<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ASEAN-Jepang Sepakat Bentuk Kemitraan Strategis, Jokowi: Bukan Sekedar Seremonial</title><description>KTT tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2878098/asean-jepang-sepakat-bentuk-kemitraan-strategis-jokowi-bukan-sekedar-seremonial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2878098/asean-jepang-sepakat-bentuk-kemitraan-strategis-jokowi-bukan-sekedar-seremonial"/><item><title>ASEAN-Jepang Sepakat Bentuk Kemitraan Strategis, Jokowi: Bukan Sekedar Seremonial</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2878098/asean-jepang-sepakat-bentuk-kemitraan-strategis-jokowi-bukan-sekedar-seremonial</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/06/337/2878098/asean-jepang-sepakat-bentuk-kemitraan-strategis-jokowi-bukan-sekedar-seremonial</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2878098/asean-jepang-sepakat-bentuk-kemitraan-strategis-jokowi-bukan-sekedar-seremonial-nzwdlaUJa2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2878098/asean-jepang-sepakat-bentuk-kemitraan-strategis-jokowi-bukan-sekedar-seremonial-nzwdlaUJa2.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi8xLzE3MDIyMi81L3g4bnNud3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN-Jepang di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada hari ini, Rabu (6/9/2023).
KTT tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida.
Kepala Negara mengatakan bahwa ASEAN dan Jepang telah melakukan kesepakatan untuk membentuk kemitraan komprehensif strategis yang tidak hanya seremonial semata.

BACA JUGA:
Ekonomi Digital RI Melesat, Transaksi Non Tunai Capai Rp400,7 Triliun

&quot;ASEAN dan Jepang telah sepakat membentuk kemitraan komprehensif strategis yang bukan sekadar seremonial dan bukan sekadar basa-basi. Tetapi justru berbentuk kerja sama konkret yang saling menguntungkan,&quot; kata Jokowi dalam pengantarnya, Rabu (6/9/2023).

BACA JUGA:
Pekan Kebudayaan Nasional 2023 Mengusung Filosofi Lumbung

Jokowi mengatakan bahwa Jepang, sebagai salah satu mitra paling aktif ASEAN dan pendukung utama ASEAN outlook on Indo-Pasifik dapat menjadi kontributor utama dalam mewujudkan kerja sama konkret yang bermanfaat langsung bagi rakyat.
&quot;ASEAN membutuhkan investasi infrastruktur senilai USD 184 miliar per tahun. ASEAN berharap Jepang dapat terus meningkatkan kontribusinya pada ASEAN infrastructure funds dan ASEAN Catalytic Green Finance Facility untuk mendukung konektivitas dan infrastruktur hijau,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:
Ketua DPR: Skripsi Tak Jadi Syarat Lulus, Bentuk Kemerdekaan dalam Belajar



Selain itu, Jokowi juga menyebut bahwa Jepang dan ASEAN seacra geografis menjadi bagian dari Asia. Oleh karena itu, Jokowi berharap ASEAN dan Jepang dapat bersama-sama menjadikan Asia kawasan yang damai hingga sejahtera.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Duh! Youtube Resmi DPR RI Siarkan Live Judi Online, Pengamat Soroti Lemahnya Keamanan Siber

&quot;Yang mulia secara geografis Jepang dan ASEAN adalah bagian dari Asia. Di sini lah rumah kita, di sini lah tempat kita tumbuh dan bernaung. Oleh karena itu kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kawasan kita sebagai kawasan damai, stabil dan sejahtera,&quot; ungkapnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi8xLzE3MDIyMi81L3g4bnNud3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN-Jepang di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada hari ini, Rabu (6/9/2023).
KTT tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida.
Kepala Negara mengatakan bahwa ASEAN dan Jepang telah melakukan kesepakatan untuk membentuk kemitraan komprehensif strategis yang tidak hanya seremonial semata.

BACA JUGA:
Ekonomi Digital RI Melesat, Transaksi Non Tunai Capai Rp400,7 Triliun

&quot;ASEAN dan Jepang telah sepakat membentuk kemitraan komprehensif strategis yang bukan sekadar seremonial dan bukan sekadar basa-basi. Tetapi justru berbentuk kerja sama konkret yang saling menguntungkan,&quot; kata Jokowi dalam pengantarnya, Rabu (6/9/2023).

BACA JUGA:
Pekan Kebudayaan Nasional 2023 Mengusung Filosofi Lumbung

Jokowi mengatakan bahwa Jepang, sebagai salah satu mitra paling aktif ASEAN dan pendukung utama ASEAN outlook on Indo-Pasifik dapat menjadi kontributor utama dalam mewujudkan kerja sama konkret yang bermanfaat langsung bagi rakyat.
&quot;ASEAN membutuhkan investasi infrastruktur senilai USD 184 miliar per tahun. ASEAN berharap Jepang dapat terus meningkatkan kontribusinya pada ASEAN infrastructure funds dan ASEAN Catalytic Green Finance Facility untuk mendukung konektivitas dan infrastruktur hijau,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:
Ketua DPR: Skripsi Tak Jadi Syarat Lulus, Bentuk Kemerdekaan dalam Belajar



Selain itu, Jokowi juga menyebut bahwa Jepang dan ASEAN seacra geografis menjadi bagian dari Asia. Oleh karena itu, Jokowi berharap ASEAN dan Jepang dapat bersama-sama menjadikan Asia kawasan yang damai hingga sejahtera.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Duh! Youtube Resmi DPR RI Siarkan Live Judi Online, Pengamat Soroti Lemahnya Keamanan Siber

&quot;Yang mulia secara geografis Jepang dan ASEAN adalah bagian dari Asia. Di sini lah rumah kita, di sini lah tempat kita tumbuh dan bernaung. Oleh karena itu kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kawasan kita sebagai kawasan damai, stabil dan sejahtera,&quot; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
