<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekeringan Ekstrem, Warga 4 RT di Jambi Gunakan Air Bekas Galian untuk Kebutuhan Sehari-hari</title><description>Warga Dusun Satu, Desa Talang Kerinci, Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi alami kekeringan ekstrem.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/03/340/2876255/kekeringan-ekstrem-warga-4-rt-di-jambi-gunakan-air-bekas-galian-untuk-kebutuhan-sehari-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/03/340/2876255/kekeringan-ekstrem-warga-4-rt-di-jambi-gunakan-air-bekas-galian-untuk-kebutuhan-sehari-hari"/><item><title>Kekeringan Ekstrem, Warga 4 RT di Jambi Gunakan Air Bekas Galian untuk Kebutuhan Sehari-hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/03/340/2876255/kekeringan-ekstrem-warga-4-rt-di-jambi-gunakan-air-bekas-galian-untuk-kebutuhan-sehari-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/03/340/2876255/kekeringan-ekstrem-warga-4-rt-di-jambi-gunakan-air-bekas-galian-untuk-kebutuhan-sehari-hari</guid><pubDate>Minggu 03 September 2023 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/03/340/2876255/kekeringan-ekstrem-warga-4-rt-di-jambi-gunakan-air-bekas-galian-untuk-kebutuhan-sehari-hari-mMDLRHWAWI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akibat kekeringan, warga Jambi menggunakan air bekas galian untuk kebutuhan sehari-hari (Foto: Azhari Sultan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/03/340/2876255/kekeringan-ekstrem-warga-4-rt-di-jambi-gunakan-air-bekas-galian-untuk-kebutuhan-sehari-hari-mMDLRHWAWI.jpg</image><title>Akibat kekeringan, warga Jambi menggunakan air bekas galian untuk kebutuhan sehari-hari (Foto: Azhari Sultan)</title></images><description>MUAROJAMBI - Warga Dusun Satu, Desa Talang Kerinci, Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi saat ini mengalami kekeringan ekstrem. Tidak hanya 1 RT, tapi sampai 4 RT.
Ironisnya lagi, warga sudah lebih satu bulan ini menggunakan air bekas galian untuk kebutuhan sehari-harinya. Untuk mendapatkan air yang tidak mengalir di bekas galian tersebut, warga harus menggunakan kendaraan bermotor lantaran jaraknya yang cukup jauh.

BACA JUGA:
5 Desa di Karawang Alami Kekeringan Parah

Menurut Kepala Dusun I, Desa Talang Kerinci, Muhammad Hafidz di Desa Talang Kerinci sudah ada 4 RT mengalami kekeringan air bersih m, yakni RT 3, 2, 11 dan di RT 1.
&quot;Sumur warga sudah ada yang mengering, malam mengisi siang kering. Paling parah di RT 3,&quot; ujarnya, Minggu (3/9/2023).

BACA JUGA:
Kekeringan di Bogor Meluas, 174.770 Jiwa Terdampak sejak 3 Mei hingga 29 Agustus

Diakuinya, sejak musim kemarau banyak warga memanfaatkan air bekas galian yang ada di daerahnya.
&quot;Karena sumur warga kering, untuk kebutuhan air mereka memanfaatkan air bekas galian untuk kebutuhan sehari-harinya, seperti untuk mandi, cuci dan kakus (MCK),&quot; imbuh Hafidzh.
Sedangkan untuk minum, katanya, warga menggunakan air galon atau menggunakan sumur bor. Hemi, salah seorang warga mengaku bersyukur bisa mendapatkan air dari bekas galian.
&quot;Sudah hampir dua bulan ini, warga setiap hari mengambil air bekas galian untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Keajaiban Tuk Padukan, Mata Air Abadi Tak Pernah Kekeringan sejak Puluhan Tahun
Untuk kebutuhan MCK tersebut, dirinya harus bolak-balik mengambil airnya. &quot;Setiap hari bisa mencapai 8 galon, sedangkan untuk air minum mengambil tempat saudara,&quot; tuturnya.
Saat ini, kata Helmi, warga berharap ada bantuan air bersih untuk kebutuhan minum dan kebutuhan setiap harinya.</description><content:encoded>MUAROJAMBI - Warga Dusun Satu, Desa Talang Kerinci, Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi saat ini mengalami kekeringan ekstrem. Tidak hanya 1 RT, tapi sampai 4 RT.
Ironisnya lagi, warga sudah lebih satu bulan ini menggunakan air bekas galian untuk kebutuhan sehari-harinya. Untuk mendapatkan air yang tidak mengalir di bekas galian tersebut, warga harus menggunakan kendaraan bermotor lantaran jaraknya yang cukup jauh.

BACA JUGA:
5 Desa di Karawang Alami Kekeringan Parah

Menurut Kepala Dusun I, Desa Talang Kerinci, Muhammad Hafidz di Desa Talang Kerinci sudah ada 4 RT mengalami kekeringan air bersih m, yakni RT 3, 2, 11 dan di RT 1.
&quot;Sumur warga sudah ada yang mengering, malam mengisi siang kering. Paling parah di RT 3,&quot; ujarnya, Minggu (3/9/2023).

BACA JUGA:
Kekeringan di Bogor Meluas, 174.770 Jiwa Terdampak sejak 3 Mei hingga 29 Agustus

Diakuinya, sejak musim kemarau banyak warga memanfaatkan air bekas galian yang ada di daerahnya.
&quot;Karena sumur warga kering, untuk kebutuhan air mereka memanfaatkan air bekas galian untuk kebutuhan sehari-harinya, seperti untuk mandi, cuci dan kakus (MCK),&quot; imbuh Hafidzh.
Sedangkan untuk minum, katanya, warga menggunakan air galon atau menggunakan sumur bor. Hemi, salah seorang warga mengaku bersyukur bisa mendapatkan air dari bekas galian.
&quot;Sudah hampir dua bulan ini, warga setiap hari mengambil air bekas galian untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Keajaiban Tuk Padukan, Mata Air Abadi Tak Pernah Kekeringan sejak Puluhan Tahun
Untuk kebutuhan MCK tersebut, dirinya harus bolak-balik mengambil airnya. &quot;Setiap hari bisa mencapai 8 galon, sedangkan untuk air minum mengambil tempat saudara,&quot; tuturnya.
Saat ini, kata Helmi, warga berharap ada bantuan air bersih untuk kebutuhan minum dan kebutuhan setiap harinya.</content:encoded></item></channel></rss>
