<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BMKG Ungkap Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Lanjut pada 8 hingga 9 September   </title><description>Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengatasi polusi udara di wilayah Jabodetabek akan berakhir besok</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875320/bmkg-ungkap-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-lanjut-pada-8-hingga-9-september</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875320/bmkg-ungkap-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-lanjut-pada-8-hingga-9-september"/><item><title> BMKG Ungkap Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Lanjut pada 8 hingga 9 September   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875320/bmkg-ungkap-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-lanjut-pada-8-hingga-9-september</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875320/bmkg-ungkap-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-lanjut-pada-8-hingga-9-september</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875320/bmkg-ungkap-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-lanjut-pada-8-hingga-9-september-v3EvHvfwzw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875320/bmkg-ungkap-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-lanjut-pada-8-hingga-9-september-v3EvHvfwzw.jpg</image><title>Illustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengatasi polusi udara di wilayah Jabodetabek akan berakhir besok, Sabtu (2/9/2023). Diketahui, modifikasi cuaca telah dilaksanakan sejak 19 hingga 21 Agustus lalu. Kemudian dilanjutkan lagi tahap kedua yakni tanggal 24 Agustus sampai 2 September 2023.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan modifikasi cuaca di Jabodetabek berpotensi akan dilaksanakan kembali pada 8 hingga 9 September mendatang.
Meski begitu, keputusan ini masih akan diputuskan melalui rapat bersama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, juga lembaga lainnya.

BACA JUGA:
Sempat Diprotes, Heru Budi Tetap Lanjutkan Penyemprotan Air ke Jalanan Demi Atasi Polusi

Guswanto mengatakan pada tanggal 8 hingga 9 September berpotensi akan muncul awan hujan. Namun, dia mengungkapkan modifikasi cuaca akan tergantung dengan kebutuhan.
&amp;ldquo;Potensi pertumbuhan awan hujan muncul kembali tanggal 8 hingga 9 September. Apakah TMC dilaksanakan lagi tanggal 8 hingga 9 September? Semua tergantung kebutuhan dan hasil rapat antara BRIN, BNPB, BMKG serta Lembaga yang membutuhkan,&amp;rdquo; kata Guswanto dalam keterangannya kepada MNC Portal, Jumat (1/9/2023).
Guswanto pun mengatakan pihaknya mengatakan monitoring pertumbuhan awan hujan pada tanggal 8 hingga 9 September hanya berkisar antara 50 sampai 70%. Dia mengatakan kisaran ini belum optimal untuk dilakukan modifikasi cuaca.

BACA JUGA:
Tangani Polusi Udara, Jokowi Bakal Jatuhkan Sanksi bagi Industri Tak Pasang Scrubber

&amp;ldquo;Setelah kami cermati dan monitoring untuk Periode 1 sd 9 September 2023, potensi pertumbuhan awan hujan di Jabodetabek terlihat pada tanggal 8-9 September 2023 dengan Potensi 50-70 %, barangkali masih belum optimal dimana potensi 70% lebih berada hanya di tanggal 9 September 2023,&amp;rdquo; ungkap Guswanto.
Senada, Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo saat dikonfirmasi juga mengatakan bahwa keputusan perpanjangan modifikasi cuaca di wilayah Jabodetabek menunggu keputusan dalam rapat bersama siang ini.
&amp;ldquo;Masih akan dibahas dalam rapat siang nanti. Kami masih menunggu konfirmasi dari BNPB,&amp;rdquo; ungkap Budi.</description><content:encoded>JAKARTA - Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengatasi polusi udara di wilayah Jabodetabek akan berakhir besok, Sabtu (2/9/2023). Diketahui, modifikasi cuaca telah dilaksanakan sejak 19 hingga 21 Agustus lalu. Kemudian dilanjutkan lagi tahap kedua yakni tanggal 24 Agustus sampai 2 September 2023.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan modifikasi cuaca di Jabodetabek berpotensi akan dilaksanakan kembali pada 8 hingga 9 September mendatang.
Meski begitu, keputusan ini masih akan diputuskan melalui rapat bersama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, juga lembaga lainnya.

BACA JUGA:
Sempat Diprotes, Heru Budi Tetap Lanjutkan Penyemprotan Air ke Jalanan Demi Atasi Polusi

Guswanto mengatakan pada tanggal 8 hingga 9 September berpotensi akan muncul awan hujan. Namun, dia mengungkapkan modifikasi cuaca akan tergantung dengan kebutuhan.
&amp;ldquo;Potensi pertumbuhan awan hujan muncul kembali tanggal 8 hingga 9 September. Apakah TMC dilaksanakan lagi tanggal 8 hingga 9 September? Semua tergantung kebutuhan dan hasil rapat antara BRIN, BNPB, BMKG serta Lembaga yang membutuhkan,&amp;rdquo; kata Guswanto dalam keterangannya kepada MNC Portal, Jumat (1/9/2023).
Guswanto pun mengatakan pihaknya mengatakan monitoring pertumbuhan awan hujan pada tanggal 8 hingga 9 September hanya berkisar antara 50 sampai 70%. Dia mengatakan kisaran ini belum optimal untuk dilakukan modifikasi cuaca.

BACA JUGA:
Tangani Polusi Udara, Jokowi Bakal Jatuhkan Sanksi bagi Industri Tak Pasang Scrubber

&amp;ldquo;Setelah kami cermati dan monitoring untuk Periode 1 sd 9 September 2023, potensi pertumbuhan awan hujan di Jabodetabek terlihat pada tanggal 8-9 September 2023 dengan Potensi 50-70 %, barangkali masih belum optimal dimana potensi 70% lebih berada hanya di tanggal 9 September 2023,&amp;rdquo; ungkap Guswanto.
Senada, Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo saat dikonfirmasi juga mengatakan bahwa keputusan perpanjangan modifikasi cuaca di wilayah Jabodetabek menunggu keputusan dalam rapat bersama siang ini.
&amp;ldquo;Masih akan dibahas dalam rapat siang nanti. Kami masih menunggu konfirmasi dari BNPB,&amp;rdquo; ungkap Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
