<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Duet Anies dan Cak Imin di Pilpres 2024, Pengamat: Demokrat Tengah Diberikan Ujian Berat</title><description>Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio mengatakan, fenomena yang terjadi adalah bentuk ujian berat bagi partai berlambang mercy tersebut
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875533/duet-anies-dan-cak-imin-di-pilpres-2024-pengamat-demokrat-tengah-diberikan-ujian-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875533/duet-anies-dan-cak-imin-di-pilpres-2024-pengamat-demokrat-tengah-diberikan-ujian-berat"/><item><title> Duet Anies dan Cak Imin di Pilpres 2024, Pengamat: Demokrat Tengah Diberikan Ujian Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875533/duet-anies-dan-cak-imin-di-pilpres-2024-pengamat-demokrat-tengah-diberikan-ujian-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875533/duet-anies-dan-cak-imin-di-pilpres-2024-pengamat-demokrat-tengah-diberikan-ujian-berat</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875533/duet-anies-dan-cak-imin-di-pilpres-2024-pengamat-demokrat-tengah-diberikan-ujian-berat-itRnfxibzA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Analisis Komunikasi Politik, Hendri Satrio (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875533/duet-anies-dan-cak-imin-di-pilpres-2024-pengamat-demokrat-tengah-diberikan-ujian-berat-itRnfxibzA.jpg</image><title>Analisis Komunikasi Politik, Hendri Satrio (foto: dok Okezone)</title></images><description>

JAKARTA - Rencana NasDem memasangkan Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar membuat partai Demokrat merasa dikhianati.

Kemarahan Demokrat dituangkan dengan pernyataan-pernyataan pedas dari elit partai biru ini. Bahkan rencana duet Anies - cak Imin diungkap oleh sekjen partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Menanggapi hal itu, Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio mengatakan, fenomena yang terjadi adalah bentuk ujian berat bagi partai berlambang mercy tersebut.

&amp;ldquo;Sejarah nampaknya memberikan ujian berat bagi Partai Demokrat yang di pundaknya terpikul harapan rakyat pada perubahan,&quot; kata Hendri, Jumat (1/9/2023).

BACA JUGA:
SBY Sempat Diingatkan Kader: Apa Bapak Percaya Sama Orang-Orang itu?

Hensat lalu menjelaskan, mengenai gelombang perubahan yang muncul di tengah masyarakat. Ia mengatakan gelombang perubahan, sejatinya berasal dari rakyat.

&amp;ldquo;Sebetulnya gelombang dan harapan perubahan itu ada di tubuh rakyat, kemudian NasDem, Demokrat dan PKS menangkap gelombang dan harapan perubahan itu. Dan rakyat menitipkan lokomotif gerakan perubahan pada sosok Anies Baswedan,&quot; sambungnya.

Lebih jauh ia mengatakan, menghormati setiap keputusan yang akan diambil oleh Partai Demokrat berkaitan dengan posisinya sebagai salah satu partai yang memikul harapan perubahan. Mengingat konstelasi politik saat ini terbilang masih cair sehingga berbagai dinamika masih dapat terjadi.

BACA JUGA:
SBY: Tindakan Nasdem dan Anies Melebihi Batas Kepatutan Moral dan Etika Politik!

&quot;Rakyat tentu menghormati kondisi setiap partai politik dan khususnya sikap yang akan diambil Demokrat kedepannya. Namun yang perlu diingat, di pundak mereka sudah ada harapan rakyat untuk melakukan perubahan dan sekarang terserah Demokrat saja,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Rencana NasDem memasangkan Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar membuat partai Demokrat merasa dikhianati.

Kemarahan Demokrat dituangkan dengan pernyataan-pernyataan pedas dari elit partai biru ini. Bahkan rencana duet Anies - cak Imin diungkap oleh sekjen partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Menanggapi hal itu, Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio mengatakan, fenomena yang terjadi adalah bentuk ujian berat bagi partai berlambang mercy tersebut.

&amp;ldquo;Sejarah nampaknya memberikan ujian berat bagi Partai Demokrat yang di pundaknya terpikul harapan rakyat pada perubahan,&quot; kata Hendri, Jumat (1/9/2023).

BACA JUGA:
SBY Sempat Diingatkan Kader: Apa Bapak Percaya Sama Orang-Orang itu?

Hensat lalu menjelaskan, mengenai gelombang perubahan yang muncul di tengah masyarakat. Ia mengatakan gelombang perubahan, sejatinya berasal dari rakyat.

&amp;ldquo;Sebetulnya gelombang dan harapan perubahan itu ada di tubuh rakyat, kemudian NasDem, Demokrat dan PKS menangkap gelombang dan harapan perubahan itu. Dan rakyat menitipkan lokomotif gerakan perubahan pada sosok Anies Baswedan,&quot; sambungnya.

Lebih jauh ia mengatakan, menghormati setiap keputusan yang akan diambil oleh Partai Demokrat berkaitan dengan posisinya sebagai salah satu partai yang memikul harapan perubahan. Mengingat konstelasi politik saat ini terbilang masih cair sehingga berbagai dinamika masih dapat terjadi.

BACA JUGA:
SBY: Tindakan Nasdem dan Anies Melebihi Batas Kepatutan Moral dan Etika Politik!

&quot;Rakyat tentu menghormati kondisi setiap partai politik dan khususnya sikap yang akan diambil Demokrat kedepannya. Namun yang perlu diingat, di pundak mereka sudah ada harapan rakyat untuk melakukan perubahan dan sekarang terserah Demokrat saja,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
