<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo Hadiri Tradisi Yaqowiyu, Disambut dengan Sholawat</title><description>Tradisi itu sebagai peringatan mengenang Ki Ageng Gribig yang berdakwah melalui budaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/512/2875291/ganjar-pranowo-hadiri-tradisi-yaqowiyu-disambut-dengan-sholawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/01/512/2875291/ganjar-pranowo-hadiri-tradisi-yaqowiyu-disambut-dengan-sholawat"/><item><title>Ganjar Pranowo Hadiri Tradisi Yaqowiyu, Disambut dengan Sholawat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/01/512/2875291/ganjar-pranowo-hadiri-tradisi-yaqowiyu-disambut-dengan-sholawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/01/512/2875291/ganjar-pranowo-hadiri-tradisi-yaqowiyu-disambut-dengan-sholawat</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/512/2875291/ganjar-pranowo-hadiri-tradisi-yaqowiyu-disambut-dengan-sholawat-JBDx7VZ5Pr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo hadiri tradisi Yaqowiyu. (Foto: Danandaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/512/2875291/ganjar-pranowo-hadiri-tradisi-yaqowiyu-disambut-dengan-sholawat-JBDx7VZ5Pr.jpg</image><title>Ganjar Pranowo hadiri tradisi Yaqowiyu. (Foto: Danandaya)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMy8xLzE2OTYxMy81L3g4bmZtNDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KLATEN - Bakal Calon Presiden yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo menghadiri acara Kirab Budaya Gunungan Apem dalam tradisi Yaaqowiyyu yang diselenggarakan di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Tradisi itu sebagai peringatan mengenang Ki Ageng Gribig yang berdakwah melalui budaya.

Pantauan MNC Portal Indonesia, lebih dulu Ganjar Pranowo melaksanakan Salat Jum'at di masjid yang tak jauh dari lokasi acara. Usai salat Jum'at lantunan Sholawat mengiringi Ganjar menuju lokasi acara Sendang Klampean tempat pelemparan apem.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Senang Sekolah Gratis di Jateng Akan Direplikasi Skala Nasional

Saat berjalan menuju Sendang Klampean, ribuan warga yang telah menunggu tradisi tersebut tak henti-hentinya memanggil nama Gubernur Jawa Tengah. Banyak warga yang telah berdekatan dengan Ganjar juga menyodorkan tangannya untuk bersalaman atau meminta untuk berfoto bersama.

&quot;Pak Ganjar, lihat kesini Pak, Pak Ganjar,&quot; ujar salah satu warga, Jum'at (1/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Ganjar Pranowo Minta Diplomat RI Jadi Sales Produk Indonesia di Luar Negeri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Tradisi andum apem ini sudah dimulai sejak 403 tahun lalu. Sedangkan kirab dilangsungkan sejak 1985 seiring dengan bertambahnya jumlah peziarah di makam Ki Ageng Gribig.Masyarakat percaya bahwa kue apem Yaqowiyu dapat membawa kesejahteraan bagi mereka yang mendapatkannya. Warga dari Boyolali, Solo, Sragen, hingga Jogjakarta datang ke Klaten untuk ikut festival atau tradisi Yaqowiyu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMy8xLzE2OTYxMy81L3g4bmZtNDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KLATEN - Bakal Calon Presiden yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo menghadiri acara Kirab Budaya Gunungan Apem dalam tradisi Yaaqowiyyu yang diselenggarakan di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Tradisi itu sebagai peringatan mengenang Ki Ageng Gribig yang berdakwah melalui budaya.

Pantauan MNC Portal Indonesia, lebih dulu Ganjar Pranowo melaksanakan Salat Jum'at di masjid yang tak jauh dari lokasi acara. Usai salat Jum'at lantunan Sholawat mengiringi Ganjar menuju lokasi acara Sendang Klampean tempat pelemparan apem.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Senang Sekolah Gratis di Jateng Akan Direplikasi Skala Nasional

Saat berjalan menuju Sendang Klampean, ribuan warga yang telah menunggu tradisi tersebut tak henti-hentinya memanggil nama Gubernur Jawa Tengah. Banyak warga yang telah berdekatan dengan Ganjar juga menyodorkan tangannya untuk bersalaman atau meminta untuk berfoto bersama.

&quot;Pak Ganjar, lihat kesini Pak, Pak Ganjar,&quot; ujar salah satu warga, Jum'at (1/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Ganjar Pranowo Minta Diplomat RI Jadi Sales Produk Indonesia di Luar Negeri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Tradisi andum apem ini sudah dimulai sejak 403 tahun lalu. Sedangkan kirab dilangsungkan sejak 1985 seiring dengan bertambahnya jumlah peziarah di makam Ki Ageng Gribig.Masyarakat percaya bahwa kue apem Yaqowiyu dapat membawa kesejahteraan bagi mereka yang mendapatkannya. Warga dari Boyolali, Solo, Sragen, hingga Jogjakarta datang ke Klaten untuk ikut festival atau tradisi Yaqowiyu.</content:encoded></item></channel></rss>
