<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keseruan Ganjar Pranowo dan Atikoh Berdendang Lagu Daerah Bareng Anak Difabel</title><description>Ganjar dan Siti Atikoh turut berdendang lagu daerah saat menjamu anak-anak difabel yang tergabung dalam Rumah D Semarang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/02/512/2875943/keseruan-ganjar-pranowo-dan-atikoh-berdendang-lagu-daerah-bareng-anak-difabel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/02/512/2875943/keseruan-ganjar-pranowo-dan-atikoh-berdendang-lagu-daerah-bareng-anak-difabel"/><item><title>Keseruan Ganjar Pranowo dan Atikoh Berdendang Lagu Daerah Bareng Anak Difabel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/02/512/2875943/keseruan-ganjar-pranowo-dan-atikoh-berdendang-lagu-daerah-bareng-anak-difabel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/02/512/2875943/keseruan-ganjar-pranowo-dan-atikoh-berdendang-lagu-daerah-bareng-anak-difabel</guid><pubDate>Sabtu 02 September 2023 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/02/512/2875943/keseruan-ganjar-pranowo-dan-atikoh-berdendang-lagu-daerah-bareng-anak-difabel-VBW5GwrV4D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo dan anak difabel (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/02/512/2875943/keseruan-ganjar-pranowo-dan-atikoh-berdendang-lagu-daerah-bareng-anak-difabel-VBW5GwrV4D.jpg</image><title>Ganjar Pranowo dan anak difabel (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi83LzE3MDA0Ny81L3g4bm8ycTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG - Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo bersama istrinya, Siti Atikoh turut berdendang lagu daerah saat menjamu anak-anak difabel yang tergabung dalam Rumah D Semarang.
Momen itu, terjadi saat sekitar puluhan anak-anak difabel itu bertamu ke rumah dinas Ganjar, Puri Gedeh, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/8/2023).
Mulanya, puluhan anak-anak itu menceritakan atau bertanyan apapun kepada Ganjar. Gubernur Jawa Tengah itu pun nampak terlihat senang bisa berbaur hingga berbincang dengan anak-anak.

BACA JUGA:
Adaptasi Diaspora Muda Indonesia di Barcelona, Spanyol

Setelah itu, puluhan anak-anak difabel itu berdiri hingga membentuk barisan. Ganjar dan Atikoh yang berduduk di tangga Puri Gedeh, menyaksikan penampilan mereka.
Setelah musik berdendang, para anak-anak itu bernari mengikuti aljnan nada. Gerakan tarian mereka beragam, mulai lengan yang diputar hingga melompat-lompat.

BACA JUGA:
Tragis! 2 Pelajar di Lampung Timur Tewas Ditabrak Mobil&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ganjar dan Atikoh yang menyaksikan pertunjukan itu pun nampak kagum akan pertunjukan tersebut. Keduanya juga larut dalam alunan musik. Terlihat, kepala Ganjar nampak digoyang-goyangkan sembari tersenyum.
Sementara Atikoh terlibat mengikuti gerakan para anak-anak difabel. Adapun lagu yang dipurar yakni 5 lagu daerah, salah satunya Ampar-Ampar Pisang.Tak hanya itu, puluhan anak difabel menyampaikan surat cinta untuk Ganjar dan Atikoh. Surat itu, dibacakan dua anak yang merupakan perwakilan dari anak-anak difabel yakni, Rafa dan Fara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2023: Francesco Bagnaia Pole Position, Marc Marquez Ke-12

Surat tersebut, berisi ucapan terima kasih dan apresiasi dari anak-anak difabel kepada Ganjar. Salah satu anak bernama Fara yang membacakan surat itu merasa, kinerja Ganjar yang telah memajukan Ganjar.

Suasana hening dan sedikit haru, menyelimuti kala dua anak yang merupakan perwakilan dari Komunitas Difabel Semarang, membacakan surat cinta untuk Ganjar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wanita Ini Pecahkan Rekor Rambut Mullet Terpanjang d Dunia, Capai 172 Cm

Adapun isi dari surat tersebut seperti berikut:

