<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cabut Dukungan ke Anies Baswedan, Partai Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan</title><description>Kepastian itu diambil setelah Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875565/cabut-dukungan-ke-anies-baswedan-partai-demokrat-keluar-dari-koalisi-perubahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875565/cabut-dukungan-ke-anies-baswedan-partai-demokrat-keluar-dari-koalisi-perubahan"/><item><title>Cabut Dukungan ke Anies Baswedan, Partai Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875565/cabut-dukungan-ke-anies-baswedan-partai-demokrat-keluar-dari-koalisi-perubahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/01/337/2875565/cabut-dukungan-ke-anies-baswedan-partai-demokrat-keluar-dari-koalisi-perubahan</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875565/cabut-dukungan-ke-anies-baswedan-partai-demokrat-keluar-dari-koalisi-perubahan-1whkcSigWk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/337/2875565/cabut-dukungan-ke-anies-baswedan-partai-demokrat-keluar-dari-koalisi-perubahan-1whkcSigWk.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>


CIKEAS - Partai Demokrat secara resmi mencabut dukungannya terhadap Bacapres Anies Baswedan dalam kontestasi Pilres 2024. Kepastian itu diambil setelah Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat.
&amp;ldquo;Setelah rapat dilakukan kemudian Majelis Tinggi Partai memutuskan sebagai berikut, yang pertama Partai Demokrat mencabut dukungan kepada saudara Anies Baswedan dalam Pilpres 2024,&amp;rdquo; kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng dalam konferensi pers di Cikeas, Jumat (1/9/2023).
Partai Demokrat juga dipastikan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Andi mengungkapkan keluarnya Demokrat dari KPP karena adanya pengingkaran komitmen di dalam koalisi tersebut.

BACA JUGA:
Hasil FIBA World Cup 2023: Kejutan! Latvia Kalahkan Juara Bertahan Spanyol

&amp;ldquo;Yang kedua Partai Demokrat tidak lagi berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) karena telah terjadi pengingkaran terhadap kesepakatan,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Posting Bendera Indonesia, Kim Bum Siap Sapa Penggemar di Jakarta

Sebelumnya, Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat sebagai respon atas sikap Partai NasDem dan Anies Baswedan. Rapat itu ditengarai akan menentukan posisi Partai Demokrat di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng. Sebab keputusan terkait koalisi dan calon presiden serta wakilnya merupakan keputusan dari Majelis Tinggi Partai Demokrat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Lahan Produktif, Pemkab Bangka Tengah Raih Indonesia Awards 2023

&amp;ldquo;Karena itulah rapat MTP untuk memutuskan posisi partai Demokrat di dalam KPP,&amp;rdquo; kata Andi Mallarengeng di Cikeas, Jumat (1/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kembangkan Varietas Unggul Baru Padi untuk Ketahanan Pangan, Pemkab Situbondo Raih Indonesia Awards 2023

Ia menilai bahwa keputusan sepihak dari Partai NasDem dan Anies Baswedan untuk menarik Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden secara otomatis telah membubarkan KPP. Hal itu lantaran Demokrat yang tidak dilibatkan pada keputusan tersebut.</description><content:encoded>


CIKEAS - Partai Demokrat secara resmi mencabut dukungannya terhadap Bacapres Anies Baswedan dalam kontestasi Pilres 2024. Kepastian itu diambil setelah Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat.
&amp;ldquo;Setelah rapat dilakukan kemudian Majelis Tinggi Partai memutuskan sebagai berikut, yang pertama Partai Demokrat mencabut dukungan kepada saudara Anies Baswedan dalam Pilpres 2024,&amp;rdquo; kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng dalam konferensi pers di Cikeas, Jumat (1/9/2023).
Partai Demokrat juga dipastikan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Andi mengungkapkan keluarnya Demokrat dari KPP karena adanya pengingkaran komitmen di dalam koalisi tersebut.

BACA JUGA:
Hasil FIBA World Cup 2023: Kejutan! Latvia Kalahkan Juara Bertahan Spanyol

&amp;ldquo;Yang kedua Partai Demokrat tidak lagi berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) karena telah terjadi pengingkaran terhadap kesepakatan,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Posting Bendera Indonesia, Kim Bum Siap Sapa Penggemar di Jakarta

Sebelumnya, Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat sebagai respon atas sikap Partai NasDem dan Anies Baswedan. Rapat itu ditengarai akan menentukan posisi Partai Demokrat di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng. Sebab keputusan terkait koalisi dan calon presiden serta wakilnya merupakan keputusan dari Majelis Tinggi Partai Demokrat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Lahan Produktif, Pemkab Bangka Tengah Raih Indonesia Awards 2023

&amp;ldquo;Karena itulah rapat MTP untuk memutuskan posisi partai Demokrat di dalam KPP,&amp;rdquo; kata Andi Mallarengeng di Cikeas, Jumat (1/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kembangkan Varietas Unggul Baru Padi untuk Ketahanan Pangan, Pemkab Situbondo Raih Indonesia Awards 2023

Ia menilai bahwa keputusan sepihak dari Partai NasDem dan Anies Baswedan untuk menarik Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden secara otomatis telah membubarkan KPP. Hal itu lantaran Demokrat yang tidak dilibatkan pada keputusan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
