<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Masyakarat Sekitar Diminta Waspada   </title><description>Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi pada pagi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/06/340/2877869/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-masyakarat-sekitar-diminta-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/06/340/2877869/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-masyakarat-sekitar-diminta-waspada"/><item><title>Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Masyakarat Sekitar Diminta Waspada   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/06/340/2877869/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-masyakarat-sekitar-diminta-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/06/340/2877869/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-masyakarat-sekitar-diminta-waspada</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/340/2877869/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-masyakarat-sekitar-diminta-waspada-LbIphb5izt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ile Lewotolok erupsi. (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/340/2877869/gunung-ile-lewotolok-kembali-erupsi-masyakarat-sekitar-diminta-waspada-LbIphb5izt.jpg</image><title>Gunung Ile Lewotolok erupsi. (Foto: PVMBG)</title></images><description>LEMBATA - Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi pada pagi ini, Rabu (6/8/2023). Ketinggian abu vulkanik 500 meter ke arah tenggara.
Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian mengatakan, saat ini Gunung Ile Lewotolok berada pada status Level II atau Waspada.

BACA JUGA:
Gunung Ili Lewotolok Erupsi di Hari Kemerdekaan, Tinggi Letusan Capai 600 Meter&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kami mengimbau agar masyarakat yang bermukim di sepanjang lereng gunung untuk waspada dan tidak boleh melakukan aktivitas di 2 km kaki Gunung Api Ilelewotolok,&amp;rdquo; pesan Stanislaus.
Stanislaus melanjutkan, pihaknya juga meminta masyarakat mematuhi semua rekomendasi yang telah dikeluarkan pihak pos pemantau. Pengunjung, pendaki, wisatawawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat kawah.

BACA JUGA:
Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Tinggi Letusan 500 Meter di Atas Puncak

&amp;ldquo;Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit,&amp;rdquo; sambut Stanislaus.
Hingga pagi ini aktivitas gunung ini terus meningkat. Warga diminta selalu waspada.</description><content:encoded>LEMBATA - Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi pada pagi ini, Rabu (6/8/2023). Ketinggian abu vulkanik 500 meter ke arah tenggara.
Kepala Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian mengatakan, saat ini Gunung Ile Lewotolok berada pada status Level II atau Waspada.

BACA JUGA:
Gunung Ili Lewotolok Erupsi di Hari Kemerdekaan, Tinggi Letusan Capai 600 Meter&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Kami mengimbau agar masyarakat yang bermukim di sepanjang lereng gunung untuk waspada dan tidak boleh melakukan aktivitas di 2 km kaki Gunung Api Ilelewotolok,&amp;rdquo; pesan Stanislaus.
Stanislaus melanjutkan, pihaknya juga meminta masyarakat mematuhi semua rekomendasi yang telah dikeluarkan pihak pos pemantau. Pengunjung, pendaki, wisatawawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat kawah.

BACA JUGA:
Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Tinggi Letusan 500 Meter di Atas Puncak

&amp;ldquo;Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit,&amp;rdquo; sambut Stanislaus.
Hingga pagi ini aktivitas gunung ini terus meningkat. Warga diminta selalu waspada.</content:encoded></item></channel></rss>
