<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita SBY soal Informasi Intelijennya Tentang Koalisi Anies</title><description>SBY awalnya mengaku percaya kepada Anies Baswedan dan Partai Nasdem untuk berkoalisi di Pilpres 2024 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875541/cerita-sby-soal-informasi-intelijennya-tentang-koalisi-anies</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875541/cerita-sby-soal-informasi-intelijennya-tentang-koalisi-anies"/><item><title>Cerita SBY soal Informasi Intelijennya Tentang Koalisi Anies</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875541/cerita-sby-soal-informasi-intelijennya-tentang-koalisi-anies</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875541/cerita-sby-soal-informasi-intelijennya-tentang-koalisi-anies</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875541/cerita-sby-soal-informasi-intelijennya-tentang-koalisi-anies-VdcVKH88yS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SBY Angkat Bicara Soal Duet Anies dan Cak Imin/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875541/cerita-sby-soal-informasi-intelijennya-tentang-koalisi-anies-VdcVKH88yS.jpg</image><title>SBY Angkat Bicara Soal Duet Anies dan Cak Imin/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8xLzE2OTk5NC81L3g4bm1maDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku banyak koleganya baik di internal Partai Demokrat maupun yang di luar Partai Demokrat sudah mengingatkan soal koalisi mendukung Bacapres Anies Baswedan dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

BACA JUGA:
Ditinggalkan Anies dan Nasdem, SBY Ungkap Ada Menteri Lobi Demokrat Bikin Koalisi Baru

&quot;Sebenarnya beberapa teman sudah mengingatkan sejak lama baik di dalam Demokrat dan di luar,&amp;rdquo; ujar SBY dalam rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat di Cikeas Bogor Jawa Barat pada Jumat (1/9/2023).
&amp;ldquo;Apakah pak SBY percaya dengan orang-orang itu, saya jawab dengan praduga yang baik saya percaya. Teman itu mengatakan silakan dilihat nanti, yang penting saya sudah mengingatkan. Kalau saya mengingat kembali, keputusan sepihak keputusan gelap tidak sesuai kesepakatan itu, ternyata pesan teman saya itu mengandung kebenaran,&quot; lanjutnya.
SBY awalnya mengaku percaya kepada Anies Baswedan dan Partai Nasdem untuk berkoalisi di Pilpres 2024 mendatang.
&quot;Saya jawab dengan praduga, prasangka yang baik, 'Saya percaya',&quot; kata SBY mengisahkan ucapannya dengan kolega.


SBY Sempat Diingatkan Kader: Apa Bapak Percaya Sama Orang-Orang itu?

Melihat sikap SBY yang percaya kepada kelompok pro-Anies saat itu, kolega SBY kemudian mempersilakan SBY untuk menantikan hal yang selanjutnya terjadi.
&quot;Teman itu mengatakan, 'Ya silakan saja dilihat nanti. Yang penting saya sudah mengingatkan',&quot; kata SBY menirukan ucapan koleganya.
Kini setelah Nasdem dan Anies meninggalkan AHY dan mewacanakan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, SBY teringat kembali akan wanti-wanti dari koleganya dahulu.&quot;Anggaplah kita salah kali ini, tetapi kita belajar, mudah-mudahan kita tidak salah lagi kedepan, dan mudah-mudahan dengan izin dari Allah Ta&amp;rsquo;ala kita tidak kalah nantinya,&quot; pungkas SBY.



Sebagaimana diketahui sebelumnya, Partai Demokrat mengungkapkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengambil keputusan sepihak dengan menduetkan Bacapres Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.



Duet ini bahkan telah disetujui oleh Anies tanpa pemberitahuan kepada Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8xLzE2OTk5NC81L3g4bm1maDQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku banyak koleganya baik di internal Partai Demokrat maupun yang di luar Partai Demokrat sudah mengingatkan soal koalisi mendukung Bacapres Anies Baswedan dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

BACA JUGA:
Ditinggalkan Anies dan Nasdem, SBY Ungkap Ada Menteri Lobi Demokrat Bikin Koalisi Baru

&quot;Sebenarnya beberapa teman sudah mengingatkan sejak lama baik di dalam Demokrat dan di luar,&amp;rdquo; ujar SBY dalam rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat di Cikeas Bogor Jawa Barat pada Jumat (1/9/2023).
&amp;ldquo;Apakah pak SBY percaya dengan orang-orang itu, saya jawab dengan praduga yang baik saya percaya. Teman itu mengatakan silakan dilihat nanti, yang penting saya sudah mengingatkan. Kalau saya mengingat kembali, keputusan sepihak keputusan gelap tidak sesuai kesepakatan itu, ternyata pesan teman saya itu mengandung kebenaran,&quot; lanjutnya.
SBY awalnya mengaku percaya kepada Anies Baswedan dan Partai Nasdem untuk berkoalisi di Pilpres 2024 mendatang.
&quot;Saya jawab dengan praduga, prasangka yang baik, 'Saya percaya',&quot; kata SBY mengisahkan ucapannya dengan kolega.


SBY Sempat Diingatkan Kader: Apa Bapak Percaya Sama Orang-Orang itu?

Melihat sikap SBY yang percaya kepada kelompok pro-Anies saat itu, kolega SBY kemudian mempersilakan SBY untuk menantikan hal yang selanjutnya terjadi.
&quot;Teman itu mengatakan, 'Ya silakan saja dilihat nanti. Yang penting saya sudah mengingatkan',&quot; kata SBY menirukan ucapan koleganya.
Kini setelah Nasdem dan Anies meninggalkan AHY dan mewacanakan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, SBY teringat kembali akan wanti-wanti dari koleganya dahulu.&quot;Anggaplah kita salah kali ini, tetapi kita belajar, mudah-mudahan kita tidak salah lagi kedepan, dan mudah-mudahan dengan izin dari Allah Ta&amp;rsquo;ala kita tidak kalah nantinya,&quot; pungkas SBY.



Sebagaimana diketahui sebelumnya, Partai Demokrat mengungkapkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengambil keputusan sepihak dengan menduetkan Bacapres Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.



Duet ini bahkan telah disetujui oleh Anies tanpa pemberitahuan kepada Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

</content:encoded></item></channel></rss>
