<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buntut Ricuh Suporter, Pertandingan Risiko Tinggi di Bekasi Takkan Lagi Diberi Izin!</title><description>&amp;nbsp;
Zarkasih menambahkan, ketentuan ini akan kembali dievaluasi dengan melihat pertandingan risiko kecil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/05/338/2877363/buntut-ricuh-suporter-pertandingan-risiko-tinggi-di-bekasi-takkan-lagi-diberi-izin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/05/338/2877363/buntut-ricuh-suporter-pertandingan-risiko-tinggi-di-bekasi-takkan-lagi-diberi-izin"/><item><title>Buntut Ricuh Suporter, Pertandingan Risiko Tinggi di Bekasi Takkan Lagi Diberi Izin!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/05/338/2877363/buntut-ricuh-suporter-pertandingan-risiko-tinggi-di-bekasi-takkan-lagi-diberi-izin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/05/338/2877363/buntut-ricuh-suporter-pertandingan-risiko-tinggi-di-bekasi-takkan-lagi-diberi-izin</guid><pubDate>Selasa 05 September 2023 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/05/338/2877363/buntut-ricuh-suporter-pertandingan-risiko-tinggi-di-bekasi-takkan-lagi-diberi-izin-ZcZzyBdd33.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrok suporter bola di Bekasi (Foto: Ist/Dishub Bekasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/05/338/2877363/buntut-ricuh-suporter-pertandingan-risiko-tinggi-di-bekasi-takkan-lagi-diberi-izin-ZcZzyBdd33.jpg</image><title>Bentrok suporter bola di Bekasi (Foto: Ist/Dishub Bekasi)</title></images><description>BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengambil sikap buntut kericuhan antar suporter yang terjadi usai pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung. Kini, Pemkot Bekasi tak akan lagi memberikan izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga untuk pertandingan dengan risiko tinggi.

&amp;ldquo;Iya jadi kita akan mengevaluasi pertandingan yang punya risiko tinggi seperti kemarin. Persija lawan Persib itu kan walau panitia tidak izinkan penonton tim tamu ternyata banyak yang bocor,&amp;rdquo; kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Bekasi Ahmad Zarkasih kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (5/9/2023).

BACA JUGA:
Dua Kelompok Bentrok di Penjaringan, Satu Korban Terkapar di Jalan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Zarkasih menambahkan, ketentuan ini akan kembali dievaluasi dengan melihat pertandingan risiko kecil. Apabila manajemen mampu untuk mengendalikan suporter, maka tidak menutup kemungkinan Pemkot Bekasi akan memberikan izin kembali untuk pertandingan risiko tinggi.

&amp;ldquo;Jika memang mereka bisa mengendalikan suporternya mungkin bisa (diberikan izin lagi). Karena kita juga mementingkan keamanan dan ketertiban warga di Kota Bekasi,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Ricuh Usai Laga Persija vs Persib, Polisi Sebut Bentrok Sesama Suporter


Zarkasih menegaskan, ketentuan ini tidak serta merta membuat Persija tidak bisa bermain di Bekasi. Pemkot Bekasi dipastikannya tidak akan memberikan izin untuk pertandingan dengan risiko tinggi.

&amp;ldquo;Yang berisiko tinggi aja, seperti kemarin atau misalnya dengan Persebaya atau kemudian Arema, yang suporternya fanatik itu akan kita evaluasi,&amp;rdquo; pungkasnya.

Sebelumnya, kericuhan antar suporter terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi usai pertandingan Liga 1 antara Persija Jakarta vs Persib Bandung. Dalam tayangan rekaman CCTV yang beredar, terlihat kericuhan terjadi hingga menutupi jalan utama persis di depan stadion tersebut. Adapun mereka terlibat kericuhan terlihat seperti menunjuk kelompok lainnya yang berada di depan mereka.



Tak sedikit terlihat juga beberapa suporter melakukan provokasi dengan melempar benda-benda. Polisi lalu lintas yang berada di lokasi terlihat tidak mampu menahan keributan tersebut.

BACA JUGA:
Ricuh Usai Laga Persija vs Persib, Polisi Sebut Bentrok Sesama Suporter




Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah peluit panjang pertandingan dibunyikan. Kericuhan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, disebut Dani, datang dari dua kelompok suporter yang sama.



&quot;Kan kita lihat memang suporter jak mania, yang mengejar juga jak mania,&quot; kata Dani, Sabtu 2 September 2023.</description><content:encoded>BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengambil sikap buntut kericuhan antar suporter yang terjadi usai pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung. Kini, Pemkot Bekasi tak akan lagi memberikan izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga untuk pertandingan dengan risiko tinggi.

&amp;ldquo;Iya jadi kita akan mengevaluasi pertandingan yang punya risiko tinggi seperti kemarin. Persija lawan Persib itu kan walau panitia tidak izinkan penonton tim tamu ternyata banyak yang bocor,&amp;rdquo; kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Bekasi Ahmad Zarkasih kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (5/9/2023).

BACA JUGA:
Dua Kelompok Bentrok di Penjaringan, Satu Korban Terkapar di Jalan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Zarkasih menambahkan, ketentuan ini akan kembali dievaluasi dengan melihat pertandingan risiko kecil. Apabila manajemen mampu untuk mengendalikan suporter, maka tidak menutup kemungkinan Pemkot Bekasi akan memberikan izin kembali untuk pertandingan risiko tinggi.

&amp;ldquo;Jika memang mereka bisa mengendalikan suporternya mungkin bisa (diberikan izin lagi). Karena kita juga mementingkan keamanan dan ketertiban warga di Kota Bekasi,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Ricuh Usai Laga Persija vs Persib, Polisi Sebut Bentrok Sesama Suporter


Zarkasih menegaskan, ketentuan ini tidak serta merta membuat Persija tidak bisa bermain di Bekasi. Pemkot Bekasi dipastikannya tidak akan memberikan izin untuk pertandingan dengan risiko tinggi.

&amp;ldquo;Yang berisiko tinggi aja, seperti kemarin atau misalnya dengan Persebaya atau kemudian Arema, yang suporternya fanatik itu akan kita evaluasi,&amp;rdquo; pungkasnya.

Sebelumnya, kericuhan antar suporter terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi usai pertandingan Liga 1 antara Persija Jakarta vs Persib Bandung. Dalam tayangan rekaman CCTV yang beredar, terlihat kericuhan terjadi hingga menutupi jalan utama persis di depan stadion tersebut. Adapun mereka terlibat kericuhan terlihat seperti menunjuk kelompok lainnya yang berada di depan mereka.



Tak sedikit terlihat juga beberapa suporter melakukan provokasi dengan melempar benda-benda. Polisi lalu lintas yang berada di lokasi terlihat tidak mampu menahan keributan tersebut.

BACA JUGA:
Ricuh Usai Laga Persija vs Persib, Polisi Sebut Bentrok Sesama Suporter




Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani mengatakan, peristiwa itu terjadi setelah peluit panjang pertandingan dibunyikan. Kericuhan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, disebut Dani, datang dari dua kelompok suporter yang sama.



&quot;Kan kita lihat memang suporter jak mania, yang mengejar juga jak mania,&quot; kata Dani, Sabtu 2 September 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
