<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AHY Kutip Nama Soekarno saat Pidato, Sinyal Demokrat Merapat ke PDIP?</title><description>AHY Kutip Nama Soekarno saat Pidato, Sinyal Demokrat Merapat ke PDIP?
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2877812/ahy-kutip-nama-soekarno-saat-pidato-sinyal-demokrat-merapat-ke-pdip</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2877812/ahy-kutip-nama-soekarno-saat-pidato-sinyal-demokrat-merapat-ke-pdip"/><item><title>AHY Kutip Nama Soekarno saat Pidato, Sinyal Demokrat Merapat ke PDIP?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2877812/ahy-kutip-nama-soekarno-saat-pidato-sinyal-demokrat-merapat-ke-pdip</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2877812/ahy-kutip-nama-soekarno-saat-pidato-sinyal-demokrat-merapat-ke-pdip</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 04:56 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2877812/ahy-kutip-nama-soekarno-saat-pidato-sinyal-demokrat-merapat-ke-pdip-imQpqOEOUb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agus Harimurti Yudhoyono. (MPI/Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2877812/ahy-kutip-nama-soekarno-saat-pidato-sinyal-demokrat-merapat-ke-pdip-imQpqOEOUb.jpg</image><title>Agus Harimurti Yudhoyono. (MPI/Riana Rizkia)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNC8xLzE3MDEyNS81L3g4bnBiZW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Partai Demokrat  merasa dikhianati usai dideklarasikannya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan di Surabaya.
Demokrat sebelumnya sudah berkomitmen dengan Koalisi Perubahan. Alih-alih menunjukkan sikap kekecewaannya pada publik, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai menunjukkan kedewasaannya.

&quot;Jadi, sekalipun sangat terlihat marah, kecewa, tidak move on karena di PHP jadi cawapresnya Anies, tapi AHY tidak menghujat, tidak marah, dan tidak menunjukkan sikap emosionalnya kepada publik. Meski pada saat yang bersamaan kader-kader Demokrat hampir setiap saat menyerang NasDem dan Anies, bahkan sampai sekarang. AHY-nya tidak, tapi yang lain terus menyerang,&quot; kata pengamat politik Adi Prayitno kepada awak media, Selasa (5/9/2023).






BACA JUGA:
 Duet Anies dan Cak Imin di Pilpres 2024, Pengamat: Demokrat Tengah Diberikan Ujian Berat







Selain itu, Adi menilai AHY mulai bergerak dengan menindaklanjuti diplomasi politiknya dengan PDI Perjuangan. Sebab, dalam beberapa waktu lalu AHY sempat melakukan pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.

&quot;Yang pasti publik ini menilai kok ini seperti tanda-tanda bahwa AHY sudah mulai menyeriusi komunikasi politik dengan PDIP untuk memfollow up pertemuan beberapa waktu yang lalu dengan Puan Maharani,&quot; ujar Adi.





BACA JUGA:
Cabut Dukungan ke Anies Baswedan, Partai Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan










Ia menanggap ini sebagai kode serius bagi Partai Demokrat untuk merapat ke PDI Perjuangan.

Sebab, AHY kerap megutip nama Soekarno mengenai etika politik yang menjadi rujukan Presiden Pertama RI Soekarno saat memberikan pernyataan usai memimpin rapat pleno pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta, Senin (4/9/2023).






BACA JUGA:
AHY Ditinggalkan Anies Baswedan, Partai Demokrat Lirik Koalisi PDIP











&quot;Karena hampir tidak pernah AHY dalam pidatonya mengutip Bung Karno, bagaimana sekarang tiba-tiba mengutip, itu menunjukkan bahwa ini dinilai sebagai kode sangat mungkin AHY berusaha untuk menyeriusi komunikasi politiknya dengan PDIP,&quot; tutur Adi.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNC8xLzE3MDEyNS81L3g4bnBiZW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Partai Demokrat  merasa dikhianati usai dideklarasikannya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan di Surabaya.
Demokrat sebelumnya sudah berkomitmen dengan Koalisi Perubahan. Alih-alih menunjukkan sikap kekecewaannya pada publik, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai menunjukkan kedewasaannya.

&quot;Jadi, sekalipun sangat terlihat marah, kecewa, tidak move on karena di PHP jadi cawapresnya Anies, tapi AHY tidak menghujat, tidak marah, dan tidak menunjukkan sikap emosionalnya kepada publik. Meski pada saat yang bersamaan kader-kader Demokrat hampir setiap saat menyerang NasDem dan Anies, bahkan sampai sekarang. AHY-nya tidak, tapi yang lain terus menyerang,&quot; kata pengamat politik Adi Prayitno kepada awak media, Selasa (5/9/2023).






BACA JUGA:
 Duet Anies dan Cak Imin di Pilpres 2024, Pengamat: Demokrat Tengah Diberikan Ujian Berat







Selain itu, Adi menilai AHY mulai bergerak dengan menindaklanjuti diplomasi politiknya dengan PDI Perjuangan. Sebab, dalam beberapa waktu lalu AHY sempat melakukan pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani.

&quot;Yang pasti publik ini menilai kok ini seperti tanda-tanda bahwa AHY sudah mulai menyeriusi komunikasi politik dengan PDIP untuk memfollow up pertemuan beberapa waktu yang lalu dengan Puan Maharani,&quot; ujar Adi.





BACA JUGA:
Cabut Dukungan ke Anies Baswedan, Partai Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan










Ia menanggap ini sebagai kode serius bagi Partai Demokrat untuk merapat ke PDI Perjuangan.

Sebab, AHY kerap megutip nama Soekarno mengenai etika politik yang menjadi rujukan Presiden Pertama RI Soekarno saat memberikan pernyataan usai memimpin rapat pleno pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta, Senin (4/9/2023).






BACA JUGA:
AHY Ditinggalkan Anies Baswedan, Partai Demokrat Lirik Koalisi PDIP











&quot;Karena hampir tidak pernah AHY dalam pidatonya mengutip Bung Karno, bagaimana sekarang tiba-tiba mengutip, itu menunjukkan bahwa ini dinilai sebagai kode sangat mungkin AHY berusaha untuk menyeriusi komunikasi politiknya dengan PDIP,&quot; tutur Adi.

</content:encoded></item></channel></rss>
