<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Polusi Udara, Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Berlanjut hingga 9 September   </title><description>&amp;ldquo;BNPB menginstruksikan kegiatan diperpanjang sampai tanggal 9 September,&amp;rdquo; ungkap Budi kepada MNC Portal, Sabtu (2/9/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/02/338/2875791/atasi-polusi-udara-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-berlanjut-hingga-9-september</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/02/338/2875791/atasi-polusi-udara-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-berlanjut-hingga-9-september"/><item><title>Atasi Polusi Udara, Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Berlanjut hingga 9 September   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/02/338/2875791/atasi-polusi-udara-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-berlanjut-hingga-9-september</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/02/338/2875791/atasi-polusi-udara-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-berlanjut-hingga-9-september</guid><pubDate>Sabtu 02 September 2023 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/02/338/2875791/atasi-polusi-udara-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-berlanjut-hingga-9-september-FiggQCpTKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polusi udara di Jakarta. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/02/338/2875791/atasi-polusi-udara-modifikasi-cuaca-di-jabodetabek-berlanjut-hingga-9-september-FiggQCpTKS.jpg</image><title>Polusi udara di Jakarta. (Foto: Antara)</title></images><description>


JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan berlanjut hingga 9 September 2023.
Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo mengatakan perpanjangan ini sesuai instruksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Diketahui, modifikasi cuaca telah dilaksanakan sejak&amp;nbsp;19 hingga 21 Agustus lalu. Kemudian dilanjutkan lagi tahap kedua yakni tanggal 24 Agustus sampai 2 September.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Modifikasi Cuaca Atasi Polusi, BRIN Tabur 7,8 Ton Garam di Langit Jabodetabek

&amp;ldquo;BNPB menginstruksikan kegiatan diperpanjang sampai tanggal 9 September,&amp;rdquo; ungkap Budi kepada MNC Portal, Sabtu (2/9/2023).
Sementara itu, Budi mengatakan pada hari ini ada potensi awan-awan hujan sehingga sejak Sabtu (2/9) pagi sudah dilakukan penyemaian garam di utara langit Ibu Kota. Bahkan, Stasiun Meteorologi Kemayoran memantau ada hujan dengan intensitas sedang terjadi pukul 07.35 WIB.
&amp;ldquo;Satu sorti sudah kita terbangkan pagi ini ke arah utara Jakarta. Kondisi cuaca pagi ini di Stamet Kemayoran jam 07.35, terjadi hujan sedang,&amp;rdquo; ungkap Budi.

BACA JUGA:


BRIN Masih Tunggu Awan Potensi Hujan untuk Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Budi juga mengatakan bahwa awan-awan hujan akan berpotensi muncul kembali pada 6 hingga 10 September mendatang.
&amp;ldquo;Potensinya yang agak membaik di hari ini, sesuai prediksi dari beberapa hari sebelumnya lalu. Setelahnya akan kering kembali beberapa hari, baru akan muncul lagi sekitar tanggal 6-10 September nanti,&amp;rdquo; ucap dia.&amp;nbsp;Budi mengungkapkan dua hari kemarin tidak ada penerbangan untuk penyemaian garam karena tidak terdeteksi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, bahkan juga Banten.
&amp;ldquo;Dua hari kemarin kami tidak ada sorti penerbangan karena sepanjang hari tidak terdeteksi pertumbuhan awan sama sekali di wilayah Jabodetabek dan Jabar, Banten pada umumnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan berlanjut hingga 9 September 2023.
Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo mengatakan perpanjangan ini sesuai instruksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Diketahui, modifikasi cuaca telah dilaksanakan sejak&amp;nbsp;19 hingga 21 Agustus lalu. Kemudian dilanjutkan lagi tahap kedua yakni tanggal 24 Agustus sampai 2 September.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Modifikasi Cuaca Atasi Polusi, BRIN Tabur 7,8 Ton Garam di Langit Jabodetabek

&amp;ldquo;BNPB menginstruksikan kegiatan diperpanjang sampai tanggal 9 September,&amp;rdquo; ungkap Budi kepada MNC Portal, Sabtu (2/9/2023).
Sementara itu, Budi mengatakan pada hari ini ada potensi awan-awan hujan sehingga sejak Sabtu (2/9) pagi sudah dilakukan penyemaian garam di utara langit Ibu Kota. Bahkan, Stasiun Meteorologi Kemayoran memantau ada hujan dengan intensitas sedang terjadi pukul 07.35 WIB.
&amp;ldquo;Satu sorti sudah kita terbangkan pagi ini ke arah utara Jakarta. Kondisi cuaca pagi ini di Stamet Kemayoran jam 07.35, terjadi hujan sedang,&amp;rdquo; ungkap Budi.

BACA JUGA:


BRIN Masih Tunggu Awan Potensi Hujan untuk Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Budi juga mengatakan bahwa awan-awan hujan akan berpotensi muncul kembali pada 6 hingga 10 September mendatang.
&amp;ldquo;Potensinya yang agak membaik di hari ini, sesuai prediksi dari beberapa hari sebelumnya lalu. Setelahnya akan kering kembali beberapa hari, baru akan muncul lagi sekitar tanggal 6-10 September nanti,&amp;rdquo; ucap dia.&amp;nbsp;Budi mengungkapkan dua hari kemarin tidak ada penerbangan untuk penyemaian garam karena tidak terdeteksi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, bahkan juga Banten.
&amp;ldquo;Dua hari kemarin kami tidak ada sorti penerbangan karena sepanjang hari tidak terdeteksi pertumbuhan awan sama sekali di wilayah Jabodetabek dan Jabar, Banten pada umumnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
