uji emisi. (Ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMC8xLzE2OTkzMS81L3g4bmt4dHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA -  Sebanyak 95 kendaraan dinas dan milik Pemkot Jakarta Pusat (Jakpus) tidak lolos uji emisi. Hal itu diketahui setelah Pemkot Jakpus melakukan uji emisi pada Selasa, (29/8/2023).

&quot;Kebanyakan kendaraan dinas yang tidak lolos uji emisi itu yang berbahan bakar solar,&quot; ucap Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi dalam keterangannya, Kamis, (31/8/2023).

Ia menyebutkan, kendaraan yang tidak lolos uji emisi didominasi kendaraan lawas dan membutuhkan perawatan lebih lanjut. Alhasil, saat uji emisi gas buangnya di atas ambang batas.






BACA JUGA:
Duh! Uji Emisi Gratis Malah Ditagih Rp100 Ribu, Pemprov DKI Buka Suara









&quot;Gas buang kendaraan dinas itu sudah melewati ambang batas. Kendaraan tersebut harus melakukan uji emisi kembali hingga dinyatakan lolos,&quot; ucap Slamet.

Kepala Seksi (Kasie) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sudin LH Jakpus, Enrile Indro Prasetyo mengatakan total kendaraan yang telah diuji emisi sebanyak 388. Sebanyak 293 kendaraan lolos uji emisi dan 95 lainnya tidak.




BACA JUGA:
Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Dilarang Masuk Jakarta










&quot;Kalau roda empat berbahan bakar bensin itu ada 150 kendaraan. Ada 143 lolos dan 7 tidak lolos uji emisi. Sedangkan kendaraan roda empat yang bahan bakar solar ada 62 dengan rincian lulus uji emisi hanya 9 dan tidak lolos ada 53 kendaraan,&quot; tuturnya.

Enrile mengatakan, untuk kendaraan roda dua ada 176 yang ikut uji emisi, dengan rincian 141 unit lulus dan 35 tidak lulus uji emisi. Kendaraan yang ikut uji emisi merupakan kendaraan dinas dan milik pegawai Pemkot Jakpus.






BACA JUGA:
8 Cara Supaya Mobil Lolos Uji Emisi Biar Aman










&quot;Kemarin kita tidak bagi-bagi jenis kendaraan dinas dari mana yang tidak lolos. Pasalnya uji emisi itu diikuti kendaraan dinas dan kendaraan milik pribadi pegawai Pemkot Jakpus,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8zMC8xLzE2OTkzMS81L3g4bmt4dHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA -  Sebanyak 95 kendaraan dinas dan milik Pemkot Jakarta Pusat (Jakpus) tidak lolos uji emisi. Hal itu diketahui setelah Pemkot Jakpus melakukan uji emisi pada Selasa, (29/8/2023).

&quot;Kebanyakan kendaraan dinas yang tidak lolos uji emisi itu yang berbahan bakar solar,&quot; ucap Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi dalam keterangannya, Kamis, (31/8/2023).

Ia menyebutkan, kendaraan yang tidak lolos uji emisi didominasi kendaraan lawas dan membutuhkan perawatan lebih lanjut. Alhasil, saat uji emisi gas buangnya di atas ambang batas.






BACA JUGA:
Duh! Uji Emisi Gratis Malah Ditagih Rp100 Ribu, Pemprov DKI Buka Suara









&quot;Gas buang kendaraan dinas itu sudah melewati ambang batas. Kendaraan tersebut harus melakukan uji emisi kembali hingga dinyatakan lolos,&quot; ucap Slamet.

Kepala Seksi (Kasie) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sudin LH Jakpus, Enrile Indro Prasetyo mengatakan total kendaraan yang telah diuji emisi sebanyak 388. Sebanyak 293 kendaraan lolos uji emisi dan 95 lainnya tidak.




BACA JUGA:
Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Dilarang Masuk Jakarta










&quot;Kalau roda empat berbahan bakar bensin itu ada 150 kendaraan. Ada 143 lolos dan 7 tidak lolos uji emisi. Sedangkan kendaraan roda empat yang bahan bakar solar ada 62 dengan rincian lulus uji emisi hanya 9 dan tidak lolos ada 53 kendaraan,&quot; tuturnya.

Enrile mengatakan, untuk kendaraan roda dua ada 176 yang ikut uji emisi, dengan rincian 141 unit lulus dan 35 tidak lulus uji emisi. Kendaraan yang ikut uji emisi merupakan kendaraan dinas dan milik pegawai Pemkot Jakpus.






BACA JUGA:
8 Cara Supaya Mobil Lolos Uji Emisi Biar Aman










&quot;Kemarin kita tidak bagi-bagi jenis kendaraan dinas dari mana yang tidak lolos. Pasalnya uji emisi itu diikuti kendaraan dinas dan kendaraan milik pribadi pegawai Pemkot Jakpus,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
