<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Muratara Mencekam, Adik Kandung Bupati Tewas Dibacok, Rumah Pelaku Dibakar Massa</title><description>Adik dari Bupati Muratara Devi Suhartoni, bernama Abadi alias AB tewas dibacok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878355/4-fakta-muratara-mencekam-adik-kandung-bupati-tewas-dibacok-rumah-pelaku-dibakar-massa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878355/4-fakta-muratara-mencekam-adik-kandung-bupati-tewas-dibacok-rumah-pelaku-dibakar-massa"/><item><title>4 Fakta Muratara Mencekam, Adik Kandung Bupati Tewas Dibacok, Rumah Pelaku Dibakar Massa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878355/4-fakta-muratara-mencekam-adik-kandung-bupati-tewas-dibacok-rumah-pelaku-dibakar-massa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878355/4-fakta-muratara-mencekam-adik-kandung-bupati-tewas-dibacok-rumah-pelaku-dibakar-massa</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 05:07 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2878355/4-fakta-muratara-mencekam-adik-kandung-bupati-tewas-dibacok-rumah-pelaku-dibakar-massa-J6s5LiVX8U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah pelaku pembacokan adik Bupati Muratara dibakar massa (Foto: Era Neizma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/337/2878355/4-fakta-muratara-mencekam-adik-kandung-bupati-tewas-dibacok-rumah-pelaku-dibakar-massa-J6s5LiVX8U.jpg</image><title>Rumah pelaku pembacokan adik Bupati Muratara dibakar massa (Foto: Era Neizma)</title></images><description>MURATARA - Adik dari Bupati Muratara Devi Suhartoni, bernama Abadi alias AB tewas dibacok. Peristiwa tersebut membuat warga marah dan melakukan tindakan brutal.
Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan menjadi tegang pasca kematian Abadi pada Selasa malam, 5 September 2023.
Berikut fakta-faktanya:
1. Rumah Terduga Pelaku Dibakar&amp;nbsp;
Massa yang marah bertindak brutal dengan membakar 2 rumah terduga pelaku, Arwan dan Ariansyah.

BACA JUGA:
Polisi Ungkap 6 Saksi Berpapasan dengan Terduga Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Bogor

Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto Warani, melalui Kasi Humas AKP Baruanto, membenarkan peristiwa tersebut.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami belum mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya. Namun, memang benar korban telah meninggal dan rumah pelaku telah dibakar oleh massa yang marah,&amp;rdquo; katanya, Rabu 6 September 2023.
2. Korban Dibacok Rapat Internal Pilkades
Dari informasi didapat saat peristiwa itu terjadi saat AB dan timnya sedang melakukan rapat internal berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

BACA JUGA:
Rekaman CCTV Kasus Pembunuhan Siswi Bogor Sudah Diperiksa, Ini Kata Polisi

Namun, tiba-tiba, dua pria bernama Arwan dan Ariansyah datang dan ingin bergabung dalam rapat tersebut. Setelah diusir AB, mereka kembali dengan senjata tajam dan menyerang AB dan timnya.Korban AB, yang terluka parah, sempat dilarikan ke Puskesmas Bingung Teluk. Meskipun begitu, karena kehilangan banyak darah, nyawanya tidak bisa diselamatkan dan ia meninggal sekitar pukul 21.00 WIB.
3. Warga Diimbau Tenang
Pihak kepolisian setempat mengimbau agar masyarakat menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengancam stabilitas sosial di Muratara.
Pasalnya, ada kekhawatiran bahwa tindakan balas dendam akibat pembunuhan ini bisa memicu bentrokan antarkomunitas atau bahkan antardesa, terutama jika ada elemen politik atau suku yang terlibat.

BACA JUGA:
Pelaku Pembunuhan Mama Muda di Merangin Terancam 20 Tahun Penjara

4. Pelaku Diminta Serahkan Diri
Hingga saat ini, pelaku masih belum ditemukan dan kepolisian terus melakukan penyelidikan. Kepolisian pun meminta pelaku untuk segera menyerahkan diri.
&amp;ldquo;Kami meminta kerjasama dari keluarga korban untuk menemukan pelaku. Dan kepada pelaku, kami imbau untuk menyerahkan diri,&amp;rdquo; ujar Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto Warani, melalui Kasi Humas AKP Baruanto.</description><content:encoded>MURATARA - Adik dari Bupati Muratara Devi Suhartoni, bernama Abadi alias AB tewas dibacok. Peristiwa tersebut membuat warga marah dan melakukan tindakan brutal.
Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan menjadi tegang pasca kematian Abadi pada Selasa malam, 5 September 2023.
Berikut fakta-faktanya:
1. Rumah Terduga Pelaku Dibakar&amp;nbsp;
Massa yang marah bertindak brutal dengan membakar 2 rumah terduga pelaku, Arwan dan Ariansyah.

BACA JUGA:
Polisi Ungkap 6 Saksi Berpapasan dengan Terduga Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Bogor

Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto Warani, melalui Kasi Humas AKP Baruanto, membenarkan peristiwa tersebut.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami belum mengetahui secara pasti kronologi kejadiannya. Namun, memang benar korban telah meninggal dan rumah pelaku telah dibakar oleh massa yang marah,&amp;rdquo; katanya, Rabu 6 September 2023.
2. Korban Dibacok Rapat Internal Pilkades
Dari informasi didapat saat peristiwa itu terjadi saat AB dan timnya sedang melakukan rapat internal berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

BACA JUGA:
Rekaman CCTV Kasus Pembunuhan Siswi Bogor Sudah Diperiksa, Ini Kata Polisi

Namun, tiba-tiba, dua pria bernama Arwan dan Ariansyah datang dan ingin bergabung dalam rapat tersebut. Setelah diusir AB, mereka kembali dengan senjata tajam dan menyerang AB dan timnya.Korban AB, yang terluka parah, sempat dilarikan ke Puskesmas Bingung Teluk. Meskipun begitu, karena kehilangan banyak darah, nyawanya tidak bisa diselamatkan dan ia meninggal sekitar pukul 21.00 WIB.
3. Warga Diimbau Tenang
Pihak kepolisian setempat mengimbau agar masyarakat menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengancam stabilitas sosial di Muratara.
Pasalnya, ada kekhawatiran bahwa tindakan balas dendam akibat pembunuhan ini bisa memicu bentrokan antarkomunitas atau bahkan antardesa, terutama jika ada elemen politik atau suku yang terlibat.

BACA JUGA:
Pelaku Pembunuhan Mama Muda di Merangin Terancam 20 Tahun Penjara

4. Pelaku Diminta Serahkan Diri
Hingga saat ini, pelaku masih belum ditemukan dan kepolisian terus melakukan penyelidikan. Kepolisian pun meminta pelaku untuk segera menyerahkan diri.
&amp;ldquo;Kami meminta kerjasama dari keluarga korban untuk menemukan pelaku. Dan kepada pelaku, kami imbau untuk menyerahkan diri,&amp;rdquo; ujar Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto Warani, melalui Kasi Humas AKP Baruanto.</content:encoded></item></channel></rss>
