<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis, Korut Luncurkan 2 Rudal Jelajah ke Laut Barat</title><description>Latihan itu digelar setelah AS dan Korea Selatan melakukan latihan gabungan di Semenanjung Korea.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/03/18/2876265/gelar-latihan-serangan-nuklir-taktis-korut-luncurkan-2-rudal-jelajah-ke-laut-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/03/18/2876265/gelar-latihan-serangan-nuklir-taktis-korut-luncurkan-2-rudal-jelajah-ke-laut-barat"/><item><title>Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis, Korut Luncurkan 2 Rudal Jelajah ke Laut Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/03/18/2876265/gelar-latihan-serangan-nuklir-taktis-korut-luncurkan-2-rudal-jelajah-ke-laut-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/03/18/2876265/gelar-latihan-serangan-nuklir-taktis-korut-luncurkan-2-rudal-jelajah-ke-laut-barat</guid><pubDate>Minggu 03 September 2023 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/03/18/2876265/gelar-latihan-serangan-nuklir-taktis-korut-luncurkan-2-rudal-jelajah-ke-laut-barat-qT1sgNifsE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/03/18/2876265/gelar-latihan-serangan-nuklir-taktis-korut-luncurkan-2-rudal-jelajah-ke-laut-barat-qT1sgNifsE.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMi8xMC8xNTYxMTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEOUL - Korea Utara melakukan simulasi latihan &quot;serangan nuklir taktis&quot; pada Sabtu, (2/9/2023) yang mencakup dua rudal jelajah jarak jauh, media pemerintah melaporkan pada Minggu, (3/9/2023) ketika pemimpin Kim Jong-un memeriksa pabrik pembuatan kapal dan amunisi.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Korut Gelar Latihan Nuklir Bumi Hangus, Simulasikan Serangan ke Korsel&amp;nbsp;

Kantor berita KCNA mengatakan latihan itu dilakukan pada Sabtu pagi untuk &quot;memperingatkan musuh&quot; bahwa negaranya akan bersiap jika terjadi perang nuklir karena Pyongyang kembali berjanji untuk meningkatkan pencegahan militer terhadap Washington dan Seoul.
Diwartakan Reuters, dua rudal jelajah yang membawa hulu ledak nuklir tiruan ditembakkan ke arah Laut Barat semenanjung dan terbang sejauh 1.500 kilometer (930 mil) pada ketinggian yang telah ditentukan yaitu 150 meter.
Pernyataan terpisah mengatakan Kim mengunjungi Kompleks Mesin Pukjung, yang memproduksi mesin kelautan, dan pabrik amunisi besar untuk menekankan pentingnya memperkuat kekuatan angkatan laut Pyongyang.

BACA JUGA:
Korut Akan Lengkapi Angkatan Lautnya dengan Senjata Nuklir

&amp;ldquo;Dia menegaskan bahwa rapat pleno Komite Sentral WPK (Partai Pekerja Korea) di masa depan akan menetapkan modernisasi penting dari kompleks tersebut dan arah pengembangan industri pembuatan kapal,&amp;rdquo; kata pernyataan KCNA.
Pernyataan itu tidak merinci tanggal kunjungannya.Uji coba rudal terbaru ini dilakukan tepat setelah latihan gabungan musim panas tahunan antara Korea Selatan dan AS, yang dikenal sebagai Ulchi Freedom Shield, berakhir pada hari Kamis setelah latihan selama 11 hari, yang menampilkan latihan udara dengan pesawat pengebom B-1B.

BACA JUGA:
Bantu Korut Kembangkan Senjata Pemusnah Massal dan Rudal Balistik, AS Sanksi 2 Pria dan Perusahaan Rusia

Korea Utara telah meningkatkan pencegahan militernya terhadap Washington dan Seoul dan mengkritik perjanjian puncak bulan lalu antara keduanya mengenai peningkatan kerja sama militer.
Pernyataan KCNA pada 21 Agustus mengatakan Kim baru-baru ini mengunjungi armada angkatan laut yang ditempatkan di pantai timur untuk mengawasi uji coba rudal jelajah strategis di atas kapal perang, dan menekankan kapal tersebut akan mempertahankan kekuatan serangannya dalam situasi pertempuran.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wMi8xMC8xNTYxMTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEOUL - Korea Utara melakukan simulasi latihan &quot;serangan nuklir taktis&quot; pada Sabtu, (2/9/2023) yang mencakup dua rudal jelajah jarak jauh, media pemerintah melaporkan pada Minggu, (3/9/2023) ketika pemimpin Kim Jong-un memeriksa pabrik pembuatan kapal dan amunisi.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Korut Gelar Latihan Nuklir Bumi Hangus, Simulasikan Serangan ke Korsel&amp;nbsp;

Kantor berita KCNA mengatakan latihan itu dilakukan pada Sabtu pagi untuk &quot;memperingatkan musuh&quot; bahwa negaranya akan bersiap jika terjadi perang nuklir karena Pyongyang kembali berjanji untuk meningkatkan pencegahan militer terhadap Washington dan Seoul.
Diwartakan Reuters, dua rudal jelajah yang membawa hulu ledak nuklir tiruan ditembakkan ke arah Laut Barat semenanjung dan terbang sejauh 1.500 kilometer (930 mil) pada ketinggian yang telah ditentukan yaitu 150 meter.
Pernyataan terpisah mengatakan Kim mengunjungi Kompleks Mesin Pukjung, yang memproduksi mesin kelautan, dan pabrik amunisi besar untuk menekankan pentingnya memperkuat kekuatan angkatan laut Pyongyang.

BACA JUGA:
Korut Akan Lengkapi Angkatan Lautnya dengan Senjata Nuklir

&amp;ldquo;Dia menegaskan bahwa rapat pleno Komite Sentral WPK (Partai Pekerja Korea) di masa depan akan menetapkan modernisasi penting dari kompleks tersebut dan arah pengembangan industri pembuatan kapal,&amp;rdquo; kata pernyataan KCNA.
Pernyataan itu tidak merinci tanggal kunjungannya.Uji coba rudal terbaru ini dilakukan tepat setelah latihan gabungan musim panas tahunan antara Korea Selatan dan AS, yang dikenal sebagai Ulchi Freedom Shield, berakhir pada hari Kamis setelah latihan selama 11 hari, yang menampilkan latihan udara dengan pesawat pengebom B-1B.

BACA JUGA:
Bantu Korut Kembangkan Senjata Pemusnah Massal dan Rudal Balistik, AS Sanksi 2 Pria dan Perusahaan Rusia

Korea Utara telah meningkatkan pencegahan militernya terhadap Washington dan Seoul dan mengkritik perjanjian puncak bulan lalu antara keduanya mengenai peningkatan kerja sama militer.
Pernyataan KCNA pada 21 Agustus mengatakan Kim baru-baru ini mengunjungi armada angkatan laut yang ditempatkan di pantai timur untuk mengawasi uji coba rudal jelajah strategis di atas kapal perang, dan menekankan kapal tersebut akan mempertahankan kekuatan serangannya dalam situasi pertempuran.</content:encoded></item></channel></rss>
