<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengakuan Pegawai Korban Pasien Rehab Narkoba di Tangsel Diikat dan Diancam Besi Tajam</title><description>&quot;Leher saya dipiting, ada besi yang ditempelin kenceng di leher saya. Saya dimasukin ke ruangan, terus diikat pakai tali sepatu,&quot; tutur Dian</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/04/338/2876482/pengakuan-pegawai-korban-pasien-rehab-narkoba-di-tangsel-diikat-dan-diancam-besi-tajam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/04/338/2876482/pengakuan-pegawai-korban-pasien-rehab-narkoba-di-tangsel-diikat-dan-diancam-besi-tajam"/><item><title>Pengakuan Pegawai Korban Pasien Rehab Narkoba di Tangsel Diikat dan Diancam Besi Tajam</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/04/338/2876482/pengakuan-pegawai-korban-pasien-rehab-narkoba-di-tangsel-diikat-dan-diancam-besi-tajam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/04/338/2876482/pengakuan-pegawai-korban-pasien-rehab-narkoba-di-tangsel-diikat-dan-diancam-besi-tajam</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/338/2876482/pengakuan-pegawai-korban-pasien-rehab-narkoba-di-tangsel-diikat-dan-diancam-besi-tajam-uI5Vs5Wfae.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban penganiayaan di panti rehabilitasi narkoba di Tangsel</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/338/2876482/pengakuan-pegawai-korban-pasien-rehab-narkoba-di-tangsel-diikat-dan-diancam-besi-tajam-uI5Vs5Wfae.jpg</image><title>Korban penganiayaan di panti rehabilitasi narkoba di Tangsel</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy82LzE3MDEwOC81L3g4bm95YWo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGSEL - Dian (39) merasakan langsung suasana mencekam saat puluhan pasien mengamuk di dalam gedung tempat rehabilitasi narkoba di Jalan Ir H Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Pegawai jaga bertubuh kurus itu sempat dipiting dan diancam menggunakan potongan besi tajam, lalu diikat di sebuah ruangan di lantai 3. Dian tak dapat berkutik karena pasien yang terlibat jumlahnya cukup banyak.
&quot;Leher saya dipiting, ada besi yang ditempelin kenceng di leher saya. Saya dimasukin ke ruangan, terus diikat pakai tali sepatu,&quot; tutur Dian di lokasi, Minggu 3 September 2023.

BACA JUGA:
Gempa M5,3 Guncang Keerom Papua Pagi Ini

Saking kuatnya ikatan tali, kedua pergelangan tangan Dian nampak mengalami luka goresan. Dia sempat menunjukkan bekas luka itu. Pada saat kejadian, dia hanya bisa pasrah karena para pasien terlihat kalap dengan menebar nada ancaman.
&quot;Ikatan di tangan saya sampai berbekas, di leher juga. Saya nurut aja, nggak mungkin ngelawan kan,&quot; ucap dia.

BACA JUGA:
Penjara AS Lockdown Setelah Narapidana Protes Tolak Masuk ke Sel

Setelah dikurung di dalam ruangan, Dian tak mengetahui lagi apa yang terjadi di dalam gedung. Hanya terdengar teriakan para pasien disertai suara gaduh barang-barang yang dirusak. Dia dilepas setelah terjadi negosiasi antara pengelola yayasan dibantu pihak kepolisian dengan puluhan pasien rehab tersebut.
&quot;Saya kurang tahu kalau tujuannya (pasien) mau gimana-gimana, tapi waktu itu saya denger memang mereka teriak-teriak mau pulang,&quot; katanya.
BACA JUGA:
Kenapa Janda Identik dengan Warna Ungu?



Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 2 September 2023 dinihari sekira pukul 01.00 WIB. Para pasien mengamuk dan berupaya kabur. Di antara mereka ada yang nekat meloncat dari atas lantai 4. Sedang sisanya, meringsek turun ke lantai 1 dan mencoba membongkar kunci pintu.

Di tempat rehabilitasi itu terdapat sekira 30 pasien. Beberapa di antaranya adalah perempuan. Para pegawai rehab yang hanya berjumlah kurang dari 10 orang tak bisa berbuat banyak, mereka memilih menyelamatkan diri ke luar gedung dan meminta pertolongan warga sekitar.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy82LzE3MDEwOC81L3g4bm95YWo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGSEL - Dian (39) merasakan langsung suasana mencekam saat puluhan pasien mengamuk di dalam gedung tempat rehabilitasi narkoba di Jalan Ir H Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Pegawai jaga bertubuh kurus itu sempat dipiting dan diancam menggunakan potongan besi tajam, lalu diikat di sebuah ruangan di lantai 3. Dian tak dapat berkutik karena pasien yang terlibat jumlahnya cukup banyak.
&quot;Leher saya dipiting, ada besi yang ditempelin kenceng di leher saya. Saya dimasukin ke ruangan, terus diikat pakai tali sepatu,&quot; tutur Dian di lokasi, Minggu 3 September 2023.

BACA JUGA:
Gempa M5,3 Guncang Keerom Papua Pagi Ini

Saking kuatnya ikatan tali, kedua pergelangan tangan Dian nampak mengalami luka goresan. Dia sempat menunjukkan bekas luka itu. Pada saat kejadian, dia hanya bisa pasrah karena para pasien terlihat kalap dengan menebar nada ancaman.
&quot;Ikatan di tangan saya sampai berbekas, di leher juga. Saya nurut aja, nggak mungkin ngelawan kan,&quot; ucap dia.

BACA JUGA:
Penjara AS Lockdown Setelah Narapidana Protes Tolak Masuk ke Sel

Setelah dikurung di dalam ruangan, Dian tak mengetahui lagi apa yang terjadi di dalam gedung. Hanya terdengar teriakan para pasien disertai suara gaduh barang-barang yang dirusak. Dia dilepas setelah terjadi negosiasi antara pengelola yayasan dibantu pihak kepolisian dengan puluhan pasien rehab tersebut.
&quot;Saya kurang tahu kalau tujuannya (pasien) mau gimana-gimana, tapi waktu itu saya denger memang mereka teriak-teriak mau pulang,&quot; katanya.
BACA JUGA:
Kenapa Janda Identik dengan Warna Ungu?



Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 2 September 2023 dinihari sekira pukul 01.00 WIB. Para pasien mengamuk dan berupaya kabur. Di antara mereka ada yang nekat meloncat dari atas lantai 4. Sedang sisanya, meringsek turun ke lantai 1 dan mencoba membongkar kunci pintu.

Di tempat rehabilitasi itu terdapat sekira 30 pasien. Beberapa di antaranya adalah perempuan. Para pegawai rehab yang hanya berjumlah kurang dari 10 orang tak bisa berbuat banyak, mereka memilih menyelamatkan diri ke luar gedung dan meminta pertolongan warga sekitar.


</content:encoded></item></channel></rss>
