<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo Dorong Dubes Jadi Sales Produk Indonesia di Luar Negeri</title><description>Saya sampaikan, ngobrol-ngobrol sama Menlu, sama teman-teman dubes, sudah deh dubes itu jadiin satu sales.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875041/ganjar-pranowo-dorong-dubes-jadi-sales-produk-indonesia-di-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875041/ganjar-pranowo-dorong-dubes-jadi-sales-produk-indonesia-di-luar-negeri"/><item><title>Ganjar Pranowo Dorong Dubes Jadi Sales Produk Indonesia di Luar Negeri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875041/ganjar-pranowo-dorong-dubes-jadi-sales-produk-indonesia-di-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875041/ganjar-pranowo-dorong-dubes-jadi-sales-produk-indonesia-di-luar-negeri</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 07:59 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875041/ganjar-pranowo-dorong-dubes-jadi-sales-produk-indonesia-di-luar-negeri-0iN30iquhD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo dorong dubes jualan produk Indonesia di luar negeri (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875041/ganjar-pranowo-dorong-dubes-jadi-sales-produk-indonesia-di-luar-negeri-0iN30iquhD.jpg</image><title>Ganjar Pranowo dorong dubes jualan produk Indonesia di luar negeri (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgzNS81L3g4bmo0M2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah sekaligus Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo mendorong Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk menjadi sales produk dalam negeri di luar negeri. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara di acara 'Road to Idea Fest 2023 Lead the Leap!' di Djakarta Theatre XXI, Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis 31 Agustus 2023, malam.

&quot;Saya sampaikan, ngobrol-ngobrol sama Menlu, sama teman-teman dubes, sudah deh dubes itu jadiin satu sales. Jadi sales untuk menjual produk Indonesia,&quot; kata Ganjar.


BACA JUGA:
Soal Dukungan Pemerintah untuk Event Skala Nasional, Ganjar: Kenapa Tidak?


Ganjar menambahkan dubes juga dapat menjadi 'makelar' yang menghubungkan antara Indonesia dengan pihak luar. Sosok pemimpin muda yang energetik itu menyebut nantinya diplomat dapat membantu warga Indonesia yang hendak berkarya di luar negeri.

&quot;Jadi makelar menghubung-hubungkan. dan tiga jadi biro jasa, untuk apa? Membantu siapapun yang akan berkarya di luar. Sehingga banyak teman dari negara-negara lain itu kalau datang-datang ke saya, duta besarnya 'Pak Ganjar kita mau investasi restoran, bisa dibantu Pak?', 'Oke tempatnya di sini, di sini'. 'Oke Pak, saya berhubungan dengan siapa?' Itu ternyata belakangnya semua masuk dan pengusahanya merasa nyaman, aman karena diuruskan,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Semringah Dapat Penghargaan Newsmaker di Indonesia Awards 2023


Ganjar yang juga diusung PDIP, PPP dan Hanura itu menyoroti banyak restoran luar negeri yang membuka di Tanah Air.Namun, Indonesia yang memiliki aneka ragam kuliner khas pun kesulitan ketika hendak membuka restoran di luar negeri.

&quot;Biro jasa teman-teman, insentif yang dikembangkan itu membikin banyak sekali restoran asing hidup di kita. Kita punya nasi goreng yang terkenal, kita punya rendang yang terkenal. Tapi ketika kita mau buka di banyak tempat, dia urus sendiri,&quot; ucap Ganjar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgzNS81L3g4bmo0M2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah sekaligus Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo mendorong Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk menjadi sales produk dalam negeri di luar negeri. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara di acara 'Road to Idea Fest 2023 Lead the Leap!' di Djakarta Theatre XXI, Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis 31 Agustus 2023, malam.

&quot;Saya sampaikan, ngobrol-ngobrol sama Menlu, sama teman-teman dubes, sudah deh dubes itu jadiin satu sales. Jadi sales untuk menjual produk Indonesia,&quot; kata Ganjar.


BACA JUGA:
Soal Dukungan Pemerintah untuk Event Skala Nasional, Ganjar: Kenapa Tidak?


Ganjar menambahkan dubes juga dapat menjadi 'makelar' yang menghubungkan antara Indonesia dengan pihak luar. Sosok pemimpin muda yang energetik itu menyebut nantinya diplomat dapat membantu warga Indonesia yang hendak berkarya di luar negeri.

&quot;Jadi makelar menghubung-hubungkan. dan tiga jadi biro jasa, untuk apa? Membantu siapapun yang akan berkarya di luar. Sehingga banyak teman dari negara-negara lain itu kalau datang-datang ke saya, duta besarnya 'Pak Ganjar kita mau investasi restoran, bisa dibantu Pak?', 'Oke tempatnya di sini, di sini'. 'Oke Pak, saya berhubungan dengan siapa?' Itu ternyata belakangnya semua masuk dan pengusahanya merasa nyaman, aman karena diuruskan,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Semringah Dapat Penghargaan Newsmaker di Indonesia Awards 2023


Ganjar yang juga diusung PDIP, PPP dan Hanura itu menyoroti banyak restoran luar negeri yang membuka di Tanah Air.Namun, Indonesia yang memiliki aneka ragam kuliner khas pun kesulitan ketika hendak membuka restoran di luar negeri.

&quot;Biro jasa teman-teman, insentif yang dikembangkan itu membikin banyak sekali restoran asing hidup di kita. Kita punya nasi goreng yang terkenal, kita punya rendang yang terkenal. Tapi ketika kita mau buka di banyak tempat, dia urus sendiri,&quot; ucap Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
