<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menengok Keseruan Caleg Perindo Angela Tanoesoedibjo Masak Mi Ayam untuk Warga</title><description>Para penjual menyajikan beragam menu tradisional, di antaranya, jus buah, rawon, semanggi Suroboyo, mie ayam, penyetan dan bakso.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/02/519/2876019/menengok-keseruan-caleg-perindo-angela-tanoesoedibjo-masak-mi-ayam-untuk-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/02/519/2876019/menengok-keseruan-caleg-perindo-angela-tanoesoedibjo-masak-mi-ayam-untuk-warga"/><item><title>Menengok Keseruan Caleg Perindo Angela Tanoesoedibjo Masak Mi Ayam untuk Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/02/519/2876019/menengok-keseruan-caleg-perindo-angela-tanoesoedibjo-masak-mi-ayam-untuk-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/02/519/2876019/menengok-keseruan-caleg-perindo-angela-tanoesoedibjo-masak-mi-ayam-untuk-warga</guid><pubDate>Sabtu 02 September 2023 20:50 WIB</pubDate><dc:creator>Lukman Hakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/02/519/2876019/menengok-keseruan-caleg-perindo-angela-tanoesoedibjo-masak-mi-ayam-untuk-warga-DuLgv1hvqg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angela Tanoesoedibjo masak mi ayam untuk warga (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/02/519/2876019/menengok-keseruan-caleg-perindo-angela-tanoesoedibjo-masak-mi-ayam-untuk-warga-DuLgv1hvqg.jpg</image><title>Angela Tanoesoedibjo masak mi ayam untuk warga (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi8xLzE3MDA1Ni81L3g4bm84djg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Caleg DPR RI Dapil Jawa Timur I, Angela Tanoesoedibjo menghadiri acara Makan Gratis Gerobak Perindo di Lapangan Parkir MNC Tower, Nomor 21 Kota Surabaya, Sabtu (2/9/2023).
Angela tiba di lokasi acara sekitar pukul 17.00 WIB.
Setibanya di lokasi, Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif langsung meninjau sejumlah Gerobak Perindo. Setidaknya, ada enam gerobak Partai Perindo yang dilihat oleh Wamenparekraf itu.
Para penjual menyajikan beragam menu tradisional, di antaranya, jus buah, rawon, semanggi Suroboyo, mie ayam, penyetan dan bakso.

BACA JUGA:
Hadiri Makan Gratis Gerobak Perindo di Surabaya, Angela Tanoesoedibjo Sapa Hangat Warga

Uniknya, Angela menyempatkan diri untuk belajar meracik menu mi ayam. Dia tampak lihai dalam meramu makanan tersebut mulai dari mengeluarkan mi dari tungku, hingga kemudian memasukkan sejumlah bumbu.

BACA JUGA:
Ratusan Warga Antusias Ikut Makan Gratis Gerobak Perindo Bersama Angela Tanoesoedibjo

Sang penjual mi tampak sabar mengarahkan Angela bumbu dan sayur apa saja yang dimasukkan ke dalam mi ayam tersebut. Angela tanpa canggung mengikuti arahan dari sang penjual.
Setelah menu mi ayam selesai, Angela lantas membagikannya ke pada warga yang sudah mengantre untuk mendapat menu bikinan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) itu. Setelah itu, mereka kemudian berswafoto bersama dengan Angela.
BACA JUGA:
5 Pemain Timnas Indonesia Menanti Debut di FIFA Matchday September 2023, Ada Pemain Naturalisasi

Angela mengungkapkan bahwa ternyata susah membuat mi ayam. Meski sekilas seperti membuat mie instan, tapi tahapanan meracik bumbunya berbeda.

Kata dia, belum lagi kuahnya yang dirasa cukup panas dengan asap mengepul. Hal itu cukup menyulitkannya membuat makanan yang disukai banyak warga itu.

&quot;Tadi saya tanya, ini berapa sendok bawangnya. Ya sekiranya saja (kata penjual). Nah secukupnya itu berapa. Ternyata masak itu ada feeling, ada seninya sendiri,&quot; kata Angela.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi8xLzE3MDA1Ni81L3g4bm84djg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SURABAYA - Caleg DPR RI Dapil Jawa Timur I, Angela Tanoesoedibjo menghadiri acara Makan Gratis Gerobak Perindo di Lapangan Parkir MNC Tower, Nomor 21 Kota Surabaya, Sabtu (2/9/2023).
Angela tiba di lokasi acara sekitar pukul 17.00 WIB.
Setibanya di lokasi, Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital dan Kreatif langsung meninjau sejumlah Gerobak Perindo. Setidaknya, ada enam gerobak Partai Perindo yang dilihat oleh Wamenparekraf itu.
Para penjual menyajikan beragam menu tradisional, di antaranya, jus buah, rawon, semanggi Suroboyo, mie ayam, penyetan dan bakso.

BACA JUGA:
Hadiri Makan Gratis Gerobak Perindo di Surabaya, Angela Tanoesoedibjo Sapa Hangat Warga

Uniknya, Angela menyempatkan diri untuk belajar meracik menu mi ayam. Dia tampak lihai dalam meramu makanan tersebut mulai dari mengeluarkan mi dari tungku, hingga kemudian memasukkan sejumlah bumbu.

BACA JUGA:
Ratusan Warga Antusias Ikut Makan Gratis Gerobak Perindo Bersama Angela Tanoesoedibjo

Sang penjual mi tampak sabar mengarahkan Angela bumbu dan sayur apa saja yang dimasukkan ke dalam mi ayam tersebut. Angela tanpa canggung mengikuti arahan dari sang penjual.
Setelah menu mi ayam selesai, Angela lantas membagikannya ke pada warga yang sudah mengantre untuk mendapat menu bikinan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) itu. Setelah itu, mereka kemudian berswafoto bersama dengan Angela.
BACA JUGA:
5 Pemain Timnas Indonesia Menanti Debut di FIFA Matchday September 2023, Ada Pemain Naturalisasi

Angela mengungkapkan bahwa ternyata susah membuat mi ayam. Meski sekilas seperti membuat mie instan, tapi tahapanan meracik bumbunya berbeda.

Kata dia, belum lagi kuahnya yang dirasa cukup panas dengan asap mengepul. Hal itu cukup menyulitkannya membuat makanan yang disukai banyak warga itu.

&quot;Tadi saya tanya, ini berapa sendok bawangnya. Ya sekiranya saja (kata penjual). Nah secukupnya itu berapa. Ternyata masak itu ada feeling, ada seninya sendiri,&quot; kata Angela.</content:encoded></item></channel></rss>