Terimakasih, Pak Ganjar
&amp;nbsp;
Putih rambutmu jadi ciri khasmu
&amp;nbsp;
Senyum ramahmu cermin
&amp;nbsp;
Keikhlasanmu
&amp;nbsp;
Kerutan keningmu tanda ketangguhanmu
&amp;nbsp;
Ketegasanmu adalah bukti intergritas sebagai pemimpin sejati.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Terima kasih Bu Atikoh
&amp;nbsp;
Ibu selalu setia mendampingimu
&amp;nbsp;
Sebagai pasangan hidup.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Terimakasih Gus Yasin
&amp;nbsp;
Selalu kompak mendampingimu
&amp;nbsp;
Sebagai pasangan pemimpin.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Hari ini bukan akhir tugasmu
&amp;nbsp;
Melayani tuanmu di wilayah ini
&amp;nbsp;
Hari ini adalah awal dari perjalananmu
&amp;nbsp;
Melayani tuanmu yang bertambah banyak.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Terimakasih pak ganjar
&amp;nbsp;
Surat cinta ini kami sampaikan</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi83LzE3MDA0Ny81L3g4bm8ycTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG - Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo bersama istrinya, Siti Atikoh turut berdendang lagu daerah saat menjamu anak-anak difabel yang tergabung dalam Rumah D Semarang.
Momen itu, terjadi saat sekitar puluhan anak-anak difabel itu bertamu ke rumah dinas Ganjar, Puri Gedeh, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/8/2023).
Mulanya, puluhan anak-anak itu menceritakan atau bertanyan apapun kepada Ganjar. Gubernur Jawa Tengah itu pun nampak terlihat senang bisa berbaur hingga berbincang dengan anak-anak.

BACA JUGA:
Adaptasi Diaspora Muda Indonesia di Barcelona, Spanyol

Setelah itu, puluhan anak-anak difabel itu berdiri hingga membentuk barisan. Ganjar dan Atikoh yang berduduk di tangga Puri Gedeh, menyaksikan penampilan mereka.
Setelah musik berdendang, para anak-anak itu bernari mengikuti aljnan nada. Gerakan tarian mereka beragam, mulai lengan yang diputar hingga melompat-lompat.

BACA JUGA:
Tragis! 2 Pelajar di Lampung Timur Tewas Ditabrak Mobil&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ganjar dan Atikoh yang menyaksikan pertunjukan itu pun nampak kagum akan pertunjukan tersebut. Keduanya juga larut dalam alunan musik. Terlihat, kepala Ganjar nampak digoyang-goyangkan sembari tersenyum.
Sementara Atikoh terlibat mengikuti gerakan para anak-anak difabel. Adapun lagu yang dipurar yakni 5 lagu daerah, salah satunya Ampar-Ampar Pisang.Tak hanya itu, puluhan anak difabel menyampaikan surat cinta untuk Ganjar dan Atikoh. Surat itu, dibacakan dua anak yang merupakan perwakilan dari anak-anak difabel yakni, Rafa dan Fara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2023: Francesco Bagnaia Pole Position, Marc Marquez Ke-12

Surat tersebut, berisi ucapan terima kasih dan apresiasi dari anak-anak difabel kepada Ganjar. Salah satu anak bernama Fara yang membacakan surat itu merasa, kinerja Ganjar yang telah memajukan Ganjar.

Suasana hening dan sedikit haru, menyelimuti kala dua anak yang merupakan perwakilan dari Komunitas Difabel Semarang, membacakan surat cinta untuk Ganjar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wanita Ini Pecahkan Rekor Rambut Mullet Terpanjang d Dunia, Capai 172 Cm

Adapun isi dari surat tersebut seperti berikut:

Terimakasih, Pak Ganjar
&amp;nbsp;
Putih rambutmu jadi ciri khasmu
&amp;nbsp;
Senyum ramahmu cermin
&amp;nbsp;
Keikhlasanmu
&amp;nbsp;
Kerutan keningmu tanda ketangguhanmu
&amp;nbsp;
Ketegasanmu adalah bukti intergritas sebagai pemimpin sejati.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Terima kasih Bu Atikoh
&amp;nbsp;
Ibu selalu setia mendampingimu
&amp;nbsp;
Sebagai pasangan hidup.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Terimakasih Gus Yasin
&amp;nbsp;
Selalu kompak mendampingimu
&amp;nbsp;
Sebagai pasangan pemimpin.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Hari ini bukan akhir tugasmu
&amp;nbsp;
Melayani tuanmu di wilayah ini
&amp;nbsp;
Hari ini adalah awal dari perjalananmu
&amp;nbsp;
Melayani tuanmu yang bertambah banyak.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Terimakasih pak ganjar
&amp;nbsp;
Surat cinta ini kami sampaikan</content:encoded></item></channel></rss>
