<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Gunung Ciremai, Tempat Musyawarah Wali Songo di Masa Lampau</title><description>Masyarakat setempat percaya bahwa zaman dulu Wali Songo datang ke puncak Gunung Ciremai untuk berunding</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878155/kisah-gunung-ciremai-tempat-musyawarah-wali-songo-di-masa-lampau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878155/kisah-gunung-ciremai-tempat-musyawarah-wali-songo-di-masa-lampau"/><item><title>Kisah Gunung Ciremai, Tempat Musyawarah Wali Songo di Masa Lampau</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878155/kisah-gunung-ciremai-tempat-musyawarah-wali-songo-di-masa-lampau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878155/kisah-gunung-ciremai-tempat-musyawarah-wali-songo-di-masa-lampau</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 07:16 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2878155/kisah-gunung-ciremai-tempat-musyawarah-wali-songo-di-masa-lampau-3062Yv3FT1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2878155/kisah-gunung-ciremai-tempat-musyawarah-wali-songo-di-masa-lampau-3062Yv3FT1.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi8xLzE3MDA0MC81L3g4bm56dnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Gunung Ciremai, yang terletak di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka ternyata dulunya bernama Gunung Gede. Lalu bagaimana sejarah perubahan nama gunung setinggi 3.078 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) tersebut?

Dikisahkan, nama Gunung Ciremai berasal dari kata Pencecereman yang artinya perundingan para wali. Masyarakat setempat percaya bahwa zaman dulu Wali Songo datang ke puncak Gunung Ciremai untuk berunding.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Venna Melinda Senam Bareng Masyarakat Tulungagung

Dahulu, Gunung Ciremai disebut Gunung Gede. Hal itu lantaran Gunung Ciremai memiliki bentuk yang sangat besar. Selain itu, dulunya di kaki bukit Gunung Ciremai terdapat Desa Gede sebelum berubah nama menjadi Desa Linggarjati.

Wali Songo diriwayatkan kerap mengadakan musyawarah di Gunung Gede untuk mengajak masyarakat Desa Gede masuk Islam. Sebagian warga yang menolak pun akhirnya pergi lantaran takut dengan kesaktian para wali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panggung Terimakasih Jateng, Ganjar Pranowo : I Love U Full

Sejak kepergian masyarakat Desa Gede, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus dan beberapa tokoh lain mengubah nama Desa Gede menjadi Desa Linggarjati.

Gunung Gede pun turut berubah nama menjadi Gunung Ciremai yang berasal dari kata Pencecereman yang artinya perundingan atau musyawarah.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi8xLzE3MDA0MC81L3g4bm56dnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Gunung Ciremai, yang terletak di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka ternyata dulunya bernama Gunung Gede. Lalu bagaimana sejarah perubahan nama gunung setinggi 3.078 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) tersebut?

Dikisahkan, nama Gunung Ciremai berasal dari kata Pencecereman yang artinya perundingan para wali. Masyarakat setempat percaya bahwa zaman dulu Wali Songo datang ke puncak Gunung Ciremai untuk berunding.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bacaleg Perindo Venna Melinda Senam Bareng Masyarakat Tulungagung

Dahulu, Gunung Ciremai disebut Gunung Gede. Hal itu lantaran Gunung Ciremai memiliki bentuk yang sangat besar. Selain itu, dulunya di kaki bukit Gunung Ciremai terdapat Desa Gede sebelum berubah nama menjadi Desa Linggarjati.

Wali Songo diriwayatkan kerap mengadakan musyawarah di Gunung Gede untuk mengajak masyarakat Desa Gede masuk Islam. Sebagian warga yang menolak pun akhirnya pergi lantaran takut dengan kesaktian para wali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panggung Terimakasih Jateng, Ganjar Pranowo : I Love U Full

Sejak kepergian masyarakat Desa Gede, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus dan beberapa tokoh lain mengubah nama Desa Gede menjadi Desa Linggarjati.

Gunung Gede pun turut berubah nama menjadi Gunung Ciremai yang berasal dari kata Pencecereman yang artinya perundingan atau musyawarah.



</content:encoded></item></channel></rss>
