<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>1.679 Polisi Diterjunkan untuk Rekayasa Lalin dan Pengamanan Jalur Delegasi KTT ASEAN</title><description>Berbagai macam persiapan terus dilakukan menjelang kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di DKI Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/04/337/2876736/1-679-polisi-diterjunkan-untuk-rekayasa-lalin-dan-pengamanan-jalur-delegasi-ktt-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/04/337/2876736/1-679-polisi-diterjunkan-untuk-rekayasa-lalin-dan-pengamanan-jalur-delegasi-ktt-asean"/><item><title>1.679 Polisi Diterjunkan untuk Rekayasa Lalin dan Pengamanan Jalur Delegasi KTT ASEAN</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/04/337/2876736/1-679-polisi-diterjunkan-untuk-rekayasa-lalin-dan-pengamanan-jalur-delegasi-ktt-asean</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/04/337/2876736/1-679-polisi-diterjunkan-untuk-rekayasa-lalin-dan-pengamanan-jalur-delegasi-ktt-asean</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/337/2876736/1-679-polisi-diterjunkan-untuk-rekayasa-lalin-dan-pengamanan-jalur-delegasi-ktt-asean-DtHRfHqeLG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/337/2876736/1-679-polisi-diterjunkan-untuk-rekayasa-lalin-dan-pengamanan-jalur-delegasi-ktt-asean-DtHRfHqeLG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNC8yLzE3MDEyNi81L3g4bnBibGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Berbagai macam persiapan terus dilakukan menjelang kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di DKI Jakarta.
Salah satunya, Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) dan pengamanan tamu negara untuk acara yang digelar pada 5-7 September 2023 tersebut.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan bahwa pelaksanaan KTT ASEAN juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalur di sejumlah jalan. Hal ini dilakukan saat delegasi melintas baik ke venue utama KTT ASEAN ke akomodasi maupun venue lainnya.
Untuk keamanan delegasi, sebanyak 1.679 personel dikerahkan guna mengamankan pengawalan, pengamanan jalur dan rekayasa lalu lintas.

BACA JUGA:
Intip Peluang Investasi Wisata di Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Untuk pengamanan rute sebanyak 1.128 personel, 300 personel untuk pengamanan parkir dan 251 personel untuk pengawalan yang terdiri dari 75 personel untuk pengawalan delegasi baik dengan kendaraan roda dua dan roda empat, lalu sebanyak 176 personel BKO paspampres,&quot; kata Sandi melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Kebakaran Gunung Arjuno, Titik Api Meluas hingga Empat Wilayah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, Polisi juga berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membuat surat edaran soal pembatasan kendaraan besar di sejumlah ruas.
Lalu ada juga kebijakan work from home (WFH) untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama penyelenggaraan KTT ASEAN.
&quot;Kami juga mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta untuk mengganti proses belajar mengajar sekolah yang ada di sekitar venue KTT ASEAN untuk dilakukan secara daring,&quot; katanya.Polri yang nanti akan menjaga di luar ring 1 juga akan berkoordinasi dengan paspampres agar pergerakan tamu VVIP dapat berjalan lancar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengenal Forpost, Drone Garapan Rusia Sentuhan Teknologi Israel

&quot;Kami akan terus berkoordinasi dan memback-up paspampres mulai dari delegasi tiba di Bandara hingga ke tempat akomodasi hingga venue-venue yang akan didatangi para delegasi,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Mualaf Malcolm X, Dapat Hidayah Islam ketika di Dalam Penjara

Ia pun meminta masyarakat untuk memaklumi jika nanti saat melintas akan terjadi penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas.

&quot;Kami minta maaf dan meminta masyarakat memaklumi jika nanti saat beraktivitas terkena penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas saat rombongan delegasi melintas. Kami harap masyarakat juga mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN agar berjalan lancar,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNC8yLzE3MDEyNi81L3g4bnBibGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Berbagai macam persiapan terus dilakukan menjelang kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di DKI Jakarta.
Salah satunya, Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) dan pengamanan tamu negara untuk acara yang digelar pada 5-7 September 2023 tersebut.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan bahwa pelaksanaan KTT ASEAN juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalur di sejumlah jalan. Hal ini dilakukan saat delegasi melintas baik ke venue utama KTT ASEAN ke akomodasi maupun venue lainnya.
Untuk keamanan delegasi, sebanyak 1.679 personel dikerahkan guna mengamankan pengawalan, pengamanan jalur dan rekayasa lalu lintas.

BACA JUGA:
Intip Peluang Investasi Wisata di Jakarta&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Untuk pengamanan rute sebanyak 1.128 personel, 300 personel untuk pengamanan parkir dan 251 personel untuk pengawalan yang terdiri dari 75 personel untuk pengawalan delegasi baik dengan kendaraan roda dua dan roda empat, lalu sebanyak 176 personel BKO paspampres,&quot; kata Sandi melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Kebakaran Gunung Arjuno, Titik Api Meluas hingga Empat Wilayah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, Polisi juga berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membuat surat edaran soal pembatasan kendaraan besar di sejumlah ruas.
Lalu ada juga kebijakan work from home (WFH) untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama penyelenggaraan KTT ASEAN.
&quot;Kami juga mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta untuk mengganti proses belajar mengajar sekolah yang ada di sekitar venue KTT ASEAN untuk dilakukan secara daring,&quot; katanya.Polri yang nanti akan menjaga di luar ring 1 juga akan berkoordinasi dengan paspampres agar pergerakan tamu VVIP dapat berjalan lancar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mengenal Forpost, Drone Garapan Rusia Sentuhan Teknologi Israel

&quot;Kami akan terus berkoordinasi dan memback-up paspampres mulai dari delegasi tiba di Bandara hingga ke tempat akomodasi hingga venue-venue yang akan didatangi para delegasi,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Mualaf Malcolm X, Dapat Hidayah Islam ketika di Dalam Penjara

Ia pun meminta masyarakat untuk memaklumi jika nanti saat melintas akan terjadi penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas.

&quot;Kami minta maaf dan meminta masyarakat memaklumi jika nanti saat beraktivitas terkena penutupan jalan atau rekayasa lalu lintas saat rombongan delegasi melintas. Kami harap masyarakat juga mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN agar berjalan lancar,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
